Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 3 Orang, DLH DKI Kerahkan Operasi Tanggap Darurat

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas gabungan melakukan proses evakuasi di lokasi longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi,

Foto: Petugas gabungan melakukan proses evakuasi di lokasi longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi,

JAKARTA – Longsor tumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Minggu (8/3), menelan korban jiwa dan memicu operasi tanggap darurat besar-besaran. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung mengerahkan tim gabungan untuk melakukan evakuasi korban sekaligus menstabilkan area longsoran.

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan operasi darurat diaktifkan segera setelah laporan kejadian diterima. Prioritas utama difokuskan pada penyelamatan petugas, evakuasi korban, serta pembukaan akses kendaraan yang tertimbun material longsor.

“Begitu kejadian dilaporkan, kami langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat. Fokus utama kami adalah keselamatan petugas di lapangan, penanganan korban, dan percepatan evakuasi kendaraan yang tertimbun,” kata Asep di lokasi.

Dalam penanganan insiden ini, DLH menggandeng sejumlah instansi seperti Yon Armed 7/155 GS Kodam Jaya, BPBD DKI Jakarta, BPBD Kota Bekasi, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Polsek Bantargebang, serta Koramil 05/Bantargebang.

Peristiwa longsor tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Mereka adalah Sumini (60), pemilik warung di sekitar lokasi; Dedi Sutrisno, sopir truk dari Sudin LH Jakarta Pusat; serta Endah Widayati (25), seorang pemulung yang berada di area tersebut saat kejadian.

Sementara itu, seorang sopir truk dari Sudin LH Jakarta Selatan, Slamet, mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

Di tengah proses evakuasi, tim gabungan juga berpacu dengan waktu untuk mengeluarkan kendaraan yang tertimbun longsoran sampah. Dari tujuh truk yang terdampak, lima di antaranya telah berhasil dievakuasi. Dua truk lainnya masih berada di bawah timbunan material dan sedang dalam proses penarikan oleh tim di lapangan.

DLH bersama tim gabungan mengerahkan sedikitnya 13 unit ekskavator untuk membuka material longsor. Dua unit ambulans juga disiagakan guna mendukung proses evakuasi dan penanganan korban.

Selain proses penyelamatan, langkah pengamanan area turut dilakukan untuk mengantisipasi longsor susulan. Penataan ulang zona timbunan sampah dilakukan secara bertahap agar struktur tumpukan kembali stabil dan aman bagi aktivitas operasional.

Asep menegaskan, keselamatan pekerja dan petugas di TPST Bantargebang menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan penanganan.

“Setelah area dinilai aman, kami langsung melakukan stabilisasi dan penataan zona timbunan untuk memastikan kondisi kembali terkendali,” ujarnya.

Di sisi lain, insiden longsor ini juga berdampak pada operasional pengangkutan sampah dari Jakarta. Untuk sementara, DLH meminta jajaran Suku Dinas Lingkungan Hidup di seluruh wilayah DKI menunda pengiriman sampah ke TPST Bantargebang hingga proses evakuasi selesai.

Sebagai langkah darurat, satu titik buang sementara dibuka pada malam hari untuk menjaga ritase truk sampah tetap berjalan dan mencegah antrean panjang kendaraan pengangkut.

Pemprov DKI Jakarta juga memastikan para korban akan mendapatkan penanganan dan santunan. Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PJLP) yang meninggal dunia akan memperoleh santunan melalui BPJS Ketenagakerjaan, sementara korban luka akan ditanggung biaya pengobatannya oleh pemerintah daerah. Bantuan sosial juga disiapkan bagi korban lain yang terdampak, termasuk warga sekitar.

DLH menegaskan operasi tanggap darurat akan terus dilakukan hingga seluruh proses evakuasi selesai dan kondisi di TPST Bantargebang kembali aman untuk beroperasi,” tutup Asep.

Berita Terkait

Momentum Ramadan, Wartawan Jakarta Timur Perkuat Solidaritas Lewat Santunan Anak Yatim
Pria Mengaku Wartawan Diduga Bebas Keluar-Masuk Ruang Pelayanan Sudin CITATA Jakbar, Pemohon PBG Pertanyakan Pengawasan
Pria Asal Bekasi Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 3 PIM 2, Polisi Selidiki Kronologi dan Motif Kejadian
Aksi Zigzag Berbahaya di Tol Becakayu Viral, Polda Metro Jaya Identifikasi Kendaraan Lewat CCTV
PLN UID Jakarta Raya Tebus Murah 1.200 Paket Sembako, Dukung Akses Listrik Fasilitas Umum
Wali Kota Jakarta Timur Lepas 50 Peserta Pengenalan Wisata Religi 2026, Dorong Penguatan Nilai Sejarah dan Spiritualitas
Safari Ramadan TP PKK Jakarta Timur, Perkuat Spiritualitas dan Kepedulian Sosial di Bulan Suci
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Sisir 397 Lapangan Padel, Gubernur Ancam Tutup dan Bongkar yang Tak Berizin
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 23:12 WIB

Momentum Ramadan, Wartawan Jakarta Timur Perkuat Solidaritas Lewat Santunan Anak Yatim

Senin, 9 Maret 2026 - 14:32 WIB

Pria Mengaku Wartawan Diduga Bebas Keluar-Masuk Ruang Pelayanan Sudin CITATA Jakbar, Pemohon PBG Pertanyakan Pengawasan

Senin, 9 Maret 2026 - 05:25 WIB

Pria Asal Bekasi Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 3 PIM 2, Polisi Selidiki Kronologi dan Motif Kejadian

Senin, 9 Maret 2026 - 03:39 WIB

Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 3 Orang, DLH DKI Kerahkan Operasi Tanggap Darurat

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:42 WIB

Aksi Zigzag Berbahaya di Tol Becakayu Viral, Polda Metro Jaya Identifikasi Kendaraan Lewat CCTV

Berita Terbaru