Macet di Jalur Priok, Pengguna Tol Desak Solusi Pemerintah

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kemacetan parah mengular di ruas tol arah Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis, (12/2/2026)

Foto: Kemacetan parah mengular di ruas tol arah Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis, (12/2/2026)

Jakarta — Kemacetan parah kembali melumpuhkan akses menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Jalur yang seharusnya menjadi urat nadi logistik nasional itu justru berubah menjadi titik kemacetan kronis yang terus berulang tanpa solusi nyata.

Sore tadi, seorang pengendara bernama Riko mengaku harus menghabiskan waktu hampir 2,5 jam hanya untuk menempuh perjalanan dari Jalan Pramuka hingga keluar Tol Kamal. Waktu tempuh tersebut dinilai tidak masuk akal untuk ruas jalan tol berbayar.

“Dari Pramuka sampai keluar Tol Kamal butuh dua jam setengah. Padahal saya pakai mobil minibus, bukan truk atau trailer. Ini harus jadi perhatian serius pemerintah. Tol berbayar tapi macetnya seperti tidak ada jalan keluar,” kata Riko, Kamis (12/2).

Riko menilai kondisi ini bukan sekadar mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga mencoreng wajah Jakarta sebagai ibu kota negara.

Keluhan serupa disampaikan seorang sopir truk yang enggan disebutkan namanya. Ia mempertanyakan efektivitas jalan tol menuju pelabuhan yang setiap hari justru dipenuhi antrean kendaraan logistik.

“Untuk apa kami bayar tol mahal kalau tiap hari macet parah? Waktu habis di jalan, biaya operasional naik, tapi solusi tidak pernah jelas,” ujarnya.

Kemacetan di akses Priok dinilai bukan lagi persoalan rutin harian, melainkan masalah struktural yang mencerminkan lemahnya pengelolaan transportasi dan distribusi barang di kawasan pelabuhan.

Padatnya kendaraan kontainer, minimnya pengaturan lalu lintas, serta belum optimalnya koordinasi antara operator tol, pengelola pelabuhan, pemerintah, dan aparat menjadi faktor yang terus memperparah situasi.

Jika tidak segera dibenahi melalui langkah konkret dan penataan sistemik, jalur logistik utama nasional tersebut berpotensi terus lumpuh, memicu kerugian ekonomi, serta membebani masyarakat dan dunia usaha.

 

Berita Terkait

Ancol Ucapkan Selamat HPN 2026, Tegaskan Pers sebagai Pilar Demokrasi
Pelayanan Samsat Jakarta Timur Tuai Apresiasi Warga, Proses Perpanjangan STNK Dinilai Cepat dan Transparan
Saluran Tersumbat Sampah, Banjir Berulang Hantui Gang Damai Pulo Gebang
Aparat Akui Keliru Tangkap Pedagang Es Gabus, Hasil Uji Laboratorium Pastikan Produk Aman Dikonsumsi
Polemik Sinking Fund dan Service Charge di PGC, Relawan Tegak Lurus Prabowo Pertanyakan Transparansi Pengelolaan
Embung Cakung Barat Dibangun 2026, DPRD DKI Diminta Tanggapi Cepat Demi Solusi Banjir Jakarta Timur
Banjir Tahunan Cakung Barat Warga Lelah Mengungsi: Dinas SDA Bungkam, Embung Tak Kunjung Terwujud
Groundbreaking JPO JIS-Ancol, Pemprov DKI Dorong Integrasi Transportasi dan Ekonomi Jakarta Utara
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:58 WIB

Macet di Jalur Priok, Pengguna Tol Desak Solusi Pemerintah

Senin, 9 Februari 2026 - 18:26 WIB

Ancol Ucapkan Selamat HPN 2026, Tegaskan Pers sebagai Pilar Demokrasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:30 WIB

Pelayanan Samsat Jakarta Timur Tuai Apresiasi Warga, Proses Perpanjangan STNK Dinilai Cepat dan Transparan

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:23 WIB

Saluran Tersumbat Sampah, Banjir Berulang Hantui Gang Damai Pulo Gebang

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:33 WIB

Aparat Akui Keliru Tangkap Pedagang Es Gabus, Hasil Uji Laboratorium Pastikan Produk Aman Dikonsumsi

Berita Terbaru

Foto: Kemacetan parah mengular di ruas tol arah Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis, (12/2/2026)

Mertopolitan

Macet di Jalur Priok, Pengguna Tol Desak Solusi Pemerintah

Kamis, 12 Feb 2026 - 23:58 WIB