Menko Polkam Minta Karhutla Pulang Pisau Segera Dipadamkan, Utamakan Keselamatan Petugas

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, dipercepat dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas di lapangan.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, dipercepat dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas di lapangan.

PULANG PISAU –  Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, dipercepat dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas di lapangan.

Arahan itu disampaikan Djamari saat meninjau Posko Lapangan Siaga Darurat Karhutla Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (2/8/2026).
Djamari mengatakan api harus segera dipadamkan sebelum meluas. Menurutnya, semakin besar area yang terbakar, semakin sulit proses pemadaman meskipun didukung berbagai sumber daya.

“Saya yakin bahwa kita semua ingin menyelesaikan masalah karhutla ini. Pantau terus jangan sampai ada titik api lagi, kita lebih baik menyelesaikannya pada saat titik api masih kecil,” kata Djamari.
Ia meminta seluruh unsur yang terlibat memperkuat koordinasi dan mengoptimalkan sarana serta prasarana yang tersedia. Peralatan tersebut antara lain sumber air, perangkat pemadaman, pipa penyalur air hingga tempat penampungan air sementara.

Djamari juga memastikan pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan terhadap kebutuhan operasi penanganan karhutla.
“Kalau ada kesulitan di lapangan, sampaikan kepada Kepala BNPB. Karena apa pun kegiatannya, ini adalah upaya untuk menyelamatkan manusia. Karhutla dampaknya sangat besar, ini dapat berdampak kepada keselamatan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Selain pemadaman, Djamari menekankan pentingnya keselamatan personel. Ia meminta setiap penugasan diawali dengan briefing yang memperhatikan aspek keamanan dan pengorganisasian personel.
“Perhatikan keamanan para petugas, jangan sampai dia begitu bersemangat, dia lupa dan tidak bisa keluar. Jangan sampai kita tidak memperhatikan keselamatan kita,” katanya.

BNPB Kerahkan OMC
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan pemerintah pusat terus memperkuat dukungan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.
Dukungan dilakukan melalui operasi modifikasi cuaca (OMC), penambahan armada pesawat jika diperlukan, serta pemenuhan kebutuhan logistik dan peralatan pemadaman.

Saat ini, kata Suharyanto, dua pesawat OMC telah diterbangkan. Pemerintah juga siap menambah armada untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah terdampak karhutla.

“Kami akan terus menambah dukungan apabila diperlukan. Mudah-mudahan hujan segera turun sehingga proses pemadaman dapat berlangsung lebih efektif,” ujar Suharyanto.

Suharyanto juga meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, serta unsur terkait segera mengerahkan mobil tangki air yang tersedia untuk memperkuat operasi pemadaman sembari menunggu bantuan tambahan dari pemerintah pusat.

BNPB turut menginstruksikan evaluasi terhadap kekuatan Satgas Darat, baik dari jumlah personel maupun kelengkapan peralatan seperti pompa air, selang, dan sarana pendukung lainnya.

Angin Jadi Tantangan
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pulang Pisau Herman Wibowo sebelumnya melaporkan tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, dan unsur terkait masih melakukan pemadaman serta pencegahan agar api tidak meluas ke permukiman dan jalan raya.

Herman mengatakan perubahan arah angin menjadi salah satu tantangan utama petugas dalam menangani kebakaran.
Tim juga telah menempatkan mobil tangki air di sejumlah titik untuk mencegah api menyeberangi jalan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah meluasnya area kebakaran sekaligus menjaga jalur transportasi dari gangguan asap tebal.

Dalam peninjauan tersebut, Djamari didampingi Sesmenko Polkam, Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa, serta Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri.
Kegiatan itu turut dihadiri unsur teknis terkait, di antaranya Kementerian Kehutanan, BMKG, BPBD, Basarnas, dan Manggala Agni.

Berita Terkait

Tito Dorong Pemda Segera Gunakan Rp760 Miliar untuk Tangani Karhutla
HUT ke-16 BNPP, Mendagri Soroti Capaian dan Upaya Penguatan Pengelolaan Perbatasan
KPK Geledah Kantor ATR/BPN: Kejar Aliran Uang Kasus HGB Summarecon, Nusron Wahid Menghilang 
Pramono Anung Resmikan Markas Baru PMI DKI, Layanan Kemanusiaan Siaga 24 Jam
P2G Desak Kepala BGN Sudaryono Mundur: Guru, Orang Tua hingga Wartawan jadi Sasaran
Deklarasi Awal Pilpres 2029: Tubagus Bahrudin Gandeng Gatot Nurmantyo
Tubagus Bahrudin dan Gatot Nurmantyo Disebut dalam Wacana Pasangan Capres-Cawapres 2029
Wamenhut Rohmat Marzuki Sampaikan Ucapan Selamat kepada Sri Suwanto
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:39 WIB

Tito Dorong Pemda Segera Gunakan Rp760 Miliar untuk Tangani Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 18:33 WIB

HUT ke-16 BNPP, Mendagri Soroti Capaian dan Upaya Penguatan Pengelolaan Perbatasan

Kamis, 17 September 2026 - 13:29 WIB

Pramono Anung Resmikan Markas Baru PMI DKI, Layanan Kemanusiaan Siaga 24 Jam

Kamis, 17 September 2026 - 11:36 WIB

P2G Desak Kepala BGN Sudaryono Mundur: Guru, Orang Tua hingga Wartawan jadi Sasaran

Kamis, 17 September 2026 - 11:05 WIB

Deklarasi Awal Pilpres 2029: Tubagus Bahrudin Gandeng Gatot Nurmantyo

Berita Terbaru

Foto: Ketua Pokja PWI Wali Kota Jakarta Pusat Helmi AR menyoroti polemik pernyataan Kepala BGN Sudaryono terkait kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG)

News Metropolitan

Tuding Guru, Orang Tua dan Wartawan soal MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

Kamis, 17 Sep 2026 - 21:56 WIB