Ombudsman RI Temukan MinyaKita Langka dan Harga Pangan Melonjak di Sejumlah Pasar Jakarta

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ombudsman RI menemukan kelangkaan minyak goreng rakyat MinyaKita serta lonjakan harga sejumlah komoditas pangan yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan (HA) pemerintah saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar di Jakarta, Selasa (8/12).

Ombudsman RI menemukan kelangkaan minyak goreng rakyat MinyaKita serta lonjakan harga sejumlah komoditas pangan yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan (HA) pemerintah saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar di Jakarta, Selasa (8/12).

JAKARTA — Ombudsman RI menemukan kelangkaan minyak goreng rakyat MinyaKita serta lonjakan harga sejumlah komoditas pangan yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan (HA) pemerintah saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar di Jakarta, Selasa (8/12).

Sidak dipimpin langsung oleh Anggota Ombudsman RI Abdul Ghoffar di Pasar Induk Kramat Jati, Pasar Senen, dan Pasar Raya Johar Baru sejak dini hari.

Sidak ini dilakukan sebagai langkah responsif untuk memantau dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi terhadap stabilitas kebutuhan pokok masyarakat,” kata Ghoffar dalam keterangannya.

Dalam pemantauan tersebut, Ombudsman mendapati stok MinyaKita sulit ditemukan di sejumlah pasar. Di Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Senen, produk minyak goreng bersubsidi itu dilaporkan kosong.

Sementara di Pasar Raya Johar Baru, MinyaKita masih tersedia dalam jumlah terbatas dengan harga Rp38 ribu per dua liter atau setara Rp19 ribu per liter.
Harga tersebut melampaui ketentuan HET pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.
Kondisi itu membuat masyarakat beralih membeli minyak goreng premium dengan harga berkisar Rp22 ribu hingga Rp24 ribu per liter, yang dinilai semakin membebani pengeluaran rumah tangga.

Selain minyak goreng, Ombudsman juga mencatat kenaikan harga sejumlah komoditas pangan lainnya. Harga bawang merah di Pasar Induk Kramat Jati mencapai Rp55 ribu per kilogram, lebih tinggi dibanding Harga Acuan pemerintah sebesar Rp41.500 per kilogram.

Lonjakan harga paling tinggi ditemukan pada komoditas cabai rawit di Pasar Raya Johar Baru yang menembus Rp100 ribu per kilogram. Angka itu hampir dua kali lipat dibanding Harga Acuan pemerintah sebesar Rp57 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga cabai keriting naik menjadi Rp60 ribu per kilogram dan harga daging sapi mencapai Rp150 ribu per kilogram menjelang Hari Raya Iduladha. Adapun harga telur, daging ayam, dan beras masih terpantau relatif stabil.

Dalam sidak tersebut, Ombudsman juga menerima keluhan pedagang terkait turunnya daya beli masyarakat akibat kenaikan harga kebutuhan pokok.

Pemerintah perlu memastikan distribusi bahan pokok berjalan optimal serta melakukan pengendalian harga secara efektif agar tidak terjadi gejolak yang merugikan masyarakat,” ujar Ghoffar.
Sebagai tindak lanjut, Ombudsman RI akan

berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan instansi terkait guna membahas strategi pengendalian harga serta memastikan ketersediaan komoditas pangan tetap terjaga di pasaran.

Berita Terkait

Mendagri Tito Siapkan 3 Langkah Atasi Daerah Kesulitan Bayar Gaji PPPK
Media Gathering Pemkot Jaktim, Munjirin Ajak Pers Bangun Komunikasi Terbuka dan Berimbang
BPA Lelang Aset Rampasan Benny Tjokro Rp129,15 Miliar, 16 Apartemen dan 24 Bidang Tanah Laku Terjual
Mushajuku Bekasi Bidik Legalitas IBCA MMA, Perkuat Pembinaan Atlet dan Karakter Generasi Muda
Yusril: Perpres Pertahanan Negara Bukan Aturan Khusus soal LGBTQ, Tak Boleh Jadi Dasar Persekusi
Menteri UMKM Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital dan Naikkan Daya Saing Pelaku Usaha
Forum Nasional Ikatan Alumni PTKIN Didorong Menjadi Motor Penguatan Islam Rahmatan lil ‘Alamin dan Persatuan Bangsa
Nama Jawa Barat Diusulkan Jadi Pasundan, Ini Alasan Hukum dan Sejarah yang Disampaikan Susane
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Mendagri Tito Siapkan 3 Langkah Atasi Daerah Kesulitan Bayar Gaji PPPK

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Media Gathering Pemkot Jaktim, Munjirin Ajak Pers Bangun Komunikasi Terbuka dan Berimbang

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:45 WIB

BPA Lelang Aset Rampasan Benny Tjokro Rp129,15 Miliar, 16 Apartemen dan 24 Bidang Tanah Laku Terjual

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:14 WIB

Mushajuku Bekasi Bidik Legalitas IBCA MMA, Perkuat Pembinaan Atlet dan Karakter Generasi Muda

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:27 WIB

Yusril: Perpres Pertahanan Negara Bukan Aturan Khusus soal LGBTQ, Tak Boleh Jadi Dasar Persekusi

Berita Terbaru

Foto: Tim juri MHT ke-52 PWI Jaya 2026 saat mengikuti proses penjurian dua kategori khusus, “Menyongsong 5 Abad Jakarta” dan “Literasi Bank Jakarta”, di Jakarta. Hasil penjurian akan diumumkan dalam Malam Anugerah MHT ke-52 pada 27 Agustus 2026.

PWI

Dua Kategori Khusus MHT ke-52 Masuk Tahap Final

Selasa, 11 Agu 2026 - 00:11 WIB