Pengeroyokan Wartawan di Pekanbaru: Investigasi BBM Subsidi Berujung Kekerasan

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Umum Asosiasi Komunitas Pers Seluruh Indonesia (AKPERSI), Rino Triyono. (Dok-Istimewa)

Foto: Ketua Umum Asosiasi Komunitas Pers Seluruh Indonesia (AKPERSI), Rino Triyono. (Dok-Istimewa)

PEKANBARU – Dunia jurnalisme di Indonesia kembali tercoreng dengan terjadinya tindakan kekerasan terhadap enam wartawan dari berbagai media yang tengah melakukan peliputan investigatif di Pekanbaru, Riau. Insiden terjadi pada Kamis, 7 Agustus 2025, di SPBU Tabe Gadang, ketika para wartawan tengah menggali informasi terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.

Menurut keterangan sejumlah saksi, para wartawan dikepung dan dianiaya oleh sekelompok orang yang diduga kuat merupakan pengepul BBM subsidi dan oknum petugas keamanan. Peralatan liputan berupa ponsel yang digunakan untuk merekam kejadian juga dirusak dalam insiden tersebut.

Kecaman dari Dunia Pers

Ketua Umum Asosiasi Komunitas Pers Seluruh Indonesia (AKPERSI), Rino Triyono, mengecam keras aksi kekerasan tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan intimidasi terhadap jurnalis tidak bisa ditoleransi dalam bentuk apapun.

“Tidak akan mentolerir yang namanya pembungkaman pers dengan cara-cara intimidasi, apalagi adanya pemukulan terhadap wartawan dalam menjalankan tugasnya,” tegas Rino Triyono dalam pernyataan resmi.

AKPERSI mendesak Kapolda Riau untuk segera bertindak tegas, termasuk mengusut kemungkinan keterlibatan oknum aparat dalam kasus tersebut. Rino juga menegaskan bahwa AKPERSI siap menggelar kampanye nasional dengan tagar #NoViralNoJustice jika tidak ada langkah nyata dari penegak hukum.

Sorotan terhadap Kinerja Aparat

Kasus ini pun menjadi perhatian nasional, terutama menyangkut profesionalisme dan integritas aparat penegak hukum di wilayah Riau. AKPERSI menyampaikan kekhawatiran bahwa proses hukum di Polresta Pekanbaru akan berjalan lambat.

“Kami tidak akan mundur untuk mengungkap penyalahgunaan BBM subsidi ini, walaupun laporan di Polresta Pekanbaru diprediksi akan lambat prosesnya,” ujar Rino.

Pihak AKPERSI juga menyerukan agar seluruh insan pers tetap bersatu dan tidak gentar menghadapi upaya-upaya pembungkaman informasi.

Harapan untuk Perlindungan Wartawan

Menutup pernyataannya, Rino Triyono berharap Kapolda Riau menunjukkan komitmennya dalam melindungi kebebasan pers dan menindak tegas semua pelaku kekerasan terhadap wartawan.

“Kami berharap Kapolda Riau dapat menunjukkan komitmennya untuk melindungi wartawan dan menindak pelaku kekerasan,” tegasnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kerja jurnalistik, khususnya investigasi terhadap isu-isu publik seperti distribusi BBM subsidi, kerap menghadapi risiko tinggi. Perlindungan terhadap wartawan bukan hanya tanggung jawab lembaga pers, tetapi juga negara.

Berita Terkait

Imigrasi Perkuat Pengawasan WNA dan Pengungsi Lewat Teknologi Digital
Imigrasi Raup PNBP Rp8,68 Triliun, ImigrasiLampaui Target 2026 pada Pertengahan Oktober
Eksklusivitas Napi “Papan Atas” Diungkap di EdShareOn, Mantan Kalapas: Itu Jelas Diskriminasi Hukum!
Bea Cukai Merak Amankan 29 Botol Miras Tanpa Tanda Terima, Prosedur Penindakan Dipertanyakan
Pengelola Sulit Dihubungi, Sejumlah Pengusaha Ayam di Bekasi Khawatir Modal Tak Kembali
Urugan Liar Tutup Resapan Air, Warga Perbatasan Jakarta–Banten Terancam Banjir
Imigrasi Serahkan WN China Terduga Pemburu Penyu Ilegal ke Polda Papua Barat Daya
Bongkar Aktor di Balik PETI Hulu Bintauna, Raldy Doy Minta Instruksi Kapolda Dikawal
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Imigrasi Perkuat Pengawasan WNA dan Pengungsi Lewat Teknologi Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Imigrasi Raup PNBP Rp8,68 Triliun, ImigrasiLampaui Target 2026 pada Pertengahan Oktober

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Eksklusivitas Napi “Papan Atas” Diungkap di EdShareOn, Mantan Kalapas: Itu Jelas Diskriminasi Hukum!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Bea Cukai Merak Amankan 29 Botol Miras Tanpa Tanda Terima, Prosedur Penindakan Dipertanyakan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pengelola Sulit Dihubungi, Sejumlah Pengusaha Ayam di Bekasi Khawatir Modal Tak Kembali

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Peristiwa

216 Pedagang Setu Babakan Direlokasi Pemkot Jaksel

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:43 WIB

Foto: Menko PMK Sugiono menyampaikan keterangan saat meninjau pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di SMP Negeri 202, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (15/10/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Menko PMK Tinjau CKG di SMPN 202 Jakarta Timur, 787 Siswa Jalani Pemeriksaan

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:29 WIB