Ketum PP IKWI: Pendidikan Rendah Jadi Faktor KDRT

- Jurnalis

Minggu, 18 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, okjakarta.com – Tingkat pendidikan rendah menjadi faktor penyebab terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Namun, KDRT seolah menjadi bagian dari budaya di masyarakat, sehingga lumrah dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu diungkapkan langsung Ketua Umum PP IKWI Andi Dasmawati, setelah diminta menjadi duta untuk penghapusan KDRT.

“Ini tugas IKWI menjadi agen perubahan dalam penghapusan KDRT. Ketika itu terjadi dalam lingkungan kita, IKWI harus menjadi agen perubahan bahwa itu tidak benar,” ujar Andi kepada peserta, saat Seminar Penghapusan KDRT, di Candi Bentar Ancol, Minggu (18/02).

Andi menyebut, bahwa stigma untuk tidak dapat mencampuri urusan rumah tangga orang lain harus segera dihapuskan.

Sehingga, diharapkan dapat meminimalisir dan mencegah terjadinya KDRT dalam kehidupan masyarakat.

“Kita harus menghentikan tindakan-tindakan untuk menghentikan kekerasan dalam rumah tangga,” sebutnya.

Andi pun mengaku, faktor utama yang menyebabkan terjadinya KDRT ialah karena rendahnya pendidikan dalam keluarga.

“Rendahnya tingkat pendidikan memiliki dampak terhadap kesadaran masyarakat dalam penghapusan KDRT,” jelasnya.

Selain itu, di Indonesia masih banyak hal-hal yang mengedepankan bahwa kekuatan laki-laki lebih besar dari perempuan.

Akibatnya, kasus KDRT di Indonesia selalu meningkat setiap tahun.

“KDRT juga selalu meningkat dalam setiap tahunnya,” katanya.

Bahkan menurut dia, perempuan yang berusia 25 hingga 40 tahun paling rentan mengalami KDRT.

“Untuk itu, diharapkan seluruh anggota dan pengurus IKWI dapat ikut berperan serta dalam penghapusan KDRT,” tegasnya.

Berita Terkait

Antusiasme Pengunjung FHI 2026 Tinggi, Wismilak Angkat Cerutu Premium Indonesia ke Panggung Hospitality Internasional
Kebakaran KN SAR Ramawijaya di Galangan Muara Baru Diselidiki, Polisi Dalami Dugaan Penyebab dan Prosedur Perbaikan Kapal
Libur Kerja Dimanfaatkan Rekreasi, Pengunjung Padati Dufan Meski Hari Kerja
Sambut Hari Anak Nasional 2026, Ancol Gratiskan Tiket Rekreasi Anak ke Lima Wahana Edukatif
Ancol Gratiskan Tiket Sea World dan Jakarta Bird Land untuk Lansia, Dorong Wisata Edukatif yang Inklusif
Mayapada Hospital Jakarta Timur Resmi Beroperasi, Pramono Dorong Kemitraan dengan BPJS Kesehatan
Rayakan Hari Jadi Perusahaan, Ancol Gratiskan Tiket Masuk bagi Pengunjung pada 10 Juli 2026
Perempuan Muara Angke Angkat Suara Lewat Lensa Kamera, Museum Bahari Hadirkan Pameran yang Menghidupkan Kembali Narasi Pesisir Jakarta
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:50 WIB

Antusiasme Pengunjung FHI 2026 Tinggi, Wismilak Angkat Cerutu Premium Indonesia ke Panggung Hospitality Internasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:20 WIB

Kebakaran KN SAR Ramawijaya di Galangan Muara Baru Diselidiki, Polisi Dalami Dugaan Penyebab dan Prosedur Perbaikan Kapal

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:10 WIB

Libur Kerja Dimanfaatkan Rekreasi, Pengunjung Padati Dufan Meski Hari Kerja

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:05 WIB

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Ancol Gratiskan Tiket Rekreasi Anak ke Lima Wahana Edukatif

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:55 WIB

Ancol Gratiskan Tiket Sea World dan Jakarta Bird Land untuk Lansia, Dorong Wisata Edukatif yang Inklusif

Berita Terbaru

Foto: Sejumlah pria bersenjata berdiri di tepi Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, sementara dua warga sipil dengan wajah disamarkan terlihat duduk di depan mereka.

TNI & POLRI

Tiga Warga Sipil Tewas dalam Aksi Kekerasan di Yahukimo

Jumat, 24 Jul 2026 - 13:57 WIB