TNI Jalan Kaki 3 Jam Terobos 20 Titik Longsor untuk Salurkan Logistik ke Wilayah Terisolir di Tapteng

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Tengah — Prajurit TNI dari Yonif 122/TS dan Yonif 125/Simbisa terus memperkuat upaya penanganan bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, dengan menembus wilayah yang masih terisolir akibat longsor. Sebanyak 40 personel dikerahkan untuk melakukan patroli sekaligus pendorongan awal logistik dengan berjalan kaki menuju Dusun Lapan Lombu, Kelurahan Nauli, Kecamatan Sitahuis, Sabtu (6/12).

Patroli itu dilakukan untuk memeriksa kondisi terkini pascabencana sekaligus membuka akses distribusi bantuan. Selama perjalanan sekitar tiga jam dari Desa Parsikaman menuju Aek Raisan hingga Aek Mompang, prajurit TNI menghadapi sedikitnya 20 titik longsor yang menghambat akses menuju permukiman warga.

Setibanya di Kelurahan Nauli, personel langsung melakukan pendataan awal. Hasil pendataan menunjukkan bahwa aliran listrik masih tersedia, namun warga mengalami krisis air bersih akibat saluran air terputus sejauh kurang lebih satu kilometer dari pemukiman.

Data korban jiwa juga terpantau di beberapa titik. Di Aek Mompang tercatat lima korban jiwa (tiga ditemukan, dua masih dicari). Di Desa Mardame terdapat 13 korban jiwa (11 ditemukan, dua masih dalam pencarian). Sementara di Kecamatan Sitahuis dan Kelurahan Nauli tidak ditemukan korban jiwa.

Untuk mempermudah jalur bantuan, TNI bersama masyarakat menyiapkan Landing Zone (LZ) helikopter yang dinilai strategis untuk menjangkau tiga wilayah terdampak: Desa Naga Timbul dengan sekitar 1.200 jiwa, Kelurahan Nauli sekitar 2.000 jiwa, dan Desa Mardame sekitar 1.100 jiwa.

Adapun kebutuhan mendesak warga meliputi beras, mi instan, minyak goreng, genset dan bahan bakarnya, perangkat Starlink, obat-obatan seperti obat gatal dan demam untuk anak dan dewasa, serta pakaian layak pakai.

Sebagai langkah percepatan pemulihan, TNI telah menyusun beberapa rencana, antara lain:

  • Pendorongan logistik menggunakan helikopter Mi-17 sebanyak tiga sortie
  • Pendirian dapur lapangan
  • Perbaikan jalur air bersih
  • Pendorongan logistik dengan berjalan kaki ke dusun-dusun yang belum terjangkau
  • Pelayanan kesehatan serta pemberian obat-obatan kepada warga

Seluruh upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan mempercepat stabilisasi kondisi pascabencana di Tapanuli Tengah.

Berita Terkait

Korem 081/DSJ Ajak Anak Pesantren Makan Siang, Hadirkan Kehangatan di Makorem
Teknologi Undercooling Perkuat Penanganan Karhutla Gambut di Kalsel
KWI dan TNI AU Susun Roadmap MoU untuk Perkuat Pembinaan Rohani Prajurit Katolik
Pastikan Jembatan Garuda Berdaya Guna, Korem 081/DSJ Tinjau Infrastruktur di Madiun
Babinsa Mergayu Turun ke Sawah, Bantu Petani Bersihkan Gulma Padi
Brigjen TNI dr. Jonny Resmi Sandang Gelar Doktor dari UNAIR
Kapolda Jabar Bangun Kedekatan dengan Warga Lewat Jumat Keliling di Cimahi
Brigjen TNI (Mar) Pardosi Tekankan Respons Cepat dan Terukur Tangani Karhutla
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:33 WIB

Korem 081/DSJ Ajak Anak Pesantren Makan Siang, Hadirkan Kehangatan di Makorem

Kamis, 3 September 2026 - 19:10 WIB

Teknologi Undercooling Perkuat Penanganan Karhutla Gambut di Kalsel

Kamis, 3 September 2026 - 17:49 WIB

KWI dan TNI AU Susun Roadmap MoU untuk Perkuat Pembinaan Rohani Prajurit Katolik

Rabu, 2 September 2026 - 14:06 WIB

Pastikan Jembatan Garuda Berdaya Guna, Korem 081/DSJ Tinjau Infrastruktur di Madiun

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Babinsa Mergayu Turun ke Sawah, Bantu Petani Bersihkan Gulma Padi

Berita Terbaru

Foto: Forwaka Sumut Bahas Penguatan Organisasi

Organisasi Masyarakat

Forwaka Sumut Bangun Kebersamaan dan Siapkan Program Perlindungan Anggota

Kamis, 10 Sep 2026 - 11:56 WIB