Wakapolda Metro Jaya Pimpin Penebaran 37.000 Benih Ikan di Muara Gembong, Perkuat Ketahanan Pangan

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (Wakapolda) Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, memimpin langsung penebaran benih ikan tahap kedua di kawasan tambak Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Sabtu (18/4/2026). (Dok-Istimewa)

Foto: Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (Wakapolda) Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, memimpin langsung penebaran benih ikan tahap kedua di kawasan tambak Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Sabtu (18/4/2026). (Dok-Istimewa)

BEKASI – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, memimpin langsung penebaran benih ikan tahap kedua di kawasan tambak Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung rantai pasok bahan baku untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Metro Jaya.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda didampingi sejumlah pejabat utama, termasuk Kapolres Metro Bekasi, Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud), serta Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Metro Jaya. Turut hadir pula Zaini Sidi yang menjadi mitra dalam pengelolaan tambak.

Brigjen Pol. Dekananto menjelaskan, pada tahap kedua ini dilakukan penebaran sebanyak 37.000 benih ikan, terdiri dari 21.000 ekor ikan nila dan mujair serta 16.000 ekor ikan bandeng. Ia menegaskan bahwa program ini telah menunjukkan hasil nyata sejak tahap pertama, di mana panen sebelumnya telah dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan bahan pangan di lingkungan SPPG.

“Penebaran tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari program yang sudah berjalan. Hasil panen sebelumnya telah kami distribusikan sebagai bagian dari dukungan terhadap rantai pasok pangan,” ujarnya.

Tidak hanya berfokus pada sektor perikanan, Polda Metro Jaya juga mengembangkan sektor pertanian dan peternakan sebagai bagian dari pendekatan terpadu ketahanan pangan. Tercatat, sebanyak 8.000 bibit semangka dan 100 pohon mangga telah ditanam di kawasan tersebut. Selain itu, hasil peternakan berupa 1.000 butir telur ayam juga telah dipanen dan didistribusikan kepada masyarakat serta untuk kebutuhan internal SPPG.

Sebelumnya, Wakapolda juga melakukan peninjauan ke fasilitas greenhouse SPPG di wilayah Palmerah, Jakarta Barat. Di lokasi tersebut, dikembangkan sistem budidaya modern berbasis bioflok untuk ikan, serta penanaman sayuran seperti pakcoy sebanyak 180 kilogram, sawi 120 kilogram, dan selada 120 kilogram. Selain itu, dibudidayakan pula ikan nila, lele, dan patin sebagai sumber protein tambahan.

Menurut Dekananto, seluruh hasil produksi dari berbagai sektor tersebut diarahkan untuk memperkuat distribusi pangan, baik untuk kebutuhan internal kepolisian maupun masyarakat sekitar.

“Program ini tidak hanya untuk internal, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan yang berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Zaini Sidi sebagai mitra pengelola lahan menyampaikan bahwa program ini telah memberikan dampak positif, baik dari sisi ekonomi maupun pemberdayaan tenaga kerja lokal. Ia mengungkapkan bahwa panen tahap pertama telah berhasil dilakukan, dan penebaran tahap kedua menjadi langkah lanjutan yang menjanjikan.

“Untuk tanaman semangka, diperkirakan dalam waktu 60 hingga 70 hari sudah bisa dipanen. Ini tentu menjadi peluang ekonomi yang baik bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa kerja sama ke depan akan diperluas, termasuk pengembangan budidaya semangka dan timun di lahan seluas 4 hektare, serta penanaman jagung hingga 50 hektare di wilayah lain.

“Program ini sangat membantu masyarakat, tidak hanya dari sisi hasil panen, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan,” pungkasnya.

Langkah yang dilakukan Polda Metro Jaya ini dinilai sebagai pendekatan kolaboratif antara aparat dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi di tingkat lokal.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Camat Cipondoh Bergerak, Dugaan Pelanggaran Perwal oleh Provider Internet Dicek
Nusakambangan Bertransformasi, Lahan Penjara Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Re -LUN Seret Nama Darmawan Prasodjo, Meteran Pintar Rp5 Triliun Jadi Sorotan, Re-LUN Minta Kejagung Telusuri Dugaan Suap di PLN
Federasi Serikat Pekerja Perfilman Indonesia Resmi Digagas, Perjuangkan Profesionalisme dan Perlindungan Pekerja Film Nasional
KemenHAM Jabar Kawal Pemenuhan Hak Korban Dugaan Penyekapan Selama Dua Tahun
Pelaku Penganiayaan Balita di Bekasi hingga Kini Belum Ditangkap, Sang Ibu Minta KDM Bertindak
Imigrasi Operasikan 306 Autogate, Cegah Pungli dan Percepat Pemeriksaan Penumpang
Tiga WN China Dideportasi Imigrasi Surabaya karena Manipulasi Data Visa
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:24 WIB

Camat Cipondoh Bergerak, Dugaan Pelanggaran Perwal oleh Provider Internet Dicek

Senin, 22 Juni 2026 - 13:03 WIB

Nusakambangan Bertransformasi, Lahan Penjara Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:54 WIB

Re -LUN Seret Nama Darmawan Prasodjo, Meteran Pintar Rp5 Triliun Jadi Sorotan, Re-LUN Minta Kejagung Telusuri Dugaan Suap di PLN

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:49 WIB

Federasi Serikat Pekerja Perfilman Indonesia Resmi Digagas, Perjuangkan Profesionalisme dan Perlindungan Pekerja Film Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:27 WIB

KemenHAM Jabar Kawal Pemenuhan Hak Korban Dugaan Penyekapan Selama Dua Tahun

Berita Terbaru

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus mengawal pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di pondok pesantren sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi santri sekaligus mendukung percepatan Program Prioritas Kerja Nasional (PKPN) bidang kesehatan.

Bisnis Ekonomi

Kemenko PMK Kawal Cek Kesehatan Gratis untuk 10 Ribu Santri di Lampung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:34 WIB