JAKARTA – Kecelakaan tragis antara kendaraan dan kereta api terjadi di kawasan perlintasan rel dekat Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin malam (27/4). Insiden tersebut mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, serta memicu respons cepat dari aparat kepolisian dan sejumlah instansi terkait untuk melakukan evakuasi dan penanganan di lokasi kejadian.
Peristiwa nahas itu terjadi saat sebuah kendaraan melintas di perlintasan rel pada waktu bersamaan dengan melintasnya kereta api. Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan parah dan sejumlah penumpang menjadi korban.
Petugas gabungan yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi. Proses evakuasi korban dilakukan secara intensif, di tengah upaya pengamanan area dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah kemacetan serta menjaga keselamatan warga.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menyampaikan bahwa pihak kepolisian terlibat aktif dalam seluruh tahapan penanganan pascakecelakaan. Mulai dari pengamanan tempat kejadian perkara, evakuasi korban, hingga mendukung proses identifikasi.
“Polisi turut mendukung evakuasi, pemulihan, dan pengidentifikasian korban agar seluruh proses penanganan dapat berjalan dengan cepat dan tepat,” ujar Budi Hermanto dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026)
Ia mengungkapkan, hingga saat ini terdapat 10 jenazah korban yang telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Seluruh korban masih dalam proses identifikasi oleh tim forensik karena belum diketahui identitasnya secara pasti. Proses tersebut melibatkan tim gabungan guna memastikan keakuratan data sebelum disampaikan kepada pihak keluarga.
Selain korban meninggal dunia, sejumlah korban luka juga telah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan terdekat. Namun, pihak berwenang belum merinci jumlah pasti korban luka maupun kondisi terkini mereka.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga pascakejadian untuk segera mendatangi RS Polri Kramat Jati. Langkah ini penting untuk membantu proses pencocokan data antemortem dan postmortem, sehingga identifikasi korban dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.
Di sisi lain, peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang. Kepatuhan pengguna jalan terhadap rambu-rambu serta kewaspadaan saat melintas di jalur kereta api menjadi faktor krusial untuk mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.
Hingga berita ini diterbitkan, penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan oleh aparat berwenang.
Polisi juga akan mengumpulkan keterangan saksi serta data teknis guna memastikan kronologi kejadian secara utuh dan objektif.
Reporter: Fahmy Nurdin
Editor: Fahmy Nurdin




































