Saat Perempuan Papua Menguatkan TNI: Dapur Umum Jadi Jantung TMMD Manokwari

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Para mama-mama Papua yang mengambil peran penting di dapur umum guna mendukung operasional Satgas TMMD, Sabtu (25/4/2026). (Dok-Istimewa)

Foto: Para mama-mama Papua yang mengambil peran penting di dapur umum guna mendukung operasional Satgas TMMD, Sabtu (25/4/2026). (Dok-Istimewa)

MANOKWARI – Dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digelar Kodim 1801/Manokwari terus menunjukkan tren positif. Tidak hanya dalam bentuk partisipasi simbolik, warga Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, terlibat aktif secara langsung, termasuk para mama-mama Papua yang mengambil peran penting di dapur umum guna mendukung operasional Satgas TMMD, Sabtu (25/4/2026).

Keterlibatan kaum perempuan dalam kegiatan ini menjadi elemen krusial yang menopang kelancaran program di lapangan. Mereka secara sukarela menyiapkan kebutuhan konsumsi harian bagi personel TNI yang tengah mengerjakan berbagai proyek pembangunan fisik dan nonfisik di wilayah tersebut.

Kepala Dapur Satgas TMMD, Sertu Usman, menegaskan bahwa kontribusi masyarakat, khususnya mama-mama Papua, memiliki dampak signifikan terhadap efektivitas kerja personel di lapangan. Menurutnya, ketersediaan logistik yang terjamin memungkinkan prajurit lebih fokus menjalankan tugas pembangunan.

“Kehadiran mama-mama Papua sangat membantu. Kebutuhan konsumsi anggota dapat terpenuhi dengan baik, sehingga pekerjaan di lapangan bisa berjalan lebih maksimal dan tepat waktu,” ujar Sertu Usman.

Program TMMD sendiri merupakan salah satu strategi terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah tertinggal, terisolasi, maupun daerah yang membutuhkan penguatan infrastruktur dasar. Di Kampung Tanah Rubuh, sejumlah sasaran pembangunan tengah dikerjakan, mulai dari perbaikan akses jalan hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Di sisi lain, partisipasi warga tidak semata didorong oleh ajakan formal, melainkan tumbuh dari kesadaran kolektif akan pentingnya pembangunan desa. Hal ini disampaikan oleh salah satu warga, Onice Dowansiba, yang turut ambil bagian dalam kegiatan dapur umum.

“Walaupun kami hanya membantu memasak, ini bentuk dukungan kami agar program TMMD berjalan lancar dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat di kampung ini,” katanya.

Pernyataan tersebut mencerminkan adanya rasa memiliki (sense of ownership) dari masyarakat terhadap program yang dijalankan. Keterlibatan aktif ini juga memperlihatkan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada hasil pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat.

Namun demikian, sejumlah pengamat pembangunan desa menilai keberhasilan program seperti TMMD juga perlu diukur secara berkelanjutan, tidak hanya dari aspek partisipasi saat pelaksanaan, tetapi juga dari dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat. Transparansi, akuntabilitas, serta kesinambungan program pascapelaksanaan menjadi faktor penting yang menentukan efektivitasnya.

Di tengah dinamika tersebut, peran mama-mama Papua di dapur umum menjadi simbol kuat nilai gotong royong yang masih terjaga. Mereka bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian integral dari ekosistem pembangunan berbasis kolaborasi.

Kehadiran mereka mempertegas bahwa keberhasilan pembangunan di daerah tidak hanya ditentukan oleh kekuatan institusi, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat sebagai subjek utama pembangunan.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, TMMD ke-128 di Manokwari tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkokoh fondasi sosial antara TNI dan rakyat, sebuah kemanunggalan yang menjadi ciri khas sekaligus kekuatan utama program ini.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

1.483 KDKMP di Wilayah Korem 081/DSJ Rampung, Sejumlah Koperasi Mulai Beroperasi
Kemarau Panjang, TNI-Polri Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Panggul
Yudo Margono Ajak Purnawirawan TNI AL Teladani Semangat Juang Para Pendahulu
Membangun Arsitektur Ekonomi Indonesia Abad ke-21 Menuju Kedaulatan Nasional
Dankodaeral IV Dampingi Menhan Tinjau Latihan Gabungan TNI di Lingga
Ruang Digital Jadi Garis Depan Baru, TNI AL Dorong Transformasi Dinas Penerangan
Alih Tugas ke Kodam XXIV, Letkol Meina Helmi Berpamitan dengan Prajurit Korem 081/DSJ
Kemarau Melanda, TNI dan BBWS Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Panggul
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:04 WIB

1.483 KDKMP di Wilayah Korem 081/DSJ Rampung, Sejumlah Koperasi Mulai Beroperasi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Kemarau Panjang, TNI-Polri Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Panggul

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Yudo Margono Ajak Purnawirawan TNI AL Teladani Semangat Juang Para Pendahulu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Membangun Arsitektur Ekonomi Indonesia Abad ke-21 Menuju Kedaulatan Nasional

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Dankodaeral IV Dampingi Menhan Tinjau Latihan Gabungan TNI di Lingga

Berita Terbaru

Foto: Tim juri MHT ke-52 PWI Jaya 2026 saat mengikuti proses penjurian dua kategori khusus, “Menyongsong 5 Abad Jakarta” dan “Literasi Bank Jakarta”, di Jakarta. Hasil penjurian akan diumumkan dalam Malam Anugerah MHT ke-52 pada 27 Agustus 2026.

PWI

Dua Kategori Khusus MHT ke-52 Masuk Tahap Final

Selasa, 11 Agu 2026 - 00:11 WIB