Lonjakan Perjalanan Akhir Tahun, Bea Cukai Ingatkan Ketentuan Barang Bawaan Penumpang Internasional

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Bandara Internasional Soekarno Hatta. (Dok- Beacukai RI)

Foto: Ilustrasi Bandara Internasional Soekarno Hatta. (Dok- Beacukai RI)

JAKARTA – Meningkatnya mobilitas masyarakat ke luar negeri menjelang penutupan tahun 2025 menjadi perhatian serius pemerintah. Seiring lonjakan kedatangan penumpang internasional, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan barang bawaan penumpang guna menjaga kelancaran proses kedatangan di seluruh pintu masuk Indonesia.

Imbauan tersebut disampaikan di Jakarta, Selasa (31/12/2025), sebagai bagian dari langkah preventif Bea Cukai untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal di tengah tingginya arus balik warga negara Indonesia maupun kunjungan wisatawan asing dari luar negeri.

Bea Cukai menegaskan bahwa setiap penumpang internasional wajib mengisi Customs Declaration (CD) secara digital melalui platform All Indonesia yang dapat diakses di laman allindonesia.imigrasi.go.id. Sistem ini dirancang sebagai layanan terintegrasi yang menghubungkan proses pemeriksaan Imigrasi, Bea Cukai, Kesehatan, dan Karantina dalam satu pintu, sehingga mempercepat alur kedatangan dan meminimalkan antrean pemeriksaan manual.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menjelaskan bahwa pengisian deklarasi kepabeanan dapat dilakukan sejak tiga hari sebelum kedatangan di Indonesia. Penumpang cukup memilih kategori warga negara Indonesia atau pengunjung asing, kemudian melaporkan seluruh barang bawaan secara jujur dan lengkap.

“Melalui sistem ini, penumpang dapat lebih awal mengetahui apakah barang yang dibawa sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga dapat menghindari kendala saat pemeriksaan,” ujar Budi.

Ia menambahkan, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 203 Tahun 2017 yang telah diperbarui melalui PMK Nomor 34 Tahun 2025, setiap penumpang diberikan fasilitas pembebasan bea masuk atas barang pribadi dengan nilai maksimal USD 500. Apabila nilai barang melebihi batas tersebut, maka kelebihannya akan dikenakan bea masuk serta pajak dalam rangka impor sesuai ketentuan perundang-undangan.

Selain nilai barang, Bea Cukai juga menyoroti kewajiban pelaporan atas handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT) yang dibeli dari luar negeri. Perangkat elektronik tersebut wajib didaftarkan melalui Customs Declaration untuk proses registrasi IMEI, agar dapat digunakan secara permanen di jaringan seluler Indonesia.

Di sisi lain, pemerintah juga membatasi pemasukan barang kena cukai oleh penumpang, sebagaimana diatur dalam PMK Nomor 82 Tahun 2024. Penumpang dewasa diperkenankan membawa rokok dan minuman beralkohol untuk konsumsi pribadi dalam jumlah terbatas, yakni maksimal 200 batang sigaret, 25 batang cerutu, atau 100 gram tembakau iris, serta 1 liter minuman beralkohol. Barang yang melebihi ketentuan tersebut tidak dapat dikenakan pungutan, melainkan akan langsung dimusnahkan oleh petugas.

Sementara itu, untuk produk obat-obatan, kosmetik, dan suplemen kesehatan, Bea Cukai mengacu pada Peraturan BPOM Nomor 28 Tahun 2023. Regulasi tersebut memperbolehkan pemasukan barang selama jumlahnya wajar, digunakan untuk kebutuhan pribadi, dan tidak diperuntukkan bagi kegiatan komersial.

Budi menegaskan bahwa dalam menjalankan tugasnya, Bea Cukai tetap mengedepankan pendekatan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat. Petugas di bandara, pelabuhan, dan pos lintas batas negara disiagakan untuk memberikan pendampingan dan penjelasan secara humanis, guna menciptakan proses kedatangan yang tertib, cepat, dan nyaman.

Sebagai bagian dari transparansi dan keterbukaan informasi, Bea Cukai mengimbau masyarakat untuk proaktif mencari informasi sebelum melakukan perjalanan internasional. Informasi resmi dapat diakses melalui Contact Center Bravo Bea Cukai 1500225, situs resmi beacukai.go.id, serta akun media sosial @beacukairi.

“Dengan pemahaman yang baik terhadap aturan yang berlaku, masyarakat dapat bepergian ke luar negeri dan kembali ke Tanah Air tanpa hambatan, sekaligus mendukung kelancaran tugas pengawasan negara,” pungkas Budi.

Reporter: Matyadi

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

KemenPANRB dan PERURI Perkuat GovTech untuk Integrasikan Layanan Pemerintah
Ketua Umum PB Federasi Serikat Pekerja MBG Nusantara Apresiasi Kinerja Kepala BGN Sudaryono
Wamendagri Bima Arya Dorong Otonomi Daerah Ciptakan Pusat Ekonomi Baru
Karantina DKI Jakarta Luncurkan Q-JOS, Pangkas Waktu Layanan Logistik di Tanjung Priok
PWNU Kaltara Tegaskan Muktamar NU Tanpa Intervensi Istana Maupun Tekanan Politik 
Prof. Dr. KH. Tubagus Baharudin Dukung Nasaruddin Umar Pimpin PBNU, Dorong NU Jadi Kekuatan Moral dan Kebangsaan
Polri Imbau Massa di Sekitar DPR/MPR Akhiri Kegiatan Secara Tertib, Hak Menyampaikan Aspirasi Tetap Dihormati
Relawan Bersihkan Sampah Pasca Lomba Dayung di Bawah Jembatan Paliwara, Soroti Sistem Pengelolaan Lingkungan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:45 WIB

KemenPANRB dan PERURI Perkuat GovTech untuk Integrasikan Layanan Pemerintah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Ketua Umum PB Federasi Serikat Pekerja MBG Nusantara Apresiasi Kinerja Kepala BGN Sudaryono

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Otonomi Daerah Ciptakan Pusat Ekonomi Baru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Karantina DKI Jakarta Luncurkan Q-JOS, Pangkas Waktu Layanan Logistik di Tanjung Priok

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:26 WIB

PWNU Kaltara Tegaskan Muktamar NU Tanpa Intervensi Istana Maupun Tekanan Politik 

Berita Terbaru