Prabowo Saksikan Kesepakatan Pengembangan Semikonduktor RI–AS Senilai USD 4,89 Miliar

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menyaksikan penandatanganan Joint Development Agreement (JDA) pengembangan ekosistem semikonduktor tahap pertama senilai USD 4,89 miliar dalam kunjungan kerja ke Amerika Serikat.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menyaksikan penandatanganan Joint Development Agreement (JDA) pengembangan ekosistem semikonduktor tahap pertama senilai USD 4,89 miliar dalam kunjungan kerja ke Amerika Serikat.

Washington DC – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menyaksikan penandatanganan Joint Development Agreement (JDA) pengembangan ekosistem semikonduktor tahap pertama senilai USD 4,89 miliar dalam kunjungan kerja ke Amerika Serikat. Penandatanganan berlangsung di Washington DC, Sabtu (28/2).

Kesepakatan tersebut membuka peluang tambahan investasi lanjutan hingga USD 26,7 miliar, sekaligus menjadi tonggak penting dalam upaya Indonesia memperkuat posisi di rantai pasok teknologi global.

Joint Development Agreement ini bukan sekadar investasi finansial. Ini bagian dari reposisi strategis Indonesia dalam arsitektur industri global,” ujar Airlangga dalam keterangannya.

Menurut Airlangga, pemerintah ingin memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar teknologi, tetapi juga masuk sebagai pemain penting dalam rantai nilai industri semikonduktor dunia, sekaligus memperkuat kemandirian industri nasional dan daya tawar dalam rantai pasok global.

Kerja sama ini melibatkan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digarap oleh PT Galang Bumi Industri (GBI) sebagai pelaku usaha nasional, bersama mitra strategis dari Amerika Serikat, yakni Essence Global Group, LLC dan Tynergy Technology Corp.

Airlangga menjelaskan, pengembangan ekosistem semikonduktor menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperdalam struktur industri dan meningkatkan daya saing Indonesia di rantai nilai global. Fokusnya tidak hanya pada manufaktur, tetapi juga pada pengembangan teknologi strategis bernilai tambah tinggi.

Serap 5.000 Tenaga Kerja Terampil
Investasi tersebut diperkirakan akan menciptakan sekitar 5.000 lapangan pekerjaan terampil, sekaligus mendorong percepatan alih teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia nasional. Lapangan kerja yang tercipta akan berfokus pada bidang rekayasa, manufaktur wafer, teknologi material maju, hingga pengembangan sistem energi generasi baru.

Adapun ruang lingkup kerja sama mencakup investasi dan pembangunan infrastruktur manufaktur, pengembangan proyek energi terbarukan dan industri hijau, program pengembangan tenaga kerja, serta riset dan pengembangan bersama dalam teknologi mutakhir.

Perusahaan mitra asal Amerika Serikat memiliki spesialisasi dalam proses plasmonik inovatif untuk produksi wafer ingot dan sel surya, serta pengembangan teknologi amplifikasi energi canggih, termasuk riset teknologi penyalaan fusi dan sumber energi berkelanjutan generasi baru.
Kolaborasi ini dinilai membuka akses Indonesia terhadap teknologi frontier sekaligus mempercepat penguatan ekosistem inovasi nasional.

Indonesia tidak lagi diposisikan hanya sebagai pasar teknologi, tetapi sebagai basis produksi dan pengembangan teknologi strategis,” tegas Airlangga.

Langkah tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap kemitraan internasional memberikan manfaat nyata, mulai dari penciptaan lapangan kerja berkualitas, penguasaan teknologi, hingga percepatan transformasi ekonomi nasional menuju industri berteknologi tinggi dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Menteri UMKM Pastikan Pajak Final UMKM Tetap 0,5 Persen, Kini Tanpa Batas Waktu
Bank Mandiri Menara Danareksa Selesaikan Keluhan Nasabah dengan Cepat dan Tuntas
Pemerintah Siapkan Danantara Sumberdaya Indonesia Jadi Ekspor Satu Pintu Komoditas SDA
Wamendag Roro Dorong Produk Halal RI Tembus Pasar Global, Ekspor Tembus USD 63,4 Miliar
Kementerian UMKM Dorong Digitalisasi dan Kolaborasi Komunitas untuk Perkuat Usaha di Bekasi
Kementerian UMKM Dorong Digitalisasi dan Kemitraan untuk Percepat UMKM Naik Kelas
Dukungan Global Menguat, Proposal Indonesia soal Royalti Digital Lanjut Dibahas di WIPO
Kinerja Solid Triwulan I 2026, bank bjb Perkuat Fundamental dan Transformasi Digital
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:24 WIB

Menteri UMKM Pastikan Pajak Final UMKM Tetap 0,5 Persen, Kini Tanpa Batas Waktu

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:29 WIB

Bank Mandiri Menara Danareksa Selesaikan Keluhan Nasabah dengan Cepat dan Tuntas

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:14 WIB

Pemerintah Siapkan Danantara Sumberdaya Indonesia Jadi Ekspor Satu Pintu Komoditas SDA

Senin, 1 Juni 2026 - 15:36 WIB

Wamendag Roro Dorong Produk Halal RI Tembus Pasar Global, Ekspor Tembus USD 63,4 Miliar

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:23 WIB

Kementerian UMKM Dorong Digitalisasi dan Kolaborasi Komunitas untuk Perkuat Usaha di Bekasi

Berita Terbaru