PT Perdana Grup Indonesia Resmi Luncurkan Produk Herbal Legendaris “EMBAH” Asal Malaysia di Pasar Nasional

- Jurnalis

Sabtu, 24 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Soft Launching

Foto: Soft Launching "EMBAH". (Dok/Fhm/Okj).

JAKARTA – Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kolaborasi, PT Perdana Grup Indonesia secara resmi meluncurkan produk herbal legendaris asal Malaysia, “EMBAH”, untuk pertama kalinya di Indonesia, di kawasan Segitiga Emas, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (24/5). Acara peluncuran ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari berbagai kalangan, termasuk pelaku industri kesehatan, organisasi perempuan, hingga peneliti herbal lintas negara.

Chief Operating Officer PT Perdana Grup Indonesia, Robert L. Tobing, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi perusahaan bertajuk “Jejak Lama, Langkah Baru”. “Kami ingin menjaga budaya dan kearifan lokal sambil membuka ruang kerja sama internasional. Produk ‘EMBAH’ sangat mencerminkan budaya Indonesia, dan ini adalah langkah strategis untuk memperluas nilai kesehatan berbasis tradisi ke seluruh nusantara,” ungkap Robert dalam sambutannya.

Produk “EMBAH” diperkenalkan langsung oleh pemiliknya, Rosliza Rahman, seorang wanita tangguh berusia 60 tahun yang juga nenek dari tujuh cucu. Ia menegaskan bahwa “EMBAH” merupakan simbol perempuan bijaksana yang mengangkat nilai-nilai tradisional dalam kemasan modern. “Kami membawa semangat nenek moyang demi kesehatan dan keseimbangan hidup masyarakat saat ini,” tuturnya.

Pakar herbal Indonesia, Dr. Jusuf Kristianto, MPH, PhD, turut mengapresiasi kualitas dan desain produk yang dinilainya unggul. “Ini bukan hanya produk yang indah secara visual, tapi juga didukung oleh formula herbal yang telah melalui penelitian mendalam,” katanya.

Ketua Umum ALPEKSI, Julia Putri Noor, menyambut positif peluncuran ini, terutama karena fokusnya pada kesehatan perempuan. “Ini lebih dari sekadar produk. Ini adalah bentuk perawatan menyeluruh bagi perempuan Indonesia agar tetap sehat dan cantik dari dalam maupun luar,” ujar Julia.

Sementara itu, DR. Eshaifol Azam Omar selaku peneliti utama produk “EMBAH” menjelaskan bahwa formula herbal tersebut telah dikembangkan sejak 2018, lulus uji keamanan, dan telah terdaftar resmi di Malaysia. “Kami kini sedang bersiap untuk proses pendaftaran di BPOM RI, dan memastikan semua standar keselamatan terpenuhi,” paparnya.

Produk “EMBAH” hadir dalam berbagai varian, termasuk lotion herbal, parem hangat, teh khusus perempuan, dan minyak oles. Semua diformulasikan dari bahan-bahan alami seperti serai, kunyit, kayu manis, dan bunga lawang, yang bermanfaat untuk pencernaan, kelelahan, keseimbangan hormon, hingga perawatan pascamelahirkan.

PT Perdana Grup Indonesia optimis bahwa “EMBAH” akan mendapat tempat di hati konsumen Indonesia, khususnya perempuan dan keluarga muda yang kembali memilih gaya hidup sehat berbasis alam.

Dengan peluncuran ini, “EMBAH” siap menorehkan jejaknya di pasar nasional, membawa warisan tradisional menuju masa depan yang lebih sehat.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Kementerian Ekraf Bekali 33 Pelaku Usaha Fesyen Tangsel
PT Palma Global Indonesia Tunjuk Remigius Yosephlamatuka Tolok sebagai Komwil NTB dan NTT
Sandy Tumiwa Gabung KADIN, Bidik Peluang Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif
Dirut PT BMN Rd Sandy Tumiwa Padukan Kearifan Nusantara dan Profesionalisme Bisnis
KAMAKSI: Prestasi Jakpro Harus Sejalan dengan Kualitas Pelayanan Publik
PT Palma Global Indonesia Teken Kerja Sama Investasi dengan Kadin Qatar Senilai Rp15 Triliun
Kementerian UMKM Perkuat Inkubator, Bidik Rasio Kewirausahaan 3,6 Persen pada 2029
Ratu Ira Kembangkan Langit Coffee dan Penginapan, Dorong Potensi UMKM Cianjur
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Kementerian Ekraf Bekali 33 Pelaku Usaha Fesyen Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Sandy Tumiwa Gabung KADIN, Bidik Peluang Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Dirut PT BMN Rd Sandy Tumiwa Padukan Kearifan Nusantara dan Profesionalisme Bisnis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:30 WIB

KAMAKSI: Prestasi Jakpro Harus Sejalan dengan Kualitas Pelayanan Publik

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:00 WIB

PT Palma Global Indonesia Teken Kerja Sama Investasi dengan Kadin Qatar Senilai Rp15 Triliun

Berita Terbaru

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) membekali 33 pelaku usaha fesyen di Tangerang Selatan, Banten, dengan strategi pengembangan bisnis dan penerapan fesyen berkelanjutan. Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperkuat ekosistem industri kreatif di daerah.

Bisnis Ekonomi

Kementerian Ekraf Bekali 33 Pelaku Usaha Fesyen Tangsel

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:44 WIB

Foto: Lurah Senen Ilyan Adi Bayu.

Kelurahan

Lurah Senen Bayu: Penertiban Pasar untuk Jaga Kenyamanan Warga

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:48 WIB