Keren! Festival Beduk, Dhany Sukma: Identitas Lestarikan Budaya Lokal Islam di Indonesia

- Jurnalis

Selasa, 19 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, okjakarta.com – Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma mengatakan, bahwa Jakarta yang sebentar lagi akan menjadi kota global harus dapat menunjukkan identitas budaya lokalnya, salah satu yang tumbuh dan berkembang di masyarakat adalah beduk.

Demikian dikatakan Dhany saat membuka Festival Beduk Tingkat Kota Tahun 2024, di Halaman Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Selasa (19/3).

“Ciri kota global adalah interaksi budaya yang dapat menciptakan sebuah tren sehingga otomatis budaya lokal akan berinteraksi dengan budaya global. Salah satu budaya lokal yang tumbuh dan berkembang di masyarakat Jakarta adalah beduk yang juga merupakan budaya Islam di Indonesia,” katanya.

Untuk itu, lanjut Dhany, Pemkot melalui Sudin Kebudayaan memfasilitasi penyelenggaraan festival beduk agar tetap menjaga kelestariannya dan mudah-mudahan akan memperteguh karakter Jakarta Pusat sebagai bagian dari DKI Jakarta serta menjadi ciri khas budaya Islam.

*16 Grup Perwakilan Kecamatan Terbaik Bersaing di Festival Beduk Tingkat Kota*

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat M Nurdin menambahkan, festival bedug ini memang setiap tahun dilaksanakan bertujuan agar melahirkan anak muda yang Islami serta mengurangi tindakan negatif selama bulan Ramadan di masyarakat.

“Tujuannya pagelaran festival beduk ini selain melahirkan remaja-remaja yang kreatif, islami, dan berhaluan positif juga dapat mengurangi tawuran yang ada di masyarakat,” ucapnya.

“Hari ini penyisihan ada 16 tim besok hari kedua kita sudah masuk ke semi final dan final. Semoga nantinya di Tingkat Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat keluar menjadi yang terbaik,” imbuh Nurdin.

Untuk diketahui, dalam Festival Beduk Tingkat Kota Jakarta Pusat hadiah menarik menanti bagi Juara I mendapatkan trofi, sertifikat dan uang pembinaan Rp 12.500.000; Juara II mendapatkan trofi, sertifikat dan uang pembinaan Rp 10.000.000, dan Juara III mendapatkan trofi, sertifikat dan uang pembinaan Rp 8.500.000.

Kemudian, untuk Harapan I dapat trofi, sertifikat dan uang pembinaan Rp 7.500.000 dan Harapan II dapat trofi, sertifikat, dan uang pembinaan Rp 6.500.000.

Berita Terkait

Aksi Unjuk Rasa di Monas Berlangsung Tertib, Polda Metro Jaya Pastikan Situasi Jakarta Tetap Kondusif
Patroli Humanis Brimob Polda Metro Jaya Jaga Kondusivitas Kabupaten Bekasi
Diduga Beraksi Berkelompok, Komplotan Pencopet di PRJ Kemayoran Diburu Polisi
Polri Bagikan Makanan Ringan kepada Massa Aksi Mahasiswa BEM UBK, Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Pengamanan
Demo Mahasiswa di Bundaran HI Tanpa Surat Resmi, Polisi Tetap Kedepankan Pengamanan Humanis
Sambut HUT Jakarta ke-499, Ancol Gratiskan Tiket Masuk untuk Warga Ber-KTP Jakarta Selama Tiga Hari
Kapolsek Tambora Periksa Kendaraan Dinas dan Senjata Api Personel, Pastikan Kesiapan Operasional Tetap Optimal
Patroli Dini Hari Brimob Polda Metro Jaya Bantu Warga Sakit di Jakarta Utara, Wujud Nyata Pelayanan Humanis Kepolisian
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:42 WIB

Aksi Unjuk Rasa di Monas Berlangsung Tertib, Polda Metro Jaya Pastikan Situasi Jakarta Tetap Kondusif

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:13 WIB

Patroli Humanis Brimob Polda Metro Jaya Jaga Kondusivitas Kabupaten Bekasi

Senin, 15 Juni 2026 - 18:35 WIB

Diduga Beraksi Berkelompok, Komplotan Pencopet di PRJ Kemayoran Diburu Polisi

Senin, 15 Juni 2026 - 18:14 WIB

Polri Bagikan Makanan Ringan kepada Massa Aksi Mahasiswa BEM UBK, Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Pengamanan

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:29 WIB

Demo Mahasiswa di Bundaran HI Tanpa Surat Resmi, Polisi Tetap Kedepankan Pengamanan Humanis

Berita Terbaru

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengungkapkan sekitar 77 persen pelaku UMKM di Indonesia masih belum memiliki legalitas usaha dan menjalankan aktivitas bisnis secara informal.

Bisnis Ekonomi

Menteri UMKM: 77 Persen Pelaku UMKM Belum Miliki Legalitas Usaha

Kamis, 18 Jun 2026 - 12:00 WIB