JAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. dr. Hamka (BEM Uhamka) menggelar aksi unjuk rasa bertajuk “Reformasi Total Polri” di depan Gedung Utama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026). Aksi tersebut berlangsung tertib dengan rangkaian orasi mahasiswa yang menyuarakan berbagai tuntutan terkait pembenahan institusi kepolisian.
Puluhan mahasiswa yang mengenakan jaket almamater berkumpul di depan kompleks Mabes Polri sejak siang hari. Mereka membawa spanduk, poster, serta pengeras suara untuk menyampaikan aspirasi kepada publik dan pihak kepolisian. Dalam orasinya, para mahasiswa menyerukan perlunya langkah-langkah reformasi yang dinilai penting untuk memperkuat profesionalisme, transparansi, serta akuntabilitas di tubuh Polri.
Di tengah berlangsungnya aksi, suasana demonstrasi sempat berubah menjadi lebih khidmat ketika waktu salat Ashar tiba. Para mahasiswa kemudian menghentikan sementara kegiatan orasi dan mempersiapkan diri untuk menunaikan salat berjamaah di lokasi aksi.
Menariknya, dalam momen tersebut sejumlah anggota kepolisian yang sedang berjaga juga ikut menunaikan salat bersama para mahasiswa. Salah seorang mahasiswa terlihat memimpin salat sebagai imam, sementara peserta lainnya membentuk saf di area depan Mabes Polri.
Karena keterbatasan perlengkapan, mahasiswa memanfaatkan spanduk aksi serta jaket almamater yang mereka kenakan sebagai alas salat. Meskipun digelar di ruang terbuka di tengah aksi demonstrasi, pelaksanaan salat berlangsung tertib dan khusyuk.
Sejumlah aparat kepolisian yang bertugas mengamankan jalannya aksi juga tampak bergabung dalam saf salat bersama mahasiswa. Momen tersebut mencerminkan suasana yang relatif kondusif dan penuh toleransi di tengah perbedaan posisi antara demonstran dan aparat yang berjaga.
Usai salat berjamaah, mahasiswa kembali melanjutkan rangkaian aksi dengan menyampaikan orasi-orasi lanjutan. Dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa menegaskan pentingnya reformasi kelembagaan yang dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Sementara itu, aparat kepolisian tetap berjaga di sekitar lokasi aksi untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Petugas tampak membentuk barisan pengamanan di sejumlah titik sekitar gerbang utama Mabes Polri guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Meskipun berlangsung di salah satu ruas jalan utama di kawasan Jakarta Selatan, aksi tersebut tidak menimbulkan gangguan berarti terhadap arus lalu lintas. Kendaraan yang melintas di sekitar kawasan Mabes Polri tetap dapat bergerak normal dengan pengaturan dari petugas di lapangan.
Hingga aksi berakhir, kegiatan demonstrasi berlangsung relatif kondusif tanpa adanya insiden yang mengganggu ketertiban umum.
Aparat kepolisian terus mengawal jalannya aksi sebagai bagian dari pengamanan terhadap penyampaian aspirasi masyarakat di ruang publik.
Aksi yang diwarnai dengan pelaksanaan ibadah bersama tersebut menjadi salah satu momen yang mencerminkan dinamika hubungan antara mahasiswa sebagai penyampai aspirasi dengan aparat kepolisian sebagai penjaga keamanan, yang tetap berlangsung dalam suasana tertib dan damai.
Reporter: Fahmy Nurdin
Editor: Fahmy Nurdin




































