Kementerian UMKM Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Target Cetak 10 Juta Pengusaha Baru

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan program Bursa Wirausaha Unggulan sebagai langkah strategis pemerintah dalam mencetak 10 juta pengusaha baru hingga 2029.

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan program Bursa Wirausaha Unggulan sebagai langkah strategis pemerintah dalam mencetak 10 juta pengusaha baru hingga 2029.

JAKARTA  — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan program Bursa Wirausaha Unggulan sebagai langkah strategis pemerintah dalam mencetak 10 juta pengusaha baru hingga 2029.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan program tersebut dirancang untuk meningkatkan rasio kewirausahaan nasional sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja.

Program ini sejalan dengan arahan Presiden untuk menciptakan 10 juta pengusaha baru hingga tahun 2029. Semakin banyak wirausaha yang lahir dan berkembang, maka penyerapan tenaga kerja juga akan semakin besar,” kata Maman dalam kegiatan Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional 2026 di Jakarta, Kamis (11/6).

Menurut Maman, Bursa Wirausaha Unggulan menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem kewirausahaan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Program tersebut memberikan akses pembinaan usaha mulai dari pelatihan, penguatan kapasitas, legalitas dan sertifikasi, manajemen keuangan, hingga akses pembiayaan dan pemasaran.

Pemerintah ingin menghasilkan pengusaha-pengusaha yang tangguh. Dari proses awal kami dampingi, kami bekali kompetensi, mental usaha, dan perencanaan bisnis yang baik, hingga akhirnya dibuka akses pembiayaan dan pemasaran,” ujarnya.

Maman menjelaskan akses pembiayaan dalam program itu mencakup pembiayaan formal melalui perbankan dan Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta pembiayaan nonformal melalui perusahaan teknologi finansial (fintech) dan mitra lainnya.

Kegiatan Bursa Wirausaha Unggulan diikuti sekitar 1.500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Dalam agenda tersebut juga dilakukan Deklarasi Wirausaha sebagai bentuk dukungan perguruan tinggi terhadap penguatan ekosistem kewirausahaan nasional.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengatakan pemerintah berkomitmen mendorong UMKM tumbuh dan naik kelas agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

UMKM harus terus tumbuh dan naik kelas. Pertumbuhan ekonomi harus dapat dikontribusikan oleh UMKM sekaligus dinikmati oleh UMKM. Inilah yang disebut ekonomi yang berkeadilan,” kata Muhaimin.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak generasi wirausaha baru berbasis inovasi dan potensi lokal.

Kampus diharapkan menjadi fasilitator lahirnya wirausahawan berbasis mahasiswa sekaligus berkontribusi dalam mengakselerasi lahirnya wirausaha yang berbasis pada potensi dan budaya lokal,” ujarnya.

Selain layanan konsultasi dan pendampingan usaha, kegiatan tersebut juga menghadirkan sejumlah agenda pengembangan kapasitas seperti Founder Talk, Workshop Artificial Intelligence (AI), Workshop Kemitraan, Dapur Inovasi UMKM, hingga pameran produk dan inovasi pelaku usaha. :::

Berita Terkait

GAPKI Khawatir Kebijakan Ekspor Satu Pintu Ganggu Daya Saing Sawit RI
Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Investasi BBK Tembus US$5,7 Miliar
Menteri UMKM Siapkan Revisi UU UMKM, Soroti Premanisme hingga Persaingan E-Commerce
Wamen UMKM Dorong Pelaku Usaha Garap Industri Wellness dan Beauty Berbasis Kekayaan Alam Indonesia
AHY Tawarkan Kerja Sama Maritim dan Transportasi yang Lebih Luas kepada Rusia
Indonesia-Finlandia Perkuat Kerja Sama Digital, Hilirisasi hingga Program Makan Bergizi
Pemerintah Salurkan Banpres Rp1,2 Triliun untuk 200 Ribu UMKM Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Menteri UMKM Pastikan Pajak Final UMKM Tetap 0,5 Persen, Kini Tanpa Batas Waktu
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:04 WIB

Kementerian UMKM Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Target Cetak 10 Juta Pengusaha Baru

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:51 WIB

GAPKI Khawatir Kebijakan Ekspor Satu Pintu Ganggu Daya Saing Sawit RI

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:20 WIB

Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Investasi BBK Tembus US$5,7 Miliar

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:18 WIB

Menteri UMKM Siapkan Revisi UU UMKM, Soroti Premanisme hingga Persaingan E-Commerce

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:39 WIB

Wamen UMKM Dorong Pelaku Usaha Garap Industri Wellness dan Beauty Berbasis Kekayaan Alam Indonesia

Berita Terbaru

Foto: Ketua Umum GAPKI Eddy Martono (kiri) bersama host EdShareOn Eddy Wijaya usai podcast di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Bisnis Ekonomi

GAPKI Khawatir Kebijakan Ekspor Satu Pintu Ganggu Daya Saing Sawit RI

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:51 WIB