Ekspor 4,6 Ton Daging Kepiting ke Belgia Tembus Rp1,8 Miliar, Karantina Pastikan Bebas Hama

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karantina DKI Jakarta melepas ekspor komoditas olahan daging kepiting (pasteurized crab meat) seberat 4.677 kilogram atau sekitar 4,6 ton menuju Belgia pada Selasa (21/4). Nilai ekspor produk perikanan tersebut mencapai sekitar Rp1,8 miliar.

Karantina DKI Jakarta melepas ekspor komoditas olahan daging kepiting (pasteurized crab meat) seberat 4.677 kilogram atau sekitar 4,6 ton menuju Belgia pada Selasa (21/4). Nilai ekspor produk perikanan tersebut mencapai sekitar Rp1,8 miliar.

BOGOR — Karantina DKI Jakarta melepas ekspor komoditas olahan daging kepiting (pasteurized crab meat) seberat 4.677 kilogram atau sekitar 4,6 ton menuju Belgia pada Selasa (21/4). Nilai ekspor produk perikanan tersebut mencapai sekitar Rp1,8 miliar.

Kegiatan pemeriksaan fisik dilakukan di Bogor oleh petugas Karantina DKI Jakarta, Didi Wahyudi dan Fathi Alauddin Sulthan. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kesesuaian jenis dan jumlah komoditas dengan dokumen ekspor yang diajukan, sekaligus menjamin kredibilitas produk perikanan Indonesia di pasar internasional.
Produk yang diekspor merupakan daging kepiting rajungan (Portunus sp.) yang telah melalui proses pasteurisasi dan dikemas dalam bentuk kaleng higienis. Komoditas ini dinilai memiliki nilai tambah tinggi karena kandungan gizi, mulai dari protein, omega-3, vitamin B12, hingga zinc, serta rendah lemak.

Kepala Karantina DKI Jakarta, Amir Hasanuddin, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan ekspor tersebut. Ia menegaskan bahwa produk yang dikirim telah memenuhi standar ketat pasar Eropa.
“Ekspor bernilai miliaran rupiah ini membuktikan bahwa standar pengolahan perikanan kita telah memenuhi ekspektasi pasar Eropa yang sangat ketat. Berdasarkan hasil uji laboratorium, produk ini dipastikan bebas dari Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK),” ujar Amir.

Ia menambahkan, Karantina DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mendukung kelancaran perdagangan komoditas perikanan Indonesia, sekaligus menjaga kualitas dan keamanan produk ekspor.
Selain fungsi fasilitasi perdagangan, Karantina juga menegaskan perannya dalam melindungi sumber daya hayati nasional serta mencegah penyebaran hama dan penyakit antarnegara. Upaya pengawasan ini menjadi bagian penting dalam menjaga daya saing produk perikanan Indonesia di pasar global.

Karantina DKI Jakarta turut mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk mematuhi prosedur karantina serta meningkatkan kesadaran terhadap kelestarian ekosistem laut.

Berita Terkait

Menteri UMKM: 77 Persen Pelaku UMKM Belum Miliki Legalitas Usaha
Pemerintah Dukung Perluasan KEK Gresik, Investasi Tembus Rp113,4 Triliun
Pemerintah Perkuat Validasi Data KEK untuk Ukur Dampak ke Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Targetkan 10 Juta Pengusaha Baru pada 2029
PT Esta Multi Usaha Tbk Gelar Public Expose 2026, Target Bukukan Pendapatan 58 Milyar
Kementerian UMKM Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Target Cetak 10 Juta Pengusaha Baru
GAPKI Khawatir Kebijakan Ekspor Satu Pintu Ganggu Daya Saing Sawit RI
Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Investasi BBK Tembus US$5,7 Miliar
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:00 WIB

Menteri UMKM: 77 Persen Pelaku UMKM Belum Miliki Legalitas Usaha

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:08 WIB

Pemerintah Dukung Perluasan KEK Gresik, Investasi Tembus Rp113,4 Triliun

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:54 WIB

Pemerintah Perkuat Validasi Data KEK untuk Ukur Dampak ke Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:13 WIB

Pemerintah Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Targetkan 10 Juta Pengusaha Baru pada 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:58 WIB

PT Esta Multi Usaha Tbk Gelar Public Expose 2026, Target Bukukan Pendapatan 58 Milyar

Berita Terbaru