Kementerian Pertahanan Gelar Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Lingkup Masyarakat di Kota Tarakan

- Jurnalis

Kamis, 29 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TARAKAN, okjakarta.com

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) menggelar Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara lingkup Masyarakat di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dalam rangka menyebarluaskan Nilai Dasar Bela Negara, Kamis (29/08/2024).

Dalam amanatnya, Direktur Jenderal Potensi Pertahanan (Dirjen Pothan) Mayjen TNI Piek Budyakto  yang dibacakan Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan Brigadir Jenderal TNI G. Eko Sunarto, S.Pd., M.Si di hadapan Ormas, Toga, Todat dan organisasi lainnya lingkup Masyarakat pada saat pembukaan Sosialisasi Kesadaran Bela Negara di Hotel Lotus.

Di sisi lain, Dirjen Pothan Mayjen TNI Piek Budyakto dalam amanatnya menyampaikan bahwa Bela Negara tidak hanya menjadi tanggung jawab Kemhan RI dan TNI  semata,  tetapi  menjadi tanggung jawab bersama seluruh Kementerian/Lembaga termasuk Pemda serta seluruh komponen bangsa lainnya.

Bela Negara bagi lingkup masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun sikap mental dan karakter bangsa serta merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari pembangunan Revolusi Mental dari Kabinet Indonesia bersatu, tulis Dirjen Pothan.

Jelasnya, bahwa Implementasi nilai dasar Bela Negara sangat penting dan dibutuhkan bagi Negara, terlebih bila mencermati perkembangan dinamika ancaman saat ini, yaitu di era kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi. Bentuk ancaman saat ini tidak lagi bersifat konvensional, tetapi lebih bersifat non konvensional/non militer, bahkan mempengaruhi  hati dan pikiran manusia secara paradigmatis.  

Hal tersebut dapat menimbulkan efek yang sangat fundamental karena dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, dimana suatu bangsa dapat hancur oleh bangsanya sendiri, karena hati dan pikiran manusia merupakan benteng pertahanan terakhir yang dimiliki oleh suatu bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman, sebab peperangan yang sesungguhnya adalah medan peperangan di dalam pikiran dan hati manusia.

“Salah satu upaya untuk menangkal ancaman tersebut di atas adalah dengan melaksanakan Pembinaan Kesadaran Bela Negara,” kata Direktur Bela Negara.

Pada tempat yang sama, Walikota Tarakan dalam sambutannya Dr. Bustan SE, MSi bahwa kegiatan seperti ini sangat penting bagi peserta Sosialisasi kesadaran Bela Negara karena dapat memperkuat pemahaman segenap komponen masyarakat Tarakan guna semakin meningkatkan pengetahuan yang selanjutnya menjadi bekal untuk memperkuat kesadaran Bela Negara.

Sebagai daerah yang terus berkembang, Pemerintah Kota Tarakan telah mengambil langkah-langkah yang bertujuan untuk melibatkan warga secara proaktif berpartisipasi menyampaikan perkembangan di wilayahnya masing-masing dan nantinya akan menjadi bagian dari upaya untuk membangun dan menciptakan konsolidasi, koordinasi, sinergi serta integrasi penyelenggaraan Pembinaan Kesadaran Bela Negara, “lanjut Bupati Walikota Tarakan*

Hadir dalam acara pembukaan Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara para pejabat Forkopimda Kota Tarakan dan para Narasumber yang memberikan materi Pembinaan kesadaran Bela negara dilingkup Masyarakat.

Narasumber pada kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara di lingkup Masyarakat TA. 2024 kali ini, dari Kemhan RI adalah Kolonel Adm Amiruddin Laupe Kasubdit Lingmas Ditbelanegara dengan materi Bela Negara, FKPT Provinsi Kaltara Datu Iskandar Zulkarnaen dengan materi Pencegahan Radikalisme dan teriorisme.

Selain itu, Kakanwil Kemenag Provinsi Kaltara Muthmainnah, S.Hi dengan materi Pemahaman dan penguatan Moderasi agama dalam wawasan kebangsaan dan Bela Negara dan dari Kaban Kesbangpol Kota Tarakan Bapak Drs. Muhammad Zainuddin dengan materi Peran kearifan lokal dalam menumbuh kembangkan Nilai dasar Bela Negara di wilayah Kota Tarakan.

Berita Terkait

Ogoh-Ogoh Bali: Dari Ritual Sakral Menuju Aset Budaya Bernilai Ekonomi Tinggi yang Perlu Dilindungi
Polri Kembangkan Inovasi Pertanian, dari Briket Tongkol Jagung hingga Pupuk Presisi Berbasis Batu Bara
Tokoh Muslim Papua Abdul Kahar Yelipele, Angkat Suara soal Film Pesta Babi: Kritik Bukan Permusuhan
Polemik Film Pesta Babi Picu Perdebatan Nasional, Praktisi Hukum Erdi Surbakti Soroti Pendekatan Negara di Papua
Deolipa Yumara Angkat Bicara soal Film Pesta Babi, Papua Jangan Dikorbankan demi Pembangunan
Dosen UNIYAP Dr. Mansur Soroti Film “Pesta Babi”: PSN Merauke Dinilai Perlu Dikaji Ulang dan Berbasis Kearifan Lokal
Mahasiswa Hukum UNUSIA Soroti Militerisme dan Konflik Agraria Papua Lewat Nobar Film Pesta Babi
Direktorat Jenderal Imigrasi Dalami Dugaan Pelanggaran 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:54 WIB

Ogoh-Ogoh Bali: Dari Ritual Sakral Menuju Aset Budaya Bernilai Ekonomi Tinggi yang Perlu Dilindungi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:47 WIB

Polri Kembangkan Inovasi Pertanian, dari Briket Tongkol Jagung hingga Pupuk Presisi Berbasis Batu Bara

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:13 WIB

Tokoh Muslim Papua Abdul Kahar Yelipele, Angkat Suara soal Film Pesta Babi: Kritik Bukan Permusuhan

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:01 WIB

Polemik Film Pesta Babi Picu Perdebatan Nasional, Praktisi Hukum Erdi Surbakti Soroti Pendekatan Negara di Papua

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:46 WIB

Deolipa Yumara Angkat Bicara soal Film Pesta Babi, Papua Jangan Dikorbankan demi Pembangunan

Berita Terbaru

Foto: Kapolres Jakbar Pererat Komunikasi dengan Warga Tambora Demi Kamtibmas.

TNI & POLRI

Kapolres Jakbar Rangkul Tokoh Masyarakat, Perkuat Keamanan Tambora

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:37 WIB