Empat Pelaku Pembunuhan Lansia di Pekanbaru Ditangkap, Polisi Ungkap Pelarian Lintas Provinsi 

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Empat orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi keji tersebut kini telah ditangkap setelah sempat melarikan diri lintas provinsi hingga ke wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Pelaku berhasil ditangkap dan saat ini telah diamankan di Polresta Pekanbaru. (Dok-Istimewa)

Foto: Empat orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi keji tersebut kini telah ditangkap setelah sempat melarikan diri lintas provinsi hingga ke wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Pelaku berhasil ditangkap dan saat ini telah diamankan di Polresta Pekanbaru. (Dok-Istimewa)

PEKANBARU – Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan tragis terhadap seorang wanita lanjut usia, Dumaris Boru Sitio (60), yang ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau. Empat orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi keji tersebut kini telah ditangkap setelah sempat melarikan diri lintas provinsi hingga ke wilayah Sumatera Utara dan Aceh.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra, dalam konferensi pers pada Minggu (3/5/2026), menjelaskan bahwa proses penangkapan para pelaku berlangsung intens dan penuh tantangan. Mereka berhasil dibekuk pada Sabtu (2/4/2026) setelah upaya pengejaran yang melibatkan lintas wilayah hukum.

“Pelaku berhasil ditangkap dan saat ini telah diamankan di Polresta Pekanbaru. Proses pengejaran tidak mudah karena mereka sempat berpindah-pindah lokasi hingga keluar dari wilayah Riau,” ujar Pandra.

Ia mengungkapkan, usai melakukan aksi pembunuhan, para pelaku langsung melarikan diri untuk menghindari kejaran aparat. Sebagian pelaku terdeteksi berada di wilayah Sumatera Utara, sementara lainnya sempat menyeberang hingga ke Provinsi Aceh.

“Mobilitas para pelaku cukup tinggi. Mereka mencoba menghilangkan jejak dengan berpindah ke beberapa daerah, termasuk Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam,” tambahnya.

Kasus ini mencuat setelah korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh suaminya, Salmon Mena, pada Rabu (29/4/2026) siang. Saat itu, korban tergeletak di dalam rumah dengan luka parah akibat kekerasan benda tumpul.

Hasil penyelidikan mengarah pada dugaan keterlibatan orang dekat korban. Rekaman kamera pengawas (CCTV) menjadi salah satu kunci penting dalam mengungkap identitas para pelaku dan kronologi kejadian.

Dari rekaman tersebut, terlihat empat orang mendatangi rumah korban menggunakan sebuah mobil berwarna hitam. Salah satu di antaranya adalah seorang perempuan berinisial AF, yang diduga merupakan menantu korban. Ia datang bersama seorang perempuan lain, disusul dua pria yang kemudian masuk ke dalam rumah.

Korban yang tidak menaruh curiga sempat menyambut kedatangan mereka dengan ramah. Bahkan, AF yang diduga memiliki hubungan keluarga dengan korban, terlihat menyalami Dumaris saat pintu dibuka.

Situasi awal yang tampak normal berubah drastis dalam hitungan detik. Salah satu pria yang diduga memiliki hubungan pribadi dengan AF tiba-tiba muncul sambil membawa balok kayu. Tanpa peringatan, pria tersebut langsung memukul kepala korban dengan keras hingga korban tersungkur dan tak berdaya.

Aksi brutal itu diduga terjadi secara terencana, mengingat keterlibatan beberapa orang dengan peran masing-masing. Polisi kini masih mendalami motif di balik pembunuhan tersebut, termasuk kemungkinan adanya konflik keluarga atau faktor lain yang melatarbelakangi tindakan keji tersebut.

“Peran masing-masing pelaku masih kami dalami. Termasuk motif utama yang mendorong mereka melakukan pembunuhan terhadap korban,” kata Pandra.

Pihak kepolisian memastikan bahwa proses hukum akan berjalan secara transparan dan profesional. Para pelaku dijerat dengan pasal berlapis terkait pembunuhan berencana, yang ancaman hukumannya bisa mencapai pidana maksimal.

Kasus ini kembali menjadi sorotan publik karena melibatkan unsur keluarga dan dilakukan dengan cara yang sadis. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Dengan tertangkapnya para pelaku, polisi berharap dapat memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat tetap terjaga.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Tubagus Bahrudin Sampaikan Selamat kepada Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia
Berjuang Menuntut Pesangon, Buruh Perempuan Ditangkap dan Ditahan di Polsek Kalideres
Suwito Laporkan Dugaan Transaksi Tak Sah, Rp273 Juta Berpindah ke Rekening MNC Bank
Dugaan Ancaman terhadap Pelapor Kasus Pencurian, Didi Lawyer Minta Polres Sampang Beri Perlindungan
DePA-RI Soroti Pentingnya Integritas Penegak Hukum dalam RUU Perampasan Aset
PIPAS Bawa Karya Warga Binaan ke Kriyanusa 2026, Bidik Pasar Nasional hingga Mendunia
Polri Kerahkan 3.852 Personel Amankan Dua Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
BARA JP Soroti Finalitas Putusan MK dalam Permohonan PHPU 2026
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Tubagus Bahrudin Sampaikan Selamat kepada Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia

Rabu, 30 September 2026 - 15:10 WIB

Berjuang Menuntut Pesangon, Buruh Perempuan Ditangkap dan Ditahan di Polsek Kalideres

Rabu, 30 September 2026 - 14:58 WIB

Suwito Laporkan Dugaan Transaksi Tak Sah, Rp273 Juta Berpindah ke Rekening MNC Bank

Rabu, 30 September 2026 - 12:42 WIB

Dugaan Ancaman terhadap Pelapor Kasus Pencurian, Didi Lawyer Minta Polres Sampang Beri Perlindungan

Selasa, 29 September 2026 - 17:07 WIB

DePA-RI Soroti Pentingnya Integritas Penegak Hukum dalam RUU Perampasan Aset

Berita Terbaru

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin bersama warga memanen singkong di lingkungan RW 09, Jalan Radar Utara, Pangkalan Jati, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (2/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Panen Singkong dan Petai, Munjirin Dorong Ketahanan Pangan dari Lingkungan Warga

Jumat, 2 Okt 2026 - 23:59 WIB

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin meninjau pelaksanaan kegiatan Gerebek Lumpur di kawasan Kali Sunter, RW 09 Radar Utara, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (2/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Lumpur Setebal 2 Meter Dikeruk, Pemkot Jaktim Siapkan Kali Sunter Hadapi Hujan

Jumat, 2 Okt 2026 - 23:35 WIB