Kemenbud Dukung Sineas RI Tampil di Festival Film Rotterdam 2026

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan mendukung promosi dan penguatan ekosistem perfilman nasional di tingkat global melalui partisipasi aktif sineas Indonesia dalam International Film Festival Rotterdam (IFFR) ke-55 yang digelar di Rotterdam, Belanda, pada 2026.

Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan mendukung promosi dan penguatan ekosistem perfilman nasional di tingkat global melalui partisipasi aktif sineas Indonesia dalam International Film Festival Rotterdam (IFFR) ke-55 yang digelar di Rotterdam, Belanda, pada 2026.

Rotterdam — Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan mendukung promosi dan penguatan ekosistem perfilman nasional di tingkat global melalui partisipasi aktif sineas Indonesia dalam International Film Festival Rotterdam (IFFR) ke-55 yang digelar di Rotterdam, Belanda, pada 2026.

IFFR dikenal sebagai salah satu festival film internasional terkemuka yang menjadi platform global bagi sinema independen dan inovatif dari berbagai negara. Pada edisi ke-55 ini, Indonesia tampil membanggakan dengan keikutsertaan dua film pendek, lima film panjang, serta satu proyek film yang mengikuti program pitching. Selain itu, perwakilan Indonesia juga terlibat dalam program lab mentor dan producers lab yang diselenggarakan oleh Rotterdam Film Lab.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon menilai kehadiran film Indonesia di IFFR mencerminkan peningkatan kualitas, keberagaman narasi, serta daya saing sineas nasional di kancah internasional.

Kita mendorong agar semakin banyak karya sineas Indonesia hadir di panggung global. Ke depan, kita berharap IFFR dapat membuka ruang ‘Indonesia Focus’ atau ‘Indonesia Spotlight’ sebagai platform strategis untuk memperdalam pemahaman lintas budaya sekaligus memperkuat hubungan kebudayaan Indonesia–Belanda melalui sinema,” ujar Fadli Zon dalam keterangannya.

Ia juga menyoroti potensi besar pengembangan kerja sama ko-produksi film antara Indonesia dan Belanda. Menurutnya, peluang tersebut dapat difasilitasi melalui berbagai program di Kementerian Kebudayaan, salah satunya Manajemen Talenta Nasional, yang dirancang untuk mendukung talenta budaya Indonesia secara komprehensif, mulai dari pengembangan kapasitas, jejaring, hingga akses ke platform internasional.

Sejalan dengan upaya tersebut, Indonesia mengapresiasi kolaborasi ko-kreatif melalui SAMASAMA Lab yang melibatkan Netherlands Film Fund (NFF), Manajemen Talenta Nasional, serta Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI). Kerja sama ini bertujuan mendorong pengembangan film, pertukaran talenta, serta penguatan ekosistem film kreatif lintas negara.

Kerja sama internasional di bidang perfilman juga terjalin melalui berbagai festival film di Indonesia, seperti Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) dan Jakarta Film Week (JFW).

Sebagai informasi, Republik Indonesia dan Kerajaan Belanda telah menandatangani Perjanjian Ko-produksi Audiovisual pada 4 Desember 2024. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains Kerajaan Belanda, dan menjadi kerangka penting dalam memperluas kerja sama ko-produksi audiovisual, mendorong pertumbuhan industri budaya, serta memperkuat pertukaran ekonomi berbasis budaya.

Berita Terkait

Buntut Kasus Amsal Sitepu Kajari Karo Dicopot, Kejagung: Isyarat Keras atas Dugaan Cacat Penuntutan
UMKM BISA Ekspor Tembus USD 23,6 Juta di Awal 2026, Pemerintah Genjot Akses Pasar Global
Buruh Bergerak! FSB NIKEUBA Bongkar Dugaan Upah Dipotong hingga THR Disunat Jelang Aksi May Day
Hery Susanto Resmi Dilantik Menjadi Pimpinan Baru Ombudsman Republik Indonesia 2026–2031
Mendag Usulkan Pembaruan UU Perlindungan Konsumen, Soroti Lonjakan Masalah di Era Digital
Dari Halal Bihalal ke Reformasi Profesi: MAPPI Gaungkan UU Penilai dan Database Properti Nasional
Didi Sukarno Ingatkan Bahaya Distorsi Demokrasi
Unhan RI Selenggarakan Wisuda Program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) Tahun Akademik 2026
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 14:08 WIB

Buntut Kasus Amsal Sitepu Kajari Karo Dicopot, Kejagung: Isyarat Keras atas Dugaan Cacat Penuntutan

Selasa, 14 April 2026 - 12:51 WIB

UMKM BISA Ekspor Tembus USD 23,6 Juta di Awal 2026, Pemerintah Genjot Akses Pasar Global

Minggu, 12 April 2026 - 22:43 WIB

Buruh Bergerak! FSB NIKEUBA Bongkar Dugaan Upah Dipotong hingga THR Disunat Jelang Aksi May Day

Jumat, 10 April 2026 - 20:25 WIB

Hery Susanto Resmi Dilantik Menjadi Pimpinan Baru Ombudsman Republik Indonesia 2026–2031

Jumat, 10 April 2026 - 15:20 WIB

Mendag Usulkan Pembaruan UU Perlindungan Konsumen, Soroti Lonjakan Masalah di Era Digital

Berita Terbaru