Kapolri Dorong Transformasi Polda DIY: Dari Pelayanan Presisi hingga Konsep Smart City Berbasis Data

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Peletakan batu pertama pembangunan Mapolda DIY, Minggu (3/5/2026). (Dok-Istimewa)

Foto: Peletakan batu pertama pembangunan Mapolda DIY, Minggu (3/5/2026). (Dok-Istimewa)

YOGYAKARTA – Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperkuat kualitas pelayanan kepolisian di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta seiring dimulainya pembangunan markas baru institusi tersebut. Instruksi itu disampaikan langsung saat peletakan batu pertama pembangunan Mapolda DIY, Minggu (3/5/2026), sebagai bagian dari langkah strategis reformasi kelembagaan Polri di tingkat daerah.

Dalam sambutannya, Kapolri menekankan bahwa keberadaan Mapolda DIY ke depan tidak hanya menjadi simbol fisik institusi, tetapi juga harus menjelma sebagai pusat pelayanan publik yang modern, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa Yogyakarta memiliki karakteristik khusus sebagai kota budaya, pendidikan, dan destinasi wisata, yang menuntut pendekatan pelayanan kepolisian yang lebih humanis sekaligus profesional.

“Ke depan kita harapkan Polda DIY betul-betul mampu memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat di wilayah yang memiliki kekhasan seperti Yogyakarta,” ujar Sigit.

Pembangunan Mapolda DIY mengusung tema “Mbangun Bhayangkara Presisi, Hamemayu Hayuning Bawono”, yang secara filosofis mengandung makna menjaga, memperbaiki, dan menciptakan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat. Tema tersebut, menurut Kapolri, selaras dengan nilai dasar Polri yang tertuang dalam Tri Brata dan Catur Prasetya.

Sigit juga memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Provinsi DIY atas dukungan penuh terhadap proyek pembangunan tersebut. Ia menilai sinergi antara Polri dan pemerintah daerah menjadi kunci penting dalam mewujudkan institusi kepolisian yang kuat dan dipercaya publik.

“Ini adalah bentuk kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Pembangunan ini merupakan amanah yang harus dijaga dan diwujudkan secara bertanggung jawab,” tegasnya.

Lebih jauh, Kapolri mengungkapkan bahwa pembangunan Mapolda DIY akan mengadopsi konsep smart city yang terintegrasi dengan sistem teknologi mutakhir. Hal ini, menurutnya, merupakan amanah dari Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai representasi harapan masyarakat Yogyakarta.

Konsep tersebut mencakup berbagai sistem berbasis data dan teknologi, antara lain:

• Data-driven police hub untuk pengambilan keputusan berbasis data,

• Sistem social listening dan analisis sentimen publik,

• Pusat pertahanan keamanan siber (cyber security defense center),

• Sistem kecerdasan pengambilan keputusan (decision intelligence and knowledge system).

Dengan pendekatan ini, Polda DIY diharapkan mampu membaca dinamika sosial secara lebih akurat, merespons potensi gangguan keamanan secara cepat, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja.

Meski pembangunan infrastruktur menjadi langkah penting, Kapolri mengingatkan bahwa tantangan utama tetap terletak pada kualitas sumber daya manusia dan integritas institusi. Ia menegaskan bahwa kehadiran gedung baru harus diiringi dengan perubahan kultur kerja yang lebih profesional, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Sigit juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat, terutama di wilayah seperti Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki tingkat partisipasi sosial dan kesadaran budaya tinggi.

“Harapan masyarakat Yogya terhadap Polri sangat besar. Oleh karena itu, kita harus mampu menjadi institusi yang profesional, dekat, dan dicintai masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan Mapolda DIY menjadi bagian dari agenda besar transformasi Polri menuju institusi yang presisi, prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Namun, implementasi konsep berbasis teknologi juga menuntut kesiapan infrastruktur digital, keamanan data, serta peningkatan kapasitas personel dalam mengelola sistem modern.

Di sisi lain, pendekatan smart policing membuka peluang bagi peningkatan efektivitas penegakan hukum, tetapi juga memunculkan tantangan baru terkait perlindungan privasi dan pengawasan publik terhadap penggunaan teknologi oleh aparat.

Dengan demikian, proyek ini tidak hanya menjadi pembangunan fisik semata, melainkan ujian nyata bagi Polri dalam mengintegrasikan modernisasi teknologi dengan nilai-nilai pelayanan publik yang berkeadilan dan berorientasi pada masyarakat.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Polri Kerahkan 3.852 Personel Amankan Dua Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Tito: Pemda Punya Peran Penting Jaga Harga dan Kendalikan Inflasi
BGN Suspend Berat SPPG Batang Usai 219 Penerima MBG Terdampak
Personel Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 3,6 Ton Pasir Timah di Air Saga Belitung.
Polda Metro Jaya Apresiasi Peserta Aksi, Arus Lalu Lintas Jakarta Berangsur Normal
KSPSI dan FSPPI Suarakan Perlindungan Pekerja, RUU Ketenagakerjaan Dikebut
The Jakmania Apresiasi Polda Metro Jaya, Laga Persija-Persib Berlangsung Aman dan Lancar
Alumni P2NK Angkatan 219 Lemhannas RI Audiensi ke Gubernur Lemhannas, Bahas Penguatan Nilai Kebangsaan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 08:50 WIB

Tito: Pemda Punya Peran Penting Jaga Harga dan Kendalikan Inflasi

Jumat, 25 September 2026 - 08:33 WIB

BGN Suspend Berat SPPG Batang Usai 219 Penerima MBG Terdampak

Jumat, 25 September 2026 - 01:08 WIB

Personel Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 3,6 Ton Pasir Timah di Air Saga Belitung.

Kamis, 24 September 2026 - 18:52 WIB

Polda Metro Jaya Apresiasi Peserta Aksi, Arus Lalu Lintas Jakarta Berangsur Normal

Kamis, 24 September 2026 - 12:49 WIB

KSPSI dan FSPPI Suarakan Perlindungan Pekerja, RUU Ketenagakerjaan Dikebut

Berita Terbaru

Foto: Sejumlah anak yatim menerima santunan dalam kegiatan Jumat Berkah yang digelar Unit Reskrim Polsek Tambora, Jakarta Barat, Jumat (25/9/2026).

TNI & POLRI

Polsek Tambora Hadirkan Jumat Berkah, Anak Yatim Terima Santunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 18:57 WIB

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin saat mengikuti penilaian Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi Tingkat Nasional 2026 secara daring di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Posyandu Melati 2 Duri Pulo Bawa Nama DKI di Pentas Nasional

Jumat, 25 Sep 2026 - 18:37 WIB

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin bersama Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Timur Essie Feransie Munjirin memanen golden melon di lahan urban farming halaman bekas SMK Santa Lucia, RW 012, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jumat (25/9/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Munjirin Dorong Warga Ubah Lahan Kosong Jadi Kebun Produktif

Jumat, 25 Sep 2026 - 16:55 WIB

Foto: Sejumlah anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) berfoto bersama di kawasan Situs Megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat, Kamis Malam, (24/9/2026).

PWI

PWI Doa untuk Indonesia dari Teras 5 Gunung Padang

Jumat, 25 Sep 2026 - 16:40 WIB