Parkir Liar di Lematang Mengganggu Pengguna Jalan Kaki

- Jurnalis

Selasa, 24 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pejalan kaki mengeluhkan atas trotoar di jalan Lematang belakang sekolahan SD 02 Lematang Cideng samping rumah sakit Tarakan, digunakan untuk parkir motor sedangkan trotoar yang sangat sempit dengan lebar dua meter persegi, justru membuat pejalan kaki mengeluhkan adanya parkir motor sembarangan di atas trotoar.

 

“Dan seharusnya trotoar menjadi tempat aman dan nyaman bagi para pejalan kaki menuju RSUD Tarakan serta wilayah Cideng, Gambir, Jakarta Pusat,pada hari Senin tanggal 23 Desember 2024.

 

Menurut pengunjung rumah sakit Tarakan, Harjo saat dimintai keterangan, mengeluhkan adanya parkir kendaraan bermotor yang parkir di atas trotoar sampai saya harus berjalan di jalan yang sempit.

 

 

‘Sebenarnya sudah bagus dan nyaman, cuman ada pihak-pihak yang menempatkan trotoar tersebut digunakan untuk parkir motor,” ujarnya.

 

 

Dirinya mengatakan bahwa seharusnya trotoar itu menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para pejalan kaki.

 

“Ini kan trotoar sudah bagus dan rapih, tapi masih aja banyak kendaraan yang markit di trotoar,” jelas Harjo.

 

Selain itu menurut Faky, warga asal Kemayoran, bahwa keberadaan kendaraan di trotoar membuat pejalan kaki merasa terganggu.

 

“Ya kan ada beberapa yang sudah disediakan oleh pihak rumah sakit Tarakan dan seharusnya di saja,” jelasnya.

 

Faky berharap pemerintah DKI Jakarta serta dishub DKI Jakarta untuk segera bertindak tegas atas parkir motor sembarangan di atas trotoar.

 

 

“Ya saya berharapnya semakin tegas Pemprov DKI Jakarta serta dishub DKI Jakarta, untuk permasalahan parkir motor di atas trotoar, karena sayang aja kalau sudah bagus, tetapi masih banyak yang markit,” imbuh Faky.

 

Sedangkan berdasarkan Peraturan Tentang Parkir Liar Larangan tentang parkir liar tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pasal 287 ayat empat mengatakan, “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan gerakan lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf d atau tata cara berhenti dan Parkir sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf e dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah)”.

 

 

Meskipun begitu, jangan hanya sekadar takut dengan denda. Kalau dipikir-pikir, ada banyak risiko lain dari parkir liar loh, misalnya:

 

 

 

Pengguna jalan menjadi tidak nyaman karena terhalang kendaraan:

 

1- arus lalu lintas terganggu.

 

2- keamanan kendaraan berkurang; dan

 

3- meningkatkan potensi kecelakaan.

 

Faky berharap Pemprov DKI Jakarta, Dishub DKI Jakarta, Kasudinhub Jakarta Pusat , serta pihak-pihak yang berkepentingan untuk menindaklanjuti atas keluhan dari masyarakat terkait parkir motor di jalan Lematang Cideng tersebut.

Penulis : Yoga Stevian

Berita Terkait

Teror Pocong di Jakarta Timur Ternyata Hoaks, Polisi Minta Warga Bijak Bermedsos
Dufan Ancol Tebar Promo Payday Beli 1 Gratis 1, Berlaku hingga Juni 2026
RW 14 Duri Kosambi Bersihkan Kawasan Masjid Hasyim Asy’ari, Tegaskan Wilayah Pesakih
Lahan Masih Bersengketa, Penggunaan untuk Sarana Pendidikan di Bintaro Dipertanyakan
Komisi I DPR Evaluasi Tata Kelola Ruang Digital, DIY Soroti Hambatan UU PDP
Pelayanan Balik Nama Kendaraan di BPKB Ditlantas Polda Metro Jaya Dinilai Cepat dan Profesional
Respons Cepat Polisi Berbuah Hasil, Handphone Warga yang Hilang di Gambir Ditemukan Kurang dari Satu Jam
Polda Metro Jaya Gandeng Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi Warga dan Polisi Jaga Keamanan Jakarta
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:21 WIB

Teror Pocong di Jakarta Timur Ternyata Hoaks, Polisi Minta Warga Bijak Bermedsos

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:51 WIB

Dufan Ancol Tebar Promo Payday Beli 1 Gratis 1, Berlaku hingga Juni 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:33 WIB

RW 14 Duri Kosambi Bersihkan Kawasan Masjid Hasyim Asy’ari, Tegaskan Wilayah Pesakih

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:36 WIB

Lahan Masih Bersengketa, Penggunaan untuk Sarana Pendidikan di Bintaro Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:12 WIB

Komisi I DPR Evaluasi Tata Kelola Ruang Digital, DIY Soroti Hambatan UU PDP

Berita Terbaru

Foto: Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin bersama jajaran pemerintah dan pelajar berfoto usai kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan dan pencegahan paham radikalisme serta terorisme di lingkungan sekolah. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, serta menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Wali Kota Jakarta Pusat

Arifin: Generasi Muda Harus Miliki Ketahanan Ideologi di Tengah Ancaman Radikalisme

Senin, 25 Mei 2026 - 12:49 WIB