Pemerintah Luncurkan Format Baru Ujian Nasional dan PPDB 2025

- Jurnalis

Rabu, 22 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah akan kembali menggelar Ujian Nasional (UN) bagi pelajar SD hingga SMA dengan format baru. Pelaksanaan UN untuk SMA, SMK, dan MA dijadwalkan berlangsung pada November 2025, sementara UN untuk SD dan SMP akan dilaksanakan pada 2026.

Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, menyampaikan bahwa UN untuk tingkat SMA, SMK, dan MA akan dimulai November 2025. Hal ini diungkapkan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Senin, 20 Januari 2025.

“Pelaksanaan UN untuk SMA, SMK, dan MA akan diimplementasikan mulai November 2025. Ujian ini hanya akan diadakan di sekolah atau madrasah yang sudah terakreditasi,” kata Toni.

Untuk tingkat SD dan SMP, UN dengan format baru akan diberlakukan mulai tahun 2026. Toni memastikan konsep UN baru sebagai pengganti format lama telah diselesaikan.

“UN untuk siswa kelas enam dan sembilan akan dilaksanakan tahun depan,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa istilah “ujian” akan dihapus dalam konsep baru ini. “Kami tidak akan menggunakan istilah ujian lagi,” ujarnya.

Mu’ti juga menyebut bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan mengalami perubahan format. Sistem zonasi yang sebelumnya digunakan akan digantikan dengan konsep baru, yang akan diumumkan sebelum Hari Raya Idul Fitri 2025.

“Aturan baru terkait PPDB sudah ditetapkan oleh Presiden, dan konsep ini akan diumumkan segera,” ungkap Mu’ti.

Mu’ti menambahkan, keputusan terkait format baru PPDB akan dibuat dalam sidang kabinet. Ia meminta masyarakat, siswa, dan guru untuk menunggu informasi resmi setelah arahan dari Presiden Prabowo.

“Hasil kajian kementerian telah diserahkan kepada Presiden melalui Sekretariat Kabinet. Kami akan menunggu arahan lebih lanjut dari beliau,” tutup Mu’ti. | Faisal 6444*

Berita Terkait

BEM UPJ-2030 Youth Force Guncang Kampus: Mahasiswa Didorong Tak Sekadar Peduli, Tapi Jadi Solusi Nyata Karier Hijau
Inspiratif, Ibu Lima Anak ini Lulus Magister Administrasi Publik Sambil Bekerja
Pembatasan Kuota Mahasiswa Baru PTN Disambut PTS, Dinilai Bisa Pulihkan Keseimbangan Sistem Pendidikan Tinggi
UNDHI Gulirkan 1.000 Beasiswa Subsidi untuk Warga Kabupaten Tangerang
Pengurus Baru IABA Dilantik, Alumni Inggris Siap Berdampak untuk Negeri
Kalam Kudus Sorong Buka Suara soal Pemberhentian Siswa MKA
Isu Lama Kembali Terkuak: Dugaan Pemotongan Dana PIP Bayangi SMA Islam As-Syafi’iyah 02 Bekasi
Kasatlak Pendidikan Duren Sawit Intensifkan Monev Jelang Hari Pertama Semester Genap 2025-2026
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 22:38 WIB

BEM UPJ-2030 Youth Force Guncang Kampus: Mahasiswa Didorong Tak Sekadar Peduli, Tapi Jadi Solusi Nyata Karier Hijau

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:01 WIB

Inspiratif, Ibu Lima Anak ini Lulus Magister Administrasi Publik Sambil Bekerja

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:09 WIB

Pembatasan Kuota Mahasiswa Baru PTN Disambut PTS, Dinilai Bisa Pulihkan Keseimbangan Sistem Pendidikan Tinggi

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:18 WIB

UNDHI Gulirkan 1.000 Beasiswa Subsidi untuk Warga Kabupaten Tangerang

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:59 WIB

Pengurus Baru IABA Dilantik, Alumni Inggris Siap Berdampak untuk Negeri

Berita Terbaru

Foto: Korban ditemukan dalam kondisi terluka di bagian kepala dan segera dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.

TNI & POLRI

Polisi Tambora Sigap Evakuasi Pria Jatuh ke Kali di Krendang

Kamis, 30 Apr 2026 - 13:59 WIB