Menkum: Posbankum Berhasil Tuntaskan Sengketa Rumah Ibadah hingga Konflik Waris Puluhan Tahun

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Hukum meresmikan pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa dan Kelurahan di Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (30/1/2026).

Kementerian Hukum meresmikan pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa dan Kelurahan di Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (30/1/2026).

Banjarbaru –  Kementerian Hukum meresmikan pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa dan Kelurahan di Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (30/1/2026). Dengan peresmian ini, Kalimantan Selatan resmi mencapai 100 persen pembentukan Posbankum di seluruh 2.015 desa dan kelurahan.

Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta seluruh pemerintah kabupaten dan kota yang bersinergi bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dalam menghadirkan layanan Posbankum hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Walaupun pembentukan Posbankum merupakan inisiasi Kementerian Hukum, keberhasilannya sangat ditentukan oleh sinergi lintas kementerian dan lembaga, serta dukungan aktif pemerintah daerah,” ujar Supratman dalam acara yang berlangsung di Auditorium K.H. Idham Chalid, Banjarbaru.

Supratman menegaskan Posbankum menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan keadilan yang cepat, sederhana, dan berbiaya ringan. Keberadaan Posbankum juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses keadilan dan mendorong penyelesaian sengketa secara damai di luar pengadilan.

Ia mencontohkan keberhasilan Posbankum dalam menyelesaikan berbagai konflik yang telah berlangsung lama di masyarakat. Di Provinsi Lampung, Posbankum berhasil memediasi sengketa keluarga yang berlangsung selama 40 tahun. Sementara di Jawa Timur, Posbankum berhasil menyelesaikan konflik pendirian rumah ibadah tanpa kekerasan dan menghasilkan kesepakatan damai.

Posbankum tidak hanya menghadirkan layanan hukum, tetapi juga menghadirkan negara sampai ke desa dan kelurahan,” ujarnya.

Secara nasional, hingga saat ini telah terbentuk 82.560 Posbankum Desa dan Kelurahan atau sekitar 98,36 persen dari total 83.946 desa dan kelurahan di Indonesia. Sebanyak 31 provinsi di antaranya telah mencapai 100 persen pembentukan Posbankum.

Supratman juga mengingatkan agar layanan Posbankum dikelola secara akuntabel dan berbasis data melalui aplikasi pelaporan yang disiapkan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN). Berdasarkan data tersebut, permasalahan yang paling banyak ditangani Posbankum meliputi sengketa tanah, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, penganiayaan ringan, pencurian, utang-piutang, kekerasan dalam rumah tangga, waris, perjanjian, hingga persoalan anak.

Semoga kehadiran Posbankum Desa dan Kelurahan di Kalimantan Selatan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Supratman.
Sementara itu, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria menilai Posbankum memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem hukum desa yang sehat. Menurutnya, penyelesaian persoalan melalui musyawarah dapat mencegah konflik sejak dini.

Ia juga menegaskan komitmen Kementerian Desa PDT dalam pengembangan Posbankum melalui dukungan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang membantu proses pendampingan serta pelaporan layanan oleh Juru Damai dan paralegal.

Di sisi lain, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman menyebut kondisi geografis Kalimantan Selatan menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan akses keadilan. Kehadiran Posbankum di seluruh desa dan kelurahan dinilai mampu menjangkau masyarakat hingga lapisan paling bawah melalui sinergi antar pemangku kepentingan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan Alex Cosmas Pinem menambahkan, penguatan Posbankum terus dilakukan melalui peningkatan kapasitas aparatur desa dan kelurahan.

Dengan dilatihnya kepala desa, lurah, dan paralegal, diharapkan akses serta pelayanan bantuan hukum di desa dan kelurahan semakin luas dan merata,” ujar Alex.

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Dua Jaringan Judi Online Internasional, 23 Tersangka Diamankan dan Transaksi Tembus Rp890 Miliar
PN Jaktim Kabulkan Prapid Irma Yuliana, Penyidik Kejari Pelajari Pertimbangan Hakim
Imigrasi Bekasi Tahan WN Nigeria Overstay 8 Tahun, Terancam Pidana
Buntuti Nasabah Bank, Enam Pelaku Curanmor dan Perampasan Ditangkap Jatanras Polda Metro Jaya
Kemenimipas Bagikan 81 Paket Sembako untuk Warga di HUT ke-81 RI
Dar Edi Yoga: Penyelesaian BLBI Perlu Dialog Berbasis Data dan Kepastian Hukum
Polda Metro Jaya Ungkap Modus Penyebaran Hoaks Digital, Sembilan Orang Resmi Jadi Tersangka
FSP BUMN Bersatu Ungkap Dugaan Pemerasan Mantan Kajari dalam Kasus Pengerukan Pelindo
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Bareskrim Bongkar Dua Jaringan Judi Online Internasional, 23 Tersangka Diamankan dan Transaksi Tembus Rp890 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:09 WIB

PN Jaktim Kabulkan Prapid Irma Yuliana, Penyidik Kejari Pelajari Pertimbangan Hakim

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Imigrasi Bekasi Tahan WN Nigeria Overstay 8 Tahun, Terancam Pidana

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Buntuti Nasabah Bank, Enam Pelaku Curanmor dan Perampasan Ditangkap Jatanras Polda Metro Jaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:25 WIB

Kemenimipas Bagikan 81 Paket Sembako untuk Warga di HUT ke-81 RI

Berita Terbaru

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Musala Assaadah, Jalan SMA 14, RT 002/RW 04, Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur

Wali Kota Jakarta Pusat

Dari Maulid Nabi, Munjirin Dorong Warga Cililitan Jaga Kebersihan dan Cegah Kebakaran

Minggu, 16 Agu 2026 - 21:43 WIB