Mendag Busan Tinjau Pabrik Minyak Goreng di Bekasi Jelang Ramadan Rilis Berita

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan Budi Santoso meninjau pabrik minyak goreng PT Mikie Oleo Nabati Industri (MONI) di Bekasi, Jawa Barat, Jum'at (6/2), untuk memastikan ketersediaan pasokan minyak goreng menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 2026.

Menteri Perdagangan Budi Santoso meninjau pabrik minyak goreng PT Mikie Oleo Nabati Industri (MONI) di Bekasi, Jawa Barat, Jum'at (6/2), untuk memastikan ketersediaan pasokan minyak goreng menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 2026.

Bekasi — Menteri Perdagangan Budi Santoso meninjau pabrik minyak goreng PT Mikie Oleo Nabati Industri (MONI) di Bekasi, Jawa Barat, Jum’at (6/2), untuk memastikan ketersediaan pasokan minyak goreng menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Budi Santoso—yang akrab disapa Mendag Busan—memantau langsung proses produksi dan ketersediaan stok. Ia menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga pasokan serta stabilitas harga minyak goreng menjelang periode meningkatnya permintaan.

Kami sudah cek langsung proses produksi dan ketersediaan minyak di PT MONI. Pada prinsipnya, pasokan cukup untuk memenuhi kebutuhan jelang Ramadan dan Idulfitri. Kami juga pastikan harga tetap terkendali,” ujar Busan.

Busan juga mengimbau masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada produk MINYAKITA. Ia menyebut tersedia berbagai pilihan minyak goreng, baik second brand maupun premium, dengan kualitas dan harga yang kompetitif di pasar.
“Jenis dan merek minyak goreng di pasaran banyak, kualitasnya sama-sama baik dan harganya terjangkau. Konsumen tidak perlu terpaku pada MINYAKITA. Kami mendorong produsen menghadirkan minyak goreng setipe MINYAKITA dan memperbanyak distribusi minyak goreng lain dengan harga terjangkau,” katanya.

MINYAKITA merupakan instrumen intervensi pasar melalui skema Domestic Market Obligation (DMO) untuk menjaga pasokan dan menstabilkan harga minyak goreng dalam negeri saat harga minyak sawit global meningkat. Produk ini dijual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan dan bukan merupakan minyak subsidi.

Busan menjelaskan, MINYAKITA kerap dijadikan indikator stabilitas harga minyak goreng. Namun, fluktuasi pasokan MINYAKITA tidak serta-merta mencerminkan kelangkaan minyak goreng di pasar.

MINYAKITA bergantung pada volume ekspor untuk pasokan produksi. Ketika ekspor turun, bukan berarti minyak goreng tidak tersedia, karena masih banyak alternatif produk di pasar,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT MONI Vimala Putra menyampaikan permintaan terhadap minyak goreng premium produksi perusahaannya cukup tinggi dan sebanding dengan MINYAKITA.

Permintaan konsumen cukup tinggi karena mereka merasakan manfaat dari penggunaan minyak goreng ini,” kata Vimala.

Berita Terkait

Kemnaker Integrasikan Data Lintas Instansi Hadapi Era AI dan Otomatisasi
Rapat Pleno Federasi Serikat Pekerja MBG Nusantara Tunjuk Simon Benoni Laratmase sebagai Dewan Pengawas
Menko Polkam Djamari Dorong LPM Jadi Booster Program Pemerintah
BGN Perketat Pengawasan Keamanan Pangan Program MBG di Sekolah
Wamendagri Bima Arya Dorong Penghijauan Jadi Gerakan Berkelanjutan
BGN Buka Ruang Kolaborasi, Perkuat Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
Jelang HUT ke-81 RI, Ketum Nusantara Pengusaha Indonesia Ajak Pengusaha Perkuat Persatuan dan Kebersamaan
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Kemnaker Integrasikan Data Lintas Instansi Hadapi Era AI dan Otomatisasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Rapat Pleno Federasi Serikat Pekerja MBG Nusantara Tunjuk Simon Benoni Laratmase sebagai Dewan Pengawas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:07 WIB

BGN Perketat Pengawasan Keamanan Pangan Program MBG di Sekolah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Penghijauan Jadi Gerakan Berkelanjutan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:09 WIB

BGN Buka Ruang Kolaborasi, Perkuat Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru

Foto: Tim juri MHT ke-52 PWI Jaya 2026 saat mengikuti proses penjurian dua kategori khusus, “Menyongsong 5 Abad Jakarta” dan “Literasi Bank Jakarta”, di Jakarta. Hasil penjurian akan diumumkan dalam Malam Anugerah MHT ke-52 pada 27 Agustus 2026.

PWI

Dua Kategori Khusus MHT ke-52 Masuk Tahap Final

Selasa, 11 Agu 2026 - 00:11 WIB