Gelombang Aksi Hardiknas, Polisi Siagakan Ribuan Personel dan Rekayasa Lalin di Jantung Ibu Kota

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Polda Metro Jaya Siapkan 3.545 Personel untuk Pelayanan Aksi Hardiknas. (Dok-Istimewa)

Foto: Polda Metro Jaya Siapkan 3.545 Personel untuk Pelayanan Aksi Hardiknas. (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 3.545 personel untuk mengawal dan melayani aksi unjuk rasa dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di sejumlah titik strategis di Ibu Kota, Senin (4/5/2026). Pengamanan difokuskan pada pendekatan humanis guna memastikan penyampaian aspirasi berlangsung aman tanpa mengganggu ketertiban umum.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menjelaskan bahwa ribuan personel tersebut merupakan gabungan dari berbagai satuan, terdiri atas 3.351 personel Polda Metro Jaya, 176 personel dari jajaran Polres, serta 18 personel dari unsur Kayan dan Padal. Selain itu, pengamanan juga diperkuat oleh 250 personel Sabuk Kamtibmas yang disebar di titik-titik krusial.

“Seluruh personel ditempatkan secara proporsional di sejumlah lokasi untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Budi dalam keterangannya.

Adapun titik-titik yang menjadi fokus pengamanan meliputi kawasan Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR/MPR RI, serta dua kementerian yang berkaitan langsung dengan sektor pendidikan, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Dalam pelaksanaannya, Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pendekatan persuasif akan menjadi garis utama dalam pengamanan. Personel di lapangan diinstruksikan untuk mengedepankan komunikasi yang baik dengan massa aksi, sekaligus memberikan pelayanan seperti pengaturan lalu lintas, penjagaan objek vital, hingga mitigasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami tekankan kepada seluruh anggota agar mengedepankan sikap humanis dan persuasif. Kehadiran Polri adalah untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara aman dan bertanggung jawab,” katanya.

Seiring dengan potensi meningkatnya aktivitas massa, kepolisian juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional. Pengaturan ini akan diberlakukan menyesuaikan dinamika di lapangan, terutama di kawasan rawan kepadatan seperti sekitar Monas, Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka, kawasan DPR/MPR di Jalan Gatot Subroto, serta area sekitar kantor Kemendikdasmen dan Kemendiktisaintek.

Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi potensi kemacetan dengan merencanakan rute perjalanan alternatif dan mengikuti arahan petugas di lapangan. “Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara fleksibel. Kami harap masyarakat dapat menyesuaikan perjalanan dan mematuhi petunjuk petugas,” ujar Budi.

Di sisi lain, aparat kepolisian juga mengingatkan peserta aksi untuk menjaga ketertiban selama berlangsungnya unjuk rasa. Massa diminta tidak membawa benda berbahaya, tidak terprovokasi, serta tetap mengedepankan prinsip damai dalam menyampaikan aspirasi.

“Kami mengimbau agar seluruh peserta aksi tetap tertib, damai, dan bijak menyikapi situasi di lapangan. Mari bersama-sama menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional warga negara yang dilindungi undang-undang. Namun demikian, pelaksanaan hak tersebut tetap harus memperhatikan aspek keselamatan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat luas.

Dengan kesiapan personel dan pendekatan pengamanan yang mengedepankan dialog, aparat berharap peringatan Hardiknas 2026 dapat berlangsung lancar tanpa gesekan berarti. Aspirasi masyarakat diharapkan dapat tersalurkan secara efektif, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Ibu Kota.

“Prinsipnya, kami hadir untuk melayani dan mengawal. Harapan kami, seluruh rangkaian aksi berjalan aman, tertib, dan membawa pesan konstruktif bagi dunia pendidikan di Indonesia,” pungkas Budi.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

HUT ke-34 Sea World Ancol, Perkuat Edukasi Kelautan Lewat Teknologi Audio Guide
Tubagus Bahrudin Sampaikan Selamat kepada Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia
Le Bistro Sajikan Pengalaman Wine Pairing Prancis-Spanyol Lewat Faces of Time
Ancol Pastikan Scream or Dance 2026 Tak Digelar di Kawasan Ancol
Hj. Kartika Oman: Insan Pers Tak Hanya Menyampaikan Informasi, Tapi Juga Peduli Kemanusiaan
Satu Forum, Beragam Generasi: Warga Tomang Asli Kembali Bersilaturahmi
Polri Kerahkan 3.852 Personel Amankan Dua Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Polda Metro Jaya Apresiasi Peserta Aksi, Arus Lalu Lintas Jakarta Berangsur Normal
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:06 WIB

HUT ke-34 Sea World Ancol, Perkuat Edukasi Kelautan Lewat Teknologi Audio Guide

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Tubagus Bahrudin Sampaikan Selamat kepada Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia

Rabu, 30 September 2026 - 12:50 WIB

Le Bistro Sajikan Pengalaman Wine Pairing Prancis-Spanyol Lewat Faces of Time

Selasa, 29 September 2026 - 17:33 WIB

Ancol Pastikan Scream or Dance 2026 Tak Digelar di Kawasan Ancol

Selasa, 29 September 2026 - 07:43 WIB

Hj. Kartika Oman: Insan Pers Tak Hanya Menyampaikan Informasi, Tapi Juga Peduli Kemanusiaan

Berita Terbaru