Brigjen TNI dr. Jonny Resmi Sandang Gelar Doktor dari UNAIR

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Brigjen TNI dr. Jonny berpose mengenakan toga dan atribut wisuda usai meraih gelar Doktor Ilmu Kedokteran dari Universitas Airlangga (UNAIR). Ia menyelesaikan pendidikan Program Doktor (S3) dan mengikuti prosesi Wisuda ke-263 UNAIR pada 29 Agustus 2026

Foto: Brigjen TNI dr. Jonny berpose mengenakan toga dan atribut wisuda usai meraih gelar Doktor Ilmu Kedokteran dari Universitas Airlangga (UNAIR). Ia menyelesaikan pendidikan Program Doktor (S3) dan mengikuti prosesi Wisuda ke-263 UNAIR pada 29 Agustus 2026

Jakarta – Perjalanan panjang Brigjen TNI dr. Jonny dalam menempuh pendidikan doktoral di Universitas Airlangga (UNAIR) memasuki babak penting. Setelah dinyatakan lulus Program Doktor (S3) Ilmu Kedokteran dengan IPK 4.00, ia mengikuti prosesi Wisuda ke-263 UNAIR yang digelar pada 29 Agustus 2026.

Bagi Brigjen TNI dr. Jonny, wisuda bukan sekadar seremoni akademik. Momentum tersebut menjadi penanda selesainya satu tahapan pendidikan sekaligus awal untuk mengimplementasikan ilmu, pengalaman, dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan doktoral.

Kelulusan Brigjen TNI dr. Jonny sebelumnya ditetapkan melalui rapat yudisium Fakultas Kedokteran UNAIR pada 22 Juni 2026 untuk Tahun Akademik 2025/2026. Kepastian tersebut dituangkan dalam Surat Keterangan Lulus (SKL) Nomor 3377/UN3.FK/DL.6/2026 yang diterbitkan pada 28 Agustus 2026.

Capaian IPK 3,91 menjadi bagian penting dari perjalanan akademik seorang dokter sekaligus perwira tinggi TNI. Di tengah tanggung jawab pengabdian dan tugas kedinasan, menyelesaikan pendidikan doktoral membutuhkan ketekunan, disiplin, kemampuan melakukan penelitian, serta konsistensi dalam menjalani proses akademik.

Prosesi Wisuda ke-263 UNAIR tahun ini mengusung tema “Together Stronger, Impactful with Collaborative Leadership”. Tema tersebut menekankan arti penting kolaborasi dan kepemimpinan dalam menciptakan dampak positif, tidak hanya di lingkungan akademik, tetapi juga dalam kehidupan masyarakat.

Semangat kolaborasi tersebut memiliki relevansi kuat dengan dunia kedokteran dan pengabdian. Persoalan kesehatan semakin kompleks dan membutuhkan keterlibatan berbagai disiplin ilmu, institusi, serta sumber daya manusia. Karena itu, ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Khusus bagi lulusan pascasarjana, UNAIR menekankan pentingnya pendekatan transdisipliner dan kolaboratif dalam menghadapi berbagai persoalan masyarakat. Lulusan diharapkan mampu membawa pengetahuan dari ruang akademik ke dalam praktik nyata serta memberikan kontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan.

Bagi Brigjen TNI dr. Jonny, pencapaian gelar doktor dapat dipandang sebagai bagian dari perjalanan pengabdian yang lebih luas. Sebagai dokter dan prajurit, peningkatan kapasitas keilmuan menjadi bekal untuk terus memberikan kontribusi dalam bidang kesehatan, baik bagi lingkungan TNI maupun masyarakat.

Wisuda akhirnya menjadi simbol bahwa perjalanan belajar tidak berhenti ketika gelar telah diraih. Justru setelah toga dikenakan dan ijazah diterima, tantangan berikutnya adalah bagaimana ilmu tersebut memberikan manfaat yang lebih luas.

Dengan gelar doktor dan capaian akademik IPK 4.00, Brigjen TNI dr. Jonny kini memasuki fase baru: membawa pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai akademik yang diperolehnya di UNAIR untuk memperkuat pengabdian kepada bangsa dan kemanusiaan.

(Helmi AR)

Berita Terkait

Kapolda Jabar Bangun Kedekatan dengan Warga Lewat Jumat Keliling di Cimahi
Brigjen TNI (Mar) Pardosi Tekankan Respons Cepat dan Terukur Tangani Karhutla
65 Orang yang Diduga Hendak Picu Kericuhan dalam Demo di Amankan Polda Metro Jaya
Berbekal CCTV, Tim Tiger Tambora Ringkus Dua Pelaku Curanmor
Kirab Tumpeng Sedekah Bumi di Trenggalek Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan Kebersamaan Warga
Kapolres Jakbar Nasriadi Ungkap Sindikat Upal, 11 Tersangka dan 15.610 Lembar Disita
Babinsa Turun Tangan Atasi Krisis Air, Sawah Petani Madiun Disuplai Irigasi Perpipaan
Kodaeral IV Dorong Prajurit Bermental Tangguh melalui Safari Pembinaan Mental
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Brigjen TNI dr. Jonny Resmi Sandang Gelar Doktor dari UNAIR

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:00 WIB

Kapolda Jabar Bangun Kedekatan dengan Warga Lewat Jumat Keliling di Cimahi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Brigjen TNI (Mar) Pardosi Tekankan Respons Cepat dan Terukur Tangani Karhutla

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:26 WIB

65 Orang yang Diduga Hendak Picu Kericuhan dalam Demo di Amankan Polda Metro Jaya

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Berbekal CCTV, Tim Tiger Tambora Ringkus Dua Pelaku Curanmor

Berita Terbaru

Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2021-2026 yang disampaikan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf diterima secara aklamasi oleh peserta Muktamar Ke-35 NU.

Nasional

LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Minta Maaf

Minggu, 30 Agu 2026 - 16:10 WIB

Foto: Brigjen TNI dr. Jonny berpose mengenakan toga dan atribut wisuda usai meraih gelar Doktor Ilmu Kedokteran dari Universitas Airlangga (UNAIR). Ia menyelesaikan pendidikan Program Doktor (S3) dan mengikuti prosesi Wisuda ke-263 UNAIR pada 29 Agustus 2026

TNI & POLRI

Brigjen TNI dr. Jonny Resmi Sandang Gelar Doktor dari UNAIR

Minggu, 30 Agu 2026 - 15:45 WIB