Wamen HAM Pastikan Sekolah Rakyat Jadi Ruang Aman Anak Kurang Mampu

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Mugiyanto menegaskan kehadiran negara dalam menjamin hak anak atas pendidikan yang aman dan bermartabat melalui Program Sekolah Rakyat.

Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Mugiyanto menegaskan kehadiran negara dalam menjamin hak anak atas pendidikan yang aman dan bermartabat melalui Program Sekolah Rakyat.

Semarang –  Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Mugiyanto menegaskan kehadiran negara dalam menjamin hak anak atas pendidikan yang aman dan bermartabat melalui Program Sekolah Rakyat. Hal itu disampaikan saat melakukan monitoring langsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 45 Kota Semarang, Selasa (20/1).

Kunjungan yang berlangsung di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang tersebut merupakan bagian dari pengawasan pemerintah terhadap pelaksanaan program prioritas Presiden di bidang pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Monitoring dilakukan untuk memastikan penerapan Prinsip-Prinsip Pemajuan dan Pemenuhan HAM (P5HAM) berjalan nyata dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat, terutama dalam pemenuhan hak atas pendidikan yang layak, aman, dan inklusif.
Dalam kunjungan itu, Mugiyanto didampingi Kepala Kanwil Kementerian HAM Jawa Tengah Mustafa Beleng beserta jajaran. Sejumlah perwakilan instansi daerah turut hadir, antara lain dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, serta aparatur kelurahan setempat.

Wamen HAM juga berinteraksi langsung dengan para siswa untuk menggali rasa aman, kenyamanan, dan kondisi belajar mereka. Menurutnya, interaksi tersebut penting untuk memastikan sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang yang menghormati martabat anak.
“Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan, tetapi wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak anak untuk tumbuh, belajar, dan bermimpi tanpa rasa takut. Anak-anak di sini harus merasa aman, sehat, dan dihargai martabatnya,” kata Mugiyanto.
Program Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden yang bertujuan membuka akses pendidikan gratis dan layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pemerintah menegaskan program yang berdampak langsung pada masyarakat harus terus dipantau dan dievaluasi agar tepat sasaran.

Kepala SRT 45 Kota Semarang Ridho Irwanto menjelaskan sekolah tersebut telah beroperasi sejak 30 September 2025 dan saat ini menampung 100 siswa, terdiri dari 50 siswa SMA dan 50 siswa SD. Seluruh peserta didik berasal dari keluarga kurang mampu kategori desil 1 dan desil 2 di Kota Semarang.
Namun, pihak sekolah masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kesulitan menjaring calon siswa hingga keterbatasan ruang kerja dan asrama bagi tenaga pendidik. Untuk sementara, manajemen memanfaatkan ruang perpustakaan dan laboratorium komputer sebagai ruang kerja serta memprioritaskan asrama bagi pendidik dari luar daerah.

Hasil monitoring menunjukkan pemenuhan hak dasar siswa, seperti asrama dan makanan, telah berjalan cukup baik. Meski demikian, Mugiyanto menyoroti aspek pemenuhan hak atas kesehatan, termasuk belum tersedianya fasilitas kesehatan yang memadai serta masih adanya siswa yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Hak atas pendidikan tidak bisa dipisahkan dari hak atas kesehatan. Negara wajib memastikan setiap anak di Sekolah Rakyat terlindungi kesehatannya,” ujarnya.
Temuan tersebut akan menjadi bahan evaluasi Kementerian HAM bersama kementerian dan pemerintah daerah terkait guna mendorong perbaikan berkelanjutan. Di akhir kunjungan, Mugiyanto meninjau langsung asrama dan ruang kelas sebagai bentuk komitmen memastikan lingkungan belajar yang layak dan berperspektif HAM

Berita Terkait

GNK Soroti Peran Jokowi, Minta PSI Fokus Benahi Internal Sebelum Bidik Pilpres 2029
AHY Dorong KUNCI Bersama Jadi Motor Pertumbuhan Baru Jabar-Jateng Berbasis Aglomerasi Polisentris
Konferensi Cabang Perdana PCNU se-Papua Pegunungan Perkuat Konsolidasi Organisasi, Teguhkan Komitmen Pengabdian untuk Umat dan Bangsa
Tarif PNBP Kemenkum Disesuaikan, Merek UMKM Tetap Rp500 Ribu dan Hak Cipta Lagu Gratis Mulai Agustus 2026
Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir Minta Pejabat Baru Tinggalkan Pola Kerja Lama, Fokus Ciptakan Inovasi
Tito Karnavian Tinjau Program BSPS di Bandung, Soroti ‘Tender Rakyat’ yang Transparan
Peringati Hari Anak Nasional 2026, KemenPPPA dan Ancol Hadirkan Rekreasi Inklusif bagi Ratusan Anak Lewat Main Ceria di Dufan
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:34 WIB

GNK Soroti Peran Jokowi, Minta PSI Fokus Benahi Internal Sebelum Bidik Pilpres 2029

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:51 WIB

AHY Dorong KUNCI Bersama Jadi Motor Pertumbuhan Baru Jabar-Jateng Berbasis Aglomerasi Polisentris

Senin, 27 Juli 2026 - 19:20 WIB

Konferensi Cabang Perdana PCNU se-Papua Pegunungan Perkuat Konsolidasi Organisasi, Teguhkan Komitmen Pengabdian untuk Umat dan Bangsa

Senin, 27 Juli 2026 - 11:43 WIB

Tarif PNBP Kemenkum Disesuaikan, Merek UMKM Tetap Rp500 Ribu dan Hak Cipta Lagu Gratis Mulai Agustus 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 11:12 WIB

Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir Minta Pejabat Baru Tinggalkan Pola Kerja Lama, Fokus Ciptakan Inovasi

Berita Terbaru