81 Rumah Bakal di Renovasi, Kecamatan Johar Baru

- Jurnalis

Selasa, 21 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Pusat serta Yayasan Buddha Tzu Chi akan melakukan renovasi 81 rumah di wilayah RW 12, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.

 

Sebelum melakukan renovasi rumah, Walikota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mendampingi PJ Gubernur DKI Teguh Setyabudi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dan Menteri Perumahan dan Pemukiman Indonesia (PKP) Maruarar Sirait meninjau serta berdialog dengan warga tanah tinggi yang rumahnya akan di renovasi.

 

Arifin menjelaskan, pihaknya telah melakukan beberapa kali sosialisasi bersama camat, lurah, RT/RW, LMK dan warga terkait Program Rumah Layak Huni.

“Sebelumnya juga sudah dibangun dan diresmikan satu rumah vertikal yang telah dihuni oleh beberapa Kepala Keluarga (KK) di Tanah Tinggi pada September 2024,” kata Arifin.

 

Atifin mengungkapkan, pihaknya juga telah melakukan pendataan kepada warga se-Kecamatan Johar Baru untuk program penataan pemukiman ini.

 

“Total sebanyak 81 rumah warga kurang mampu di wilayah Kecamatan Johar Baru akan ditata. Sedangkan di Kelurahan Tanah Tinggi telah didata sebanyak sembilan rumah,” ungkapnya

 

“Nantinya pada saat rumahnya dibedah mereka akan dicarikan kontrakan sementara hingga rumah mereka selesai,” imbuh Arifin.

 

Sementara itu, Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi menyatakan, rencananya sebanyak sembilan rumah warga kurang mampu di wilayah tersebut bakal direnovasi oleh Yayasan Buddha Tzu Chi.

“Semoga pihak lain bisa mencontoh agar semakin banyak warga yang menerima manfaatnya dan menempati hunian yang lebih baik,” ujarnya.

 

 

Di tempat yang sama, Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan, akan memberikan tenggat selama satu minggu kepada masyarakat untuk mempertimbangkan kembali saran pemerintah untuk membangun tempat tinggal secara vertikal. “Tapi kalau warganya hanya maunya dibedah, mau jadi perbaiki, ya sudah. Saya kasih waktu seminggu berpikir,” tegasnya.

 

Maruarar meminta masyarakat berpikir secara bijak karena program rumah layak huni belum tentu datang dua kali. Apalagi, anggaran dari program tersebut didanai langsung oleh Corporate Social Responsibility (CSR) dari Yayasan Buddha Tzu Chi.

 

“Ini, bantuan non-APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), non-BUMN (Badan Usaha Milik Negara), dan non-BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), [tapi] dari Yayasan Buddha Tzu Chi, gratis, mau renovasi mau bangun, gratis semuanya,” pungkasnya.

 

 

Berita Terkait

GOR Serdang Ambruk Diterjang Angin, Kualitas Bangunan Publik Dipertanyakan
Pemprov DKI Berlakukan PJJ Sementara, Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem di Ibu Kota
PWI Pusat Rayakan Natal Bersama Wartawan Kristiani
Petugas Kebersihan PGC Terjatuh Saat Bersihkan Kaca, Jalani Operasi di RSUD Budhi Asih Alami Cedera Tangan
Rano Karno dan Kevin Wu Sambangi Glodok
Pemprov DKI-FKG UI Luncurkan Program Gigi Anak Sehat, Perkuat Upaya Preventif Sejak Usia Dini
Lebih dari 1.000 Jiwa Terdampak Banjir di Cakung Barat Akibat Luapan Kali, Warga Desak Pembuatan Embung 
Camat Pasar Rebo Tegaskan Komitmen Kolaborasi dengan Relawan Tegak Lurus Prabowo untuk Percepat Kopdes Merah Putih
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:41 WIB

GOR Serdang Ambruk Diterjang Angin, Kualitas Bangunan Publik Dipertanyakan

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:52 WIB

Pemprov DKI Berlakukan PJJ Sementara, Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem di Ibu Kota

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:47 WIB

PWI Pusat Rayakan Natal Bersama Wartawan Kristiani

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:08 WIB

Petugas Kebersihan PGC Terjatuh Saat Bersihkan Kaca, Jalani Operasi di RSUD Budhi Asih Alami Cedera Tangan

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:00 WIB

Rano Karno dan Kevin Wu Sambangi Glodok

Berita Terbaru

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) asal Rumania berinisial CCZ, yang merupakan buronan Interpol Red Notice, pada Selasa (20/1) malam.

Hukum & Kriminal

Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Buronan Interpol Asal Rumania

Sabtu, 24 Jan 2026 - 18:50 WIB

Foto: Laras seorang remaja perempuan bersandar lelah di sudut tembok pintu keluar SPBU Margonda, ditemani dua adiknya yang masih balita, terlelap di lantai keras beralas seadanya, Sabtu (24/1/2026). (Dok-Okj/FN)

Nasional

Potret Sunyi Kota Depok: Laras dan Beban Hidup di Usia Remaja

Sabtu, 24 Jan 2026 - 17:39 WIB