Pramono Anung Hadiri Silaturahmi Akbar Kaum Betawi di Museum MH Thamrin

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri acara silaturahmi akbar kaum Betawi yang digelar di Museum M.H. Thamrin, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (15/2/2026)

Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri acara silaturahmi akbar kaum Betawi yang digelar di Museum M.H. Thamrin, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (15/2/2026)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri acara silaturahmi akbar kaum Betawi yang digelar di Museum M.H. Thamrin, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Minggu (15/2/2026).

Pramono tiba di lokasi dengan mengenakan busana koko putih, peci hitam, serta sarung merah tua. Ia langsung mengambil tempat duduk di barisan paling depan bersama Ketua Dewan Adat Betawi yang juga mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.

Suasana acara berlangsung hangat ketika pertunjukan Tari Kinang Kilaras khas Betawi ditampilkan di hadapan para tamu undangan. Pramono dan Fauzi Bowo tampak beberapa kali berbincang santai diselingi tawa saat menyaksikan tarian tersebut.

Dalam sambutannya, Pramono menekankan pentingnya menjaga persatuan masyarakat Betawi dan menyelesaikan persoalan internal secara kekeluargaan.

“Saya memang menginginkan masyarakat Betawi itu betul-betul menjadi satu,” ujar Pramono di atas podium.

Pramono juga menyatakan dukungan penuh terhadap setiap keputusan yang akan diambil Fauzi Bowo dalam menyikapi dinamika internal kaum Betawi.

“Apa yang akan diputuskan oleh Bang Foke, saya pegang dan saya yang bertanggung jawab,” katanya.

Lebih lanjut, Pramono mengusulkan agar kegiatan haul ulama Betawi dapat diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas). Ia menyebut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap menjadi panitia pelaksana jika agenda tersebut diwujudkan.

“Jangan kemudian Monas digunakan selawatan hanya untuk yang lain. Kenapa enggak digunakan oleh kaum Betawi sendiri?” ungkapnya.

Selain itu, Pramono juga menyinggung rencana pelaksanaan Lebaran Betawi di Lapangan Banteng, termasuk upaya pemberdayaan sanggar seni serta pelaku UMKM yang berbasis budaya Betawi.

Menurutnya, kebudayaan Betawi harus menjadi identitas kuat Jakarta sekaligus memastikan masyarakat Betawi menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri.

“Pokoknya yang menjadi tuan rumah nanti begitu selesai adalah kaum Betawi sebagai tuan rumah,” tutupnya.

 

Berita Terkait

GPM DKI Jakarta Kukuhkan Kepengurusan Baru, Siap Kawal Program “Jaga Jakarta” Berbasis Trisakti Marhaenis
Mutasi Pendeta HKBP Balaraja Diprotes, Jemaat Minta Penjelasan Terbuka
Maju Pimpin PP PMKRI, Putri Sukmaniara Janjikan Akses Beasiswa S2 dan S3 Lebih Luas
Pengurus DPC GMNI Jakarta Timur Periode 2025–2027 Resmi Dilantik, Siap Cetak Kader Produktif Sambut Bonus Demografi
Vatikan Ganti Duta Besar untuk Indonesia, Mgr Walter Erbi Ditunjuk sebagai Nunsius Apostolik
Aksi Hijau Mahasiswa Teknik UNDIP, Restorasi Lereng Merbabu Lewat Penanaman 500 Bibit Pohon
HUT Jakarta ke-499, RANGER Tegaskan Siap Dukung Pramono Anung Menuju RI 1
Ketum SOKSI: Papua Selatan Jadi Tolok Ukur Pengamalan Pancasila dalam Pembangunan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:10 WIB

GPM DKI Jakarta Kukuhkan Kepengurusan Baru, Siap Kawal Program “Jaga Jakarta” Berbasis Trisakti Marhaenis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Mutasi Pendeta HKBP Balaraja Diprotes, Jemaat Minta Penjelasan Terbuka

Senin, 27 Juli 2026 - 13:56 WIB

Maju Pimpin PP PMKRI, Putri Sukmaniara Janjikan Akses Beasiswa S2 dan S3 Lebih Luas

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:33 WIB

Pengurus DPC GMNI Jakarta Timur Periode 2025–2027 Resmi Dilantik, Siap Cetak Kader Produktif Sambut Bonus Demografi

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:43 WIB

Vatikan Ganti Duta Besar untuk Indonesia, Mgr Walter Erbi Ditunjuk sebagai Nunsius Apostolik

Berita Terbaru

Foto: Tim juri MHT ke-52 PWI Jaya 2026 saat mengikuti proses penjurian dua kategori khusus, “Menyongsong 5 Abad Jakarta” dan “Literasi Bank Jakarta”, di Jakarta. Hasil penjurian akan diumumkan dalam Malam Anugerah MHT ke-52 pada 27 Agustus 2026.

PWI

Dua Kategori Khusus MHT ke-52 Masuk Tahap Final

Selasa, 11 Agu 2026 - 00:11 WIB