Praktik Prostitusi Berkedok Spa di Jantung Jakarta, Luxses Executive Diduga Langgar Perda DKI

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana keramaian di dalam sebuah tempat hiburan malam di Jakarta Pusat

Foto: Suasana keramaian di dalam sebuah tempat hiburan malam di Jakarta Pusat

JAKARTA – Aroma busuk prostitusi berkedok spa kembali menyeruak di ibu kota. Di balik gemerlap pusat perbelanjaan ITC Roxy Mas, tepatnya di Ruko Blok D5, Cideng, Jakarta Pusat, berdiri Luxses Executive Spa tempat yang seharusnya menawarkan relaksasi, namun diduga kuat menjadi sarang praktik prostitusi terselubung.

Investigasi lapangan mengungkap fakta mencengangkan. Melalui jalur komunikasi langsung, admin spa ini terang-terangan menawarkan terapis berbalut pakaian seksi. Tak berhenti di situ, fasilitas alat kontrasepsi bahkan disiapkan sebagai bagian dari “layanan tambahan” yang disamarkan dengan kode istilah yang sudah lazim digunakan dalam praktik prostitusi modern.

“Banyak anak-anak muda ke situ, Bang. Kalau ada duit, bisa macam-macam. Ceweknya cantik-cantik,” ungkap seorang juru parkir yang akrab dengan aktivitas pengunjung lokasi tersebut.

Fenomena ini bukan sekadar pelanggaran izin usaha, melainkan indikasi adanya praktik prostitusi yang secara jelas melanggar Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, khususnya Pasal 42 yang menegaskan larangan prostitusi di tempat hiburan. Lebih jauh, Pergub Nomor 18 Tahun 2018 dengan tegas membatasi spa hanya untuk kegiatan kesehatan dan relaksasi, tanpa ruang bagi praktik cabul.

Hingga kini, pihak manajemen Luxses Executive bungkam. Namun diamnya pengelola bukan berarti persoalan bisa dibiarkan. Masyarakat menuntut tindakan tegas dari Pemprov DKI dan aparat penegak hukum. Bukan hanya pencabutan izin usaha, melainkan juga pengusutan potensi jaringan prostitusi dan praktik perdagangan manusia yang mungkin mengintai di baliknya.

Pertanyaan besar pun menggantung: Apakah aparat berani menutup praktik kotor ini, atau justru memilih berpaling dan membiarkan prostitusi berkedok spa terus menjamur di ibu kota.

 

Berita Terkait

Hari Kartini di Ancol: Perempuan Ambil Peran Kunci di Sektor Pariwisata
Tiket Flat Ancol Rp120 Ribu per Mobil, Strategi Tarik Wisatawan di Tengah Tren Liburan Hemat
RUPS 2026: PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Tebar Dividen, Rombak Pengurus Tancap Gas Transformasi Pengalaman Wisata
Bali Tetap Jadi Destinasi yang Diminati Wisatawan Dunia
Liburan Hemat dan Seru di Ancol, Beragam Promo Paket Keluarga Hadir hingga Akhir Mei 2026
Ancol Membludak, Kapolda Metro Jaya Lakukan Inspeksi Langsung dan Perketat Pengamanan 
Lonjakan Wisatawan Warnai Hari Kedua Lebaran, Ancol Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung
Festival Raya Kemenangan di Ancol Meriahkan Libur Lebaran 2026, Hadirkan Hiburan Keluarga dan Beragam Promo Wisata
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 09:56 WIB

Hari Kartini di Ancol: Perempuan Ambil Peran Kunci di Sektor Pariwisata

Jumat, 17 April 2026 - 15:52 WIB

Tiket Flat Ancol Rp120 Ribu per Mobil, Strategi Tarik Wisatawan di Tengah Tren Liburan Hemat

Selasa, 14 April 2026 - 20:53 WIB

RUPS 2026: PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Tebar Dividen, Rombak Pengurus Tancap Gas Transformasi Pengalaman Wisata

Sabtu, 11 April 2026 - 13:22 WIB

Bali Tetap Jadi Destinasi yang Diminati Wisatawan Dunia

Kamis, 9 April 2026 - 16:22 WIB

Liburan Hemat dan Seru di Ancol, Beragam Promo Paket Keluarga Hadir hingga Akhir Mei 2026

Berita Terbaru