Jakarta Barat — Pemerintah Kecamatan Tambora menggelar apel pelaksanaan Program TAMPAN (Tambora Tertib, Terpadu, Aman, dan Nyaman) sebagai upaya memperkuat ketertiban serta keamanan di wilayah padat penduduk, Rabu (8/4/26).
Apel yang dipimpin Camat Tambora, Pangestu Aji Swandhanu, tersebut berlangsung di Jalan Duri Utara II, RW 02, Kelurahan Duri Utara, Jakarta Barat, dan diikuti sekitar 120 peserta dari unsur tiga pilar, instansi terkait, hingga komponen masyarakat.
Dalam arahannya, Pangestu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas wilayah. Ia menyebut sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman.
“Kolaborasi lintas sektor ini kami laksanakan untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib di wilayah Tambora yang padat penduduk,” kata Pangestu.
Pangestu menegaskan, Program TAMPAN tidak hanya berfokus pada penertiban, tetapi juga mengedepankan pendekatan terpadu melalui edukasi serta keterlibatan aktif masyarakat.
“Program ini tidak hanya penertiban, tetapi juga edukasi dan keterlibatan masyarakat secara aktif,” ujarnya.
Menurut Pangestu, partisipasi warga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas lingkungan perkotaan, terutama di kawasan dengan tingkat kepadatan tinggi seperti Tambora.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi keliling untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan lingkungan. Kegiatan tersebut berlangsung hingga pukul 11.30 WIB.
Apel turut dihadiri unsur TNI dari Koramil 02/Tambora, Polsek Tambora, Satpol PP, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), BPBD, serta jajaran kelurahan, RT/RW, dan tokoh masyarakat.
Pemerintah Kecamatan Tambora menyatakan, pelaksanaan Program TAMPAN merupakan bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan publik yang efektif sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.




































