Angelique Verina Rilis Cover Lagu Daerah Sumsel ‘Cuk Mailang’, Angkat Kembali Musik Tradisional

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyanyi Angelique Verina merilis lagu daerah Sumatera Selatan berjudul Cuk Mailang pada 9 Maret 2026. Lagu tersebut merupakan bagian dari proyek pelestarian musik tradisional daerah yang diinisiasi oleh Angelique melalui karya cover lagu-lagu khas Sumatera Selatan.

Penyanyi Angelique Verina merilis lagu daerah Sumatera Selatan berjudul Cuk Mailang pada 9 Maret 2026. Lagu tersebut merupakan bagian dari proyek pelestarian musik tradisional daerah yang diinisiasi oleh Angelique melalui karya cover lagu-lagu khas Sumatera Selatan.

JAKARTA – Penyanyi Angelique Verina merilis lagu daerah Sumatera Selatan berjudul Cuk Mailang pada 9 Maret 2026. Lagu tersebut merupakan bagian dari proyek pelestarian musik tradisional daerah yang diinisiasi oleh Angelique melalui karya cover lagu-lagu khas Sumatera Selatan.

Angelique mengatakan kecintaannya terhadap daerah asal orang tuanya di Palembang, Sumatera Selatan, menjadi alasan utama dirinya menggarap proyek tersebut.

Berawal dari kecintaan saya terhadap daerah asal orang tua saya di Palembang, Sumatera Selatan. Saya ingin ikut melestarikan lagu daerah Sumsel melalui karya cover ini,” ujar Angelique dalam keterangannya.

Lagu Cuk Mailang diproduksi secara mandiri melalui tim FreeMore Production. Proses produksi lagu tersebut dilakukan dari tahap awal hingga akhir secara independen dan memakan waktu sekitar satu bulan.
Proyek musik ini juga diproduseri oleh Denny Afrimor yang turut terlibat dalam proses penggarapan aransemen hingga penyelesaian produksi.

Angelique menjelaskan bahwa lagu Cuk Mailang merupakan lagu daerah bernuansa riang yang mengangkat tema perasaan cinta dan rindu dalam bentuk pantun muda-mudi khas Palembang.

Lagu ini terinspirasi dari pantun lokal masyarakat Palembang. Nuansanya ceria dan menggambarkan perasaan cinta serta rindu di kalangan anak muda,” kata Angelique.

Selain lagu Cuk Mailang, Angelique juga tengah menyiapkan lagu daerah lainnya berjudul Ombai Akas yang dijadwalkan rilis sekitar satu bulan mendatang.

Berbeda dengan lagu sebelumnya, Ombai Akas berasal dari wilayah Komering di Sumatera Selatan dan menggunakan bahasa Komering asli.
Angelique mengaku sempat mengalami kendala dalam proses produksi lagu tersebut, terutama terkait pengucapan bahasa daerah yang digunakan.

Ada sedikit kesulitan dalam bahasa karena lagu Ombai Akas menggunakan bahasa Komering asli. Saya harus bertanya kepada ibu dan saudara untuk memastikan pengucapannya benar,” ujarnya.

Kedua lagu tersebut mengusung genre pop daerah dengan sentuhan aransemen modern agar lebih mudah diterima oleh generasi muda.

Angelique berharap karya tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan lagu daerah Sumatera Selatan kepada masyarakat luas.
Rencananya, lagu-lagu tersebut akan tersedia di berbagai platform musik digital di Indonesia.

Angelique sendiri juga dikenal sebagai Ketua Umum Dekrafmi (Dunia Ekonomi Kreatif Muda Indonesia) yang aktif dalam berbagai kegiatan ekonomi kreatif.

Berita Terkait

Fadli Zon Resmikan Pameran Nusa Wastra 2026, Dorong Kain Tradisional Jadi Kekuatan Budaya Indonesia
Kemenbud Bahas Kerja Sama Budaya RI-Maroko, Soroti Kolaborasi Musik Tradisional
Fadli Zon: Perfilman Jadi Instrumen Penting Diplomasi Budaya Indonesia
Dorong Budaya Cerutu Lokal, Sultan Cigar Gelar Cigarnesia Terbuka untuk Umum
Indonesia Incar Kursi Strategis UNESCO 2026–2030, Dorong Diplomasi Budaya Berbasis Komunitas
Perayaan 71 Tahun KAA di Bandung, Fadli Zon Tegaskan Budaya Jadi Kunci Perdamaian Dunia
Indonesia-Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Budaya, Dorong Kolaborasi Film hingga Warisan Takbenda
Menbud Tinjau Cagar Budaya di Kuningan, Tegaskan Komitmen Pelestarian dan Revitalisasi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:12 WIB

Fadli Zon Resmikan Pameran Nusa Wastra 2026, Dorong Kain Tradisional Jadi Kekuatan Budaya Indonesia

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:46 WIB

Kemenbud Bahas Kerja Sama Budaya RI-Maroko, Soroti Kolaborasi Musik Tradisional

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:10 WIB

Fadli Zon: Perfilman Jadi Instrumen Penting Diplomasi Budaya Indonesia

Senin, 4 Mei 2026 - 11:45 WIB

Dorong Budaya Cerutu Lokal, Sultan Cigar Gelar Cigarnesia Terbuka untuk Umum

Sabtu, 25 April 2026 - 10:14 WIB

Indonesia Incar Kursi Strategis UNESCO 2026–2030, Dorong Diplomasi Budaya Berbasis Komunitas

Berita Terbaru