Dorong Kesejahteraan Driver Online, Diskusi Serukan Batas Maksimal Potongan Aplikator 10%

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rendy Prasetyo selaku Ketua Abjarsi, Aries Renaldi dan Kemed sebagai perwakilan driver online roda empat dan roda dua, Laura Valentyna Siregar dari kalangan UMKM

Foto: Rendy Prasetyo selaku Ketua Abjarsi, Aries Renaldi dan Kemed sebagai perwakilan driver online roda empat dan roda dua, Laura Valentyna Siregar dari kalangan UMKM

JAKARTA – Desakan untuk menurunkan potongan biaya layanan oleh aplikator transportasi online kembali menguat. Dalam sebuah diskusi publik yang digelar di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (31/4/2025), menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, sejumlah pihak menyerukan agar batas maksimal potongan aplikator diturunkan menjadi 10% demi menjamin kesejahteraan para driver.

Edy Suzendi, pengamat transportasi, menyatakan bahwa potongan sebesar 20–30% dari pendapatan driver saat ini dinilai membebani dan tidak manusiawi. “Dengan potongan 10%, driver masih bisa memenuhi kebutuhan dasar seperti servis kendaraan, kesehatan, dan biaya hidup. Tapi lebih dari itu, aplikator juga harus ikut bertanggung jawab terhadap keselamatan driver dan penumpangnya,” tegas Edy.

Ia juga menekankan pentingnya penyediaan pendidikan keselamatan berkendara serta sistem manajemen keselamatan kerja oleh aplikator. “Driver ini bukan robot. Harus ada jam kerja yang manusiawi, asuransi, jaminan kesehatan, bahkan cuti dan THR,” tambahnya.

Adian Napitupulu, anggota Komisi V DPR RI, turut mendukung aspirasi tersebut. “Konstitusi sudah jelas mengatakan bahwa setiap warga negara berhak atas penghidupan yang layak. Jadi mari kita ukur bersama, berapa yang layak untuk aplikator dan berapa yang layak untuk driver,” kata Adian.

Ia menyebut bahwa pihaknya bersama Komisi V sedang merumuskan regulasi dan akan segera mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan komunitas driver pertengahan Mei nanti. “Kita butuh data. Jangan hanya marah, tapi juga hadirkan hitungan dan fakta,” ujarnya.

Adian menegaskan bahwa perjuangan ini adalah perjuangan politik yang bertujuan menghasilkan kebijakan yang adil. Ia juga mengajak media untuk turut berpihak dan mengangkat realita yang dihadapi para driver, termasuk rendahnya pendapatan harian dan beban biaya operasional yang tinggi.

Diskusi ini turut dihadiri oleh Rendy Prasetyo selaku Ketua Abjarsi, Aries Renaldi dan Kemed sebagai perwakilan driver online roda empat dan roda dua, Laura Valentyna Siregar dari kalangan UMKM, serta dimoderatori oleh Ihsan Azis.

Seluruh peserta menyepakati pentingnya perlindungan hukum yang jelas bagi driver online serta keharusan aplikator untuk berkontribusi dalam menciptakan sistem kerja yang berkeadilan.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Federasi Serikat Pekerja Perfilman Indonesia Resmi Digagas, Perjuangkan Profesionalisme dan Perlindungan Pekerja Film Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.547 Personel Gabungan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Sejumlah Titik Strategis Jakarta
Pelayanan SPKT Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Ade Rahmat: Cepat dan Profesional
Aksi Unjuk Rasa di Monas Berlangsung Tertib, Polda Metro Jaya Pastikan Situasi Jakarta Tetap Kondusif
Patroli Humanis Brimob Polda Metro Jaya Jaga Kondusivitas Kabupaten Bekasi
Diduga Beraksi Berkelompok, Komplotan Pencopet di PRJ Kemayoran Diburu Polisi
Polri Bagikan Makanan Ringan kepada Massa Aksi Mahasiswa BEM UBK, Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Pengamanan
Demo Mahasiswa di Bundaran HI Tanpa Surat Resmi, Polisi Tetap Kedepankan Pengamanan Humanis
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:49 WIB

Federasi Serikat Pekerja Perfilman Indonesia Resmi Digagas, Perjuangkan Profesionalisme dan Perlindungan Pekerja Film Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:50 WIB

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.547 Personel Gabungan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Sejumlah Titik Strategis Jakarta

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:49 WIB

Pelayanan SPKT Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Ade Rahmat: Cepat dan Profesional

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:42 WIB

Aksi Unjuk Rasa di Monas Berlangsung Tertib, Polda Metro Jaya Pastikan Situasi Jakarta Tetap Kondusif

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:13 WIB

Patroli Humanis Brimob Polda Metro Jaya Jaga Kondusivitas Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus mengawal pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di pondok pesantren sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi santri sekaligus mendukung percepatan Program Prioritas Kerja Nasional (PKPN) bidang kesehatan.

Bisnis Ekonomi

Kemenko PMK Kawal Cek Kesehatan Gratis untuk 10 Ribu Santri di Lampung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:34 WIB