Jakarta – Putaran (U-turn) di depan Topjaya Antariksa, Jalan Raya Bekasi KM 26, Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, kembali menjadi sorotan. Titik ini disebut sebagai salah satu penyebab kemacetan kronis yang nyaris terjadi setiap sore hingga malam hari, dengan antrean kendaraan mengular hingga sekitar satu kilometer.
Pantauan di lokasi menunjukkan kepadatan mulai terbentuk saat volume kendaraan meningkat pada jam pulang kerja. Arus lalu lintas dari dua arah tersendat, sementara kendaraan yang hendak berputar balik mendominasi pergerakan di putaran tersebut, Minggu (2/8/2026).
Sejumlah pengguna jalan menilai kemacetan semakin diperparah oleh aktivitas pengatur lalu lintas tidak resmi atau yang dikenal sebagai “pak ogah”. Mereka disebut lebih sering memberi prioritas kepada kendaraan yang hendak berputar balik dibandingkan arus kendaraan yang melaju lurus.
Akibatnya, kendaraan dari jalur utama harus menunggu lebih lama untuk melintas. Kondisi itu memicu antrean panjang yang kerap menjalar hingga sekitar satu kilometer pada jam-jam sibuk.
“Hampir setiap hari seperti ini. Menjelang malam macetnya bisa sampai satu kilometer. Kendaraan yang lurus justru sering tertahan karena putaran terus dibuka,” kata salah
seorang pengguna jalan Budi, Mendesak Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur segera melakukan evaluasi terhadap rekayasa lalu lintas di lokasi tersebut.
Mereka mengusulkan agar putaran ditutup jika terbukti menjadi sumber kemacetan atau dipasang alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) sehingga pengaturan kendaraan dilakukan secara resmi, bergantian, dan terukur.
Selain itu, warga juga meminta aparat menertibkan praktik pengaturan lalu lintas oleh pihak yang tidak memiliki kewenangan. Menurut mereka, keberadaan pengatur lalu lintas ilegal tidak hanya memperburuk kemacetan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Hingga berita ini ditulis, Sudinhub Jakarta Timur belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat tersebut. Askara masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk meminta penjelasan mengenai langkah yang akan ditempuh guna mengurai kemacetan di ruas Jalan Raya Bekasi KM 26, Ujung Menteng, Cakung.
(Red)




































