Mahasiswa UNY Galakkan Donor Darah Lewat Red Heroes Project, Dorong Dukungan pada SDGs

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto; Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM Fakultas Ilmu Pendidikan UNY menggelar kegiatan donor darah di Gedung IDB lantai 3, Sabtu.

Foto; Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM Fakultas Ilmu Pendidikan UNY menggelar kegiatan donor darah di Gedung IDB lantai 3, Sabtu.

Sleman — Upaya memperkuat solidaritas sosial di lingkungan kampus kembali digencarkan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Lewat program DHARMA #3, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM Fakultas Ilmu Pendidikan UNY menggelar kegiatan donor darah di Gedung IDB lantai 3, Sabtu (15/11).

Inisiatif ini menjadi bagian dari Red Heroes Project, gerakan edukatif dan kemanusiaan yang digagas empat mahasiswa: Andita, Chelsy, Neysa, dan Sharon Larasati. Tak hanya bertujuan membantu ketersediaan stok darah di fasilitas kesehatan, mereka juga menekankan pentingnya literasi kesehatan di kalangan generasi muda. Program tersebut selaras dengan dua poin Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs): poin 3 tentang kesehatan dan kesejahteraan, serta poin 4 terkait pendidikan berkualitas.

Kegiatan ini digelar melalui kolaborasi UNY dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), serta dukungan tenaga medis dari Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI). Selain berperan sebagai tim penyelenggara, anggota kelompok turut mengambil bagian dalam proses donor serta menjadi narator kampanye edukatif.

Setiap tahapan donor darah—mulai registrasi hingga pengambilan darah—didokumentasikan dan diolah menjadi konten video informatif untuk publik. Konten itu disebarkan melalui media sosial dengan harapan mampu mendorong mahasiswa lain berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan serupa.

“Kami ingin menegaskan bahwa donor darah itu aman, bermanfaat, dan menjadi bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Sharon Larasati.

Chelsy, yang menjadi pendonor aktif dalam kegiatan ini, turut membagikan pengalaman positifnya. “Donor darah ternyata tidak seseram yang dibayangkan. Bahkan sedikit darah yang kita donorkan bisa menyelamatkan nyawa,” katanya.

Walaupun jumlah pendonor pada kegiatan ini belum banyak, penyelenggara menilai dampak penyebaran informasi melalui media digital jauh lebih luas. Strategi itu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya pasokan darah yang aman bagi layanan kesehatan nasional.

Melalui gerakan ini, mahasiswa UNY kembali menunjukkan peran sentral mereka sebagai agen perubahan sosial—mendorong gaya hidup sehat, kepedulian, dan edukasi publik yang berkelanjutan.

BEM KM FIP UNY berharap DHARMA #3 dapat menjadi pemantik bagi kegiatan serupa di masa depan, serta memperkuat kontribusi kampus terhadap agenda pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat.

Berita Terkait

BEM UPJ-2030 Youth Force Guncang Kampus: Mahasiswa Didorong Tak Sekadar Peduli, Tapi Jadi Solusi Nyata Karier Hijau
Inspiratif, Ibu Lima Anak ini Lulus Magister Administrasi Publik Sambil Bekerja
Pembatasan Kuota Mahasiswa Baru PTN Disambut PTS, Dinilai Bisa Pulihkan Keseimbangan Sistem Pendidikan Tinggi
UNDHI Gulirkan 1.000 Beasiswa Subsidi untuk Warga Kabupaten Tangerang
Pengurus Baru IABA Dilantik, Alumni Inggris Siap Berdampak untuk Negeri
Kalam Kudus Sorong Buka Suara soal Pemberhentian Siswa MKA
Isu Lama Kembali Terkuak: Dugaan Pemotongan Dana PIP Bayangi SMA Islam As-Syafi’iyah 02 Bekasi
Kasatlak Pendidikan Duren Sawit Intensifkan Monev Jelang Hari Pertama Semester Genap 2025-2026
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 22:38 WIB

BEM UPJ-2030 Youth Force Guncang Kampus: Mahasiswa Didorong Tak Sekadar Peduli, Tapi Jadi Solusi Nyata Karier Hijau

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:01 WIB

Inspiratif, Ibu Lima Anak ini Lulus Magister Administrasi Publik Sambil Bekerja

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:09 WIB

Pembatasan Kuota Mahasiswa Baru PTN Disambut PTS, Dinilai Bisa Pulihkan Keseimbangan Sistem Pendidikan Tinggi

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:18 WIB

UNDHI Gulirkan 1.000 Beasiswa Subsidi untuk Warga Kabupaten Tangerang

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:59 WIB

Pengurus Baru IABA Dilantik, Alumni Inggris Siap Berdampak untuk Negeri

Berita Terbaru

Foto: Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat baru dalam reshuffle kabinet di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan dan Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah menjadi sorotan dalam upaya memperkuat konsolidasi pemerintahan.

Nasional

Prabowo Reshuffle Kabinet, Dudung hingga Qodari Masuk Istana

Senin, 27 Apr 2026 - 17:50 WIB