Pelayanan Humanis Jadi Prioritas, Kecamatan Mustika Jaya Perkuat Respons Sosial dan Kesehatan Warga

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pemerintah Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui pendekatan yang lebih responsif, cepat, dan humanis. (Dok-Istimewa)

Foto: Pemerintah Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui pendekatan yang lebih responsif, cepat, dan humanis. (Dok-Istimewa)

BEKASI – Pemerintah Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui pendekatan yang lebih responsif, cepat, dan humanis. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen mendukung visi pembangunan daerah “Bekasi Keren”, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.

Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi, bersama Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos), Adi Joko R., menjelaskan bahwa penyaluran bantuan sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia di wilayahnya hingga kini berjalan tertib dan lancar. Distribusi bantuan dinilai tepat sasaran, tepat waktu, serta minim keluhan dari masyarakat penerima.

“Seluruh proses berjalan sesuai mekanisme, aman, dan tidak menimbulkan komplain berarti dari warga,” ujar keduanya, Rabu (22/4/2026).

Selain sektor sosial, penguatan juga dilakukan pada layanan kesehatan masyarakat. Pemerintah kecamatan menjalin koordinasi intensif dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama, khususnya Puskesmas di wilayah Mustika Jaya.

Salah satu inovasi yang diunggulkan adalah layanan “jemput bola” bagi warga yang mengalami keterbatasan mobilitas atau kondisi darurat. Dalam skema ini, tenaga kesehatan siap mendatangi pasien langsung ke rumah dengan waktu respons maksimal empat jam sejak laporan diterima, termasuk di luar jam operasional.

Layanan ini dapat diakses melalui nomor kontak Puskesmas setempat maupun jalur koordinasi lain, termasuk armada layanan publik seperti Bus Kejayaan yang beroperasi selama 24 jam.

Untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat dari layanan, pemerintah kecamatan mengoptimalkan peran Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) serta Pamong Wilayah (Pamur). Keduanya menjadi garda terdepan dalam deteksi dini dan penanganan persoalan sosial di lingkungan warga.

Saat ini terdapat lima PSM yang bertugas siaga selama 24 jam. Mereka melakukan asesmen terhadap warga yang sakit, terdampak musibah, hingga kasus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), sebelum mengoordinasikan penanganan lanjutan dengan fasilitas kesehatan.

“PSM kami sangat responsif. Bahkan di tengah malam pun tetap turun melakukan pendampingan, memastikan warga mendapatkan penanganan yang dibutuhkan,” jelas pihak kecamatan.

Sementara itu, Pamur ditempatkan di setiap RW dengan konsep satu RW satu petugas. Mereka berfungsi sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah, memantau kondisi lingkungan, serta membantu warga yang mengalami kesulitan dalam mengakses layanan administrasi maupun bantuan sosial.

Efektivitas sistem ini tercermin dari sejumlah penanganan kasus di lapangan. Di antaranya, seorang lansia terlantar dengan penyakit kista berhasil dirujuk ke RSUD Bantargebang untuk menjalani perawatan dan tindak lanjut medis.

Selain itu, penanganan kasus ODGJ atas nama Rayen di wilayah RT 02 RW 023 juga dapat dilakukan dengan cepat melalui koordinasi PSM dan tenaga kesehatan, hingga akhirnya dirujuk ke RSUD Jatisampurna.

Pemerintah Kecamatan Mustika Jaya menegaskan bahwa sinergi antara aparat wilayah, tenaga kesehatan, serta relawan sosial menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang efektif dan inklusif.

Dengan sistem yang terintegrasi antara PSM, Pamur, dan fasilitas kesehatan, pemerintah setempat optimistis setiap kebutuhan masyarakat dapat direspons secara cepat dan tepat.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan tidak ada warga yang terabaikan. Setiap laporan harus ditindaklanjuti dengan cepat demi pelayanan publik yang optimal,” pungkas pihak kecamatan.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, 16 Tersangka dan Potensi Kerugian Negara Rp1,034 Triliun Terungkap
Polda Metro Jaya Siagakan 9.242 Personel Amankan 47 Kegiatan di Jakarta, Aspirasi Publik Dikawal Tetap Tertib
Bareskrim Bongkar Dua Jaringan Judi Online Internasional, 23 Tersangka Diamankan dan Transaksi Tembus Rp890 Miliar
Merdekaria 2026 di Ancol: Gratis Tiket Masuk pada 17 Agustus, Hadirkan Perayaan Kemerdekaan untuk Semua Kalangan
Wakil Ketua DPR RI Dukung Gerakan Nasional Stop Bullying, Film Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu
PN Jaktim Kabulkan Prapid Irma Yuliana, Penyidik Kejari Pelajari Pertimbangan Hakim
Festival UMKM dan Lomba Melukis Polda Metro Jaya Meriahkan HUT ke-81 RI
Imigrasi Bekasi Tahan WN Nigeria Overstay 8 Tahun, Terancam Pidana
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, 16 Tersangka dan Potensi Kerugian Negara Rp1,034 Triliun Terungkap

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Polda Metro Jaya Siagakan 9.242 Personel Amankan 47 Kegiatan di Jakarta, Aspirasi Publik Dikawal Tetap Tertib

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Bareskrim Bongkar Dua Jaringan Judi Online Internasional, 23 Tersangka Diamankan dan Transaksi Tembus Rp890 Miliar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Merdekaria 2026 di Ancol: Gratis Tiket Masuk pada 17 Agustus, Hadirkan Perayaan Kemerdekaan untuk Semua Kalangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Wakil Ketua DPR RI Dukung Gerakan Nasional Stop Bullying, Film Aku Bukan Musuhmu Tapi Aku Sahabatmu

Berita Terbaru

Foto: Sejumlah pengurus dan relawan IKAL Lemhannas RI berfoto bersama di depan Posko IKAL Peduli di Desa Lengkosambi, Kecamatan Ratu Ngada, Nusa Tenggara Timur. Posko tersebut menjadi bagian dari upaya IKAL Lemhannas bersama STIPER Flores Bajawa dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan mendukung penanganan warga terdampak gempa Flores.

Kemanusiaan

IKAL Lemhannas Salurkan Bantuan Rp60 Juta untuk Korban Gempa NTT

Kamis, 20 Agu 2026 - 19:35 WIB

Foto: HKBP Distrik VIII DKI Jakarta mendeklarasikan gerakan pemilahan sampah dari sumber yang diikuti 82 gereja HKBP se-Jakarta. Deklarasi berlangsung di Aula Gedung Sopo Marpingkir, Pulogebang, Jakarta Timur, Kamis (20/8/2026).

Organisasi Masyarakat

82 Gereja HKBP se-Jakarta Kompak Gerakkan Pemilahan Sampah dari Sumber

Kamis, 20 Agu 2026 - 19:24 WIB