Airlangga dan Fujian Percepat Proyek TCTP, Bidik Investasi Rp37,1 Triliun

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen pemerintah mempercepat implementasi berbagai proyek konkret dalam kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP) antara Indonesia dan Provinsi Fujian, Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen pemerintah mempercepat implementasi berbagai proyek konkret dalam kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP) antara Indonesia dan Provinsi Fujian, Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

JAKARTA –  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen pemerintah mempercepat implementasi berbagai proyek konkret dalam kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP) antara Indonesia dan Provinsi Fujian, Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Langkah ini diharapkan memperkuat investasi, perdagangan, dan pengembangan kawasan industri strategis di Indonesia.

Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Fujian sepakat menyusun daftar proyek dan sektor prioritas sebagai dasar implementasi program TCTP yang lebih konkret dan berorientasi pada kebutuhan kedua negara.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Airlangga Hartarto dengan Wakil Gubernur Provinsi Fujian Zhao Zenglian di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (21/7).

Airlangga mengatakan percepatan implementasi TCTP menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang sebagai pusat industri berkelas dunia.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pengembangan KEK Industropolis Batang yang telah diresmikan sejak 20 Maret 2025 sebagai Shenzhen-nya Indonesia diharapkan dapat segera diwujudkan, salah satunya melalui percepatan implementasi berbagai proyek konkret dalam kerangka program TCTP,” ujar Airlangga.

Menurut Airlangga, kerja sama Indonesia dan Fujian selama ini menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, kedua pihak telah menandatangani 30 nota kesepahaman dengan estimasi nilai investasi mencapai sekitar Rp37,1 triliun.

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan kawasan ekonomi dan industri, kolaborasi antarpemerintah daerah, hingga kemitraan pelaku usaha dari kedua negara.

Sementara itu, Wakil Gubernur Fujian Zhao Zenglian menyatakan pihaknya siap memperkuat koordinasi dengan pemerintah Indonesia untuk mempercepat realisasi proyek-proyek dalam program TCTP.
Ia menilai identifikasi sektor prioritas, penyusunan tindak lanjut yang terukur, serta sinergi antarpemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan implementasi program tersebut.

Selain mendorong investasi, kedua pihak juga memperkuat ekosistem pendukung melalui peningkatan fasilitasi perdagangan, koordinasi kepabeanan, kelancaran arus barang, dan perluasan akses pasar agar iklim investasi semakin kompetitif.

Pemerintah Indonesia juga akan memasukkan berbagai masukan dari pertemuan tersebut ke dalam penyusunan masterplan implementasi TCTP sebagai acuan pelaksanaan program pada tahap berikutnya.

Dalam kesempatan itu, Zhao turut menyampaikan undangan resmi kepada Airlangga untuk menghadiri China International Fair for Investment and Trade (CIFIT) yang akan digelar di Kota Xiamen, Provinsi Fujian, pada 8 September 2026. Pameran tersebut merupakan salah satu ajang investasi internasional terbesar yang berfokus pada promosi investasi dan perdagangan global.

Berita Terkait

Bank Mandiri Taspen Buka 10 Kantor Wilayah, Perkuat Kepemimpinan Regional
A Love Story in Harmony, Ajang Calon Pengantin Temukan Vendor dan Venue Pernikahan
Menko Airlangga Dorong Inklusi Keuangan Syariah untuk Perkuat Ekonomi
Nendia Primarasa Perkuat Kiprah sebagai Katering Pilihan Event Akbar
JAPFA dan Koperasi LPER Perkuat Kemitraan Peternak Ayam Broiler di Gunungkidul
Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Sambut 9 Juta Green Jobs
Menteri UMKM Maman: Perkuat Pasar Domestik Sebelum Genjot Ekspor
BRI Pondok Indah Ubah Wajah Layanan Perbankan, dari Antrean ke Layanan Serba Digital
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:04 WIB

Bank Mandiri Taspen Buka 10 Kantor Wilayah, Perkuat Kepemimpinan Regional

Kamis, 10 September 2026 - 12:08 WIB

A Love Story in Harmony, Ajang Calon Pengantin Temukan Vendor dan Venue Pernikahan

Rabu, 9 September 2026 - 08:19 WIB

Menko Airlangga Dorong Inklusi Keuangan Syariah untuk Perkuat Ekonomi

Jumat, 4 September 2026 - 19:43 WIB

Nendia Primarasa Perkuat Kiprah sebagai Katering Pilihan Event Akbar

Jumat, 4 September 2026 - 15:17 WIB

JAPFA dan Koperasi LPER Perkuat Kemitraan Peternak Ayam Broiler di Gunungkidul

Berita Terbaru

Foto: (kanan) Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, (kiri) Ketua Umum FSPPI Dr. Rizal Djibran. (Dok: Istimewa)

Entertainment

Baleg DPR Dorong Blueprint FSPPI untuk Pembenahan Ekosistem Perfilman

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:07 WIB