Depok, okjakarta.com – Walikota Depok Supian Suri dan rombongan, Kamis (17/9/2026) pagi meninjau pelaksanaan pembangunan Puskesmas Pancoran Mas Baru, di Desa Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.
Walikota Depok didampingi oleh Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrukim) Adnan Mahyudin, sejumlah staf Bina Marga, dan beberapa staf kedinasan Pemkot Depok. Lurah Pancoran Mas Firman, Ketua RW dan RT setempat ikut mendampingi.
Selain pembangunan Puskesmas, Supian Suri juga melihat rencana pembangunan sarana lain yang akan dibangun di sekitar Puskesmas. Antara lain pembuatan jalan selebar 5 M di sebelah timur Lapangan KONI yang menghubungkan Jl. Lapangan KONI I dan Lapangan KONI II, lapangan mini soccer dan lain-lain.
Dalam kesempatan itu Walikota meminta agar warga diberi akses untuk menikmati fasilitas yang ada, jika kelak sudah dibangun.
“Jadi tolong dibuatkan juga jogging track, ditanami pohon-pohon, supaya warga bisa menikmati fasilitas yang ada,” kata Walikota. “Jangan dipagar ya sekelilingnya, supaya warga gampang keluar masuk.”
Kepada warga, Supian Suri juga meminta agar fasilitas yang kelak akan dibangun dijaga bersama. “Jangan protes ya, kalau nanti banyak mobil lalu-lalang,” tambah Walikota.
Sudah 23 persen
Puskesmas Pancoran Mas Baru mulai dibangun awal Agustus 2026, menggunakan tanah bagian selatan Lapangan Koni. Saat ini proyek yang dikerjakan oleh CV. Firmauli Farida dengan anggaran Rp.7,6 milyar lebih itu sudah mencapai volume 23 persen pengerjaan. Dalam kontrak, bangunan sudah harus selesai pada tanggal 7 Desember 2026.
Walikota sempat bertanya kepada Kepala Pelaksana Proyek, apakah pekerjaan bisa diselesaikan sesuai tengat waktu, pelaksana proyek menjamin proyek akan selesai.
Puskesmas “Pancoran Mas Baru” merupakan sarana layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat. Diperkirakan ada 44 ribu warga Kelurahan Pancoran Mas yang akan memanfaatkan Puskesmas tersebut. Selama ini warga Kelurahan Pancoran Mas masih memanfaatkan Puskesmas Pancoran yang berada di Jl. Pemuda Depok. Puskesmas tersebut juga melayani warga Kelurahan Depok yang berjumlah 66 ribu warga. (hw)


































