Mutasi Pendeta HKBP Balaraja Diprotes, Jemaat Minta Penjelasan Terbuka

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Polemik Mutasi Pendeta HKBP Balaraja. Isu pemindahan Pendeta Marganda Tampubolon memicu reaksi dari sejumlah jemaat yang mendesak pimpinan HKBP memberikan penjelasan secara terbuka.

Foto: Ilustrasi Polemik Mutasi Pendeta HKBP Balaraja. Isu pemindahan Pendeta Marganda Tampubolon memicu reaksi dari sejumlah jemaat yang mendesak pimpinan HKBP memberikan penjelasan secara terbuka.

Jakarta – Keputusan pemindahan Pendeta Marganda Tampubolon dari HKBP Balaraja menuai reaksi dari sejumlah pihak yang menyuarakan keberatan atas kebijakan tersebut.

Mereka menilai mutasi itu perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah jemaat.

Dalam pernyataan yang beredar di media sosial, sejumlah pihak menyebut pemindahan Pendeta Marganda diduga berkaitan dengan upayanya mengungkap persoalan yang mereka sebut sebagai dugaan praktik mafia tanah dengan pembelian tanah secara sepihak, tidak melalui rapat huria yang melibatkan oknum parhalado.

Pernyataan didukung oleh salah satu jemaat, RS yang saat itu sebagai Ketua Pembangunan HKBP Balaraja.

RS telah menyampaikan penolakan pembelian tanah karena dalam sengketa atau lahan itu sudah milik sertifikat orang lain, tetapi tetap dilakukan pembelian.

Namun, hingga saat ini tuduhan tersebut belum dapat diverifikasi maupun dibuktikan secara hukum.

Pernyataan itu juga menyoroti sikap jajaran pimpinan HKBP, mulai dari Pendeta Ressort, Praeses HKBP Distrik 21, hingga Ephorus HKBP, yang dinilai belum memberikan penjelasan terbuka terkait alasan pemindahan tersebut.

Sejumlah jemaat dan simpatisan pun menyerukan agar proses pengambilan keputusan dilakukan secara transparan serta meminta seluruh pihak mengedepankan keadilan, keterbukaan, dan penyelesaian persoalan sesuai mekanisme organisasi maupun ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak HKBP Balaraja yang memiliki jemaat sekitar 220 KK dan beribadah di Ruko Citra Resort Ciakar, Kec. Panongan, Kab. Tangerang, terkait alasan pemindahan Pendeta Marganda Tampubolon maupun tanggapan atas tuduhan yang beredar.

 

(Red)

Berita Terkait

Parani Driver Academy Cetak Calon Pengemudi Truk Kompeten, 32 Peserta Ikuti Pelatihan
DePA-RI Gandeng UNISRI, Tekankan Integritas dan Etika dalam Pendidikan Advokat
Teken MoU dengan Mafindo, PMKRI Perkuat Riset dan Etika Teknologi Digital
19 Tahun GANNAS, I Nyoman Adi Peri Tekankan 10 Nilai Kepemimpinan bagi Seluruh Pengurus
HUT ke-19 GANNAS, I Nyoman Adi Peri Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan Pencegahan Narkoba
Arse Pane Penuhi Undangan Breakfast Head of Area I PT BIMA H Syamsul Bahri di Medan
Jurnalis Bogor Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan Hilang di Anak Krakatau
Forwaka Sumut Bangun Kebersamaan dan Siapkan Program Perlindungan Anggota
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Parani Driver Academy Cetak Calon Pengemudi Truk Kompeten, 32 Peserta Ikuti Pelatihan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:20 WIB

DePA-RI Gandeng UNISRI, Tekankan Integritas dan Etika dalam Pendidikan Advokat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Teken MoU dengan Mafindo, PMKRI Perkuat Riset dan Etika Teknologi Digital

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:31 WIB

19 Tahun GANNAS, I Nyoman Adi Peri Tekankan 10 Nilai Kepemimpinan bagi Seluruh Pengurus

Selasa, 29 September 2026 - 07:07 WIB

HUT ke-19 GANNAS, I Nyoman Adi Peri Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan Pencegahan Narkoba

Berita Terbaru