Pemprov DKI-FKG UI Luncurkan Program Gigi Anak Sehat, Perkuat Upaya Preventif Sejak Usia Dini

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno (kanan) dan Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin (kiri). (Dok-Istimewa)

Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno (kanan) dan Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin (kiri). (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) resmi meluncurkan Program Gigi Anak Sehat (GAS) sebagai langkah strategis memperkuat layanan kesehatan gigi dan mulut bagi anak usia dini. Program tersebut diluncurkan di Satuan PAUD Sejenis (SPS) Negeri Bale Bermain Rubah, Jalan Puskesmas, Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (19/1/2026).

Peluncuran Program GAS dipusatkan di wilayah Jakarta Timur dan dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, didampingi Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin, serta jajaran perangkat daerah, tenaga kesehatan, pendidik PAUD, dan perwakilan akademisi dari FKG UI. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan komitmen lintas sektor dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak sejak usia dini.

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, menyampaikan bahwa Program GAS sejalan dengan arah kebijakan pembangunan wilayah Jakarta Timur yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendekatan promotif dan preventif. Menurutnya, kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting yang sering luput dari perhatian, padahal memiliki dampak langsung terhadap tumbuh kembang anak.

“Jakarta Timur memiliki populasi anak usia dini yang cukup besar. Jika kesehatan gigi mereka tidak diperhatikan sejak awal, hal ini dapat memengaruhi kualitas hidup dan proses belajar anak di kemudian hari. Program GAS menjadi langkah nyata untuk mencegah masalah tersebut,” ujar Munjirin.

Munjirin menegaskan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berkomitmen mengawal pelaksanaan Program GAS agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan dapat diterapkan secara berkelanjutan di seluruh PAUD hingga sekolah dasar. Untuk itu, kolaborasi dengan puskesmas, tenaga kesehatan, pendidik, serta keterlibatan aktif orang tua dinilai menjadi kunci keberhasilan program.

“Kami akan mendorong peran aktif kecamatan dan kelurahan, serta memastikan puskesmas terlibat secara langsung. Edukasi kepada orang tua juga sangat penting agar kebiasaan menjaga kesehatan gigi anak dapat diterapkan di rumah,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menekankan bahwa Program GAS merupakan bagian dari kebijakan strategis Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses layanan kesehatan gratis bagi anak sekolah. Program ini tidak hanya mencakup pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga edukasi berkelanjutan untuk membentuk perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini.

“Masalah kesehatan gigi pada anak sering kali dianggap sepele, padahal jika dibiarkan dapat menimbulkan dampak jangka panjang, termasuk beban pembiayaan kesehatan di masa depan. Oleh karena itu, Program GAS harus dipandang sebagai investasi kesehatan jangka panjang bagi Jakarta,” kata Rano Karno.

Rano juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi dalam merancang kebijakan berbasis riset dan keilmuan. Menurutnya, keterlibatan FKG UI memberikan nilai tambah dari sisi akademik dan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

Program Gigi Anak Sehat dirancang dengan pendekatan promotif dan preventif yang berkelanjutan, meliputi pemeriksaan kesehatan gigi secara berkala, edukasi cara menyikat gigi yang benar, serta penanaman kebiasaan hidup bersih dan sehat kepada anak-anak. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan angka penyakit gigi dan mulut sejak usia dini.

Di sisi lain, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Lisa Rinanda Amir, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara FKG UI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya dukungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam implementasi Program GAS di lapangan.

“Program ini merupakan bentuk nyata pengabdian institusi pendidikan kepada masyarakat. Melalui pendekatan promotif dan preventif, kami berharap angka penyakit gigi dan mulut pada anak dapat ditekan, sekaligus berkontribusi dalam menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas,” ujarnya.

Dengan peluncuran Program GAS, Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk memperkuat fondasi kesehatan anak sejak usia dini. Ke depan, program ini diharapkan dapat diperluas ke berbagai wilayah lain di DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

Reporter: Matyadi

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Jurnalis Diusir Saat Liput Aksi Karyawan di Kantor Pusat DAMRI, Isu Hak Pekerja dan Kebebasan Pers Jadi Sorotan
Momentum Ramadan, Wartawan Jakarta Timur Perkuat Solidaritas Lewat Santunan Anak Yatim
Pria Mengaku Wartawan Diduga Bebas Keluar-Masuk Ruang Pelayanan Sudin CITATA Jakbar, Pemohon PBG Pertanyakan Pengawasan
Pria Asal Bekasi Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 3 PIM 2, Polisi Selidiki Kronologi dan Motif Kejadian
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 3 Orang, DLH DKI Kerahkan Operasi Tanggap Darurat
Aksi Zigzag Berbahaya di Tol Becakayu Viral, Polda Metro Jaya Identifikasi Kendaraan Lewat CCTV
PLN UID Jakarta Raya Tebus Murah 1.200 Paket Sembako, Dukung Akses Listrik Fasilitas Umum
Wali Kota Jakarta Timur Lepas 50 Peserta Pengenalan Wisata Religi 2026, Dorong Penguatan Nilai Sejarah dan Spiritualitas
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:08 WIB

Jurnalis Diusir Saat Liput Aksi Karyawan di Kantor Pusat DAMRI, Isu Hak Pekerja dan Kebebasan Pers Jadi Sorotan

Senin, 9 Maret 2026 - 23:12 WIB

Momentum Ramadan, Wartawan Jakarta Timur Perkuat Solidaritas Lewat Santunan Anak Yatim

Senin, 9 Maret 2026 - 14:32 WIB

Pria Mengaku Wartawan Diduga Bebas Keluar-Masuk Ruang Pelayanan Sudin CITATA Jakbar, Pemohon PBG Pertanyakan Pengawasan

Senin, 9 Maret 2026 - 05:25 WIB

Pria Asal Bekasi Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 3 PIM 2, Polisi Selidiki Kronologi dan Motif Kejadian

Senin, 9 Maret 2026 - 03:39 WIB

Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 3 Orang, DLH DKI Kerahkan Operasi Tanggap Darurat

Berita Terbaru