Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Koridor 13, 24 Penumpang Luka: Sopir Diduga Tertidur

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kecelakaan yang melibatkan armada bus Transjakarta di Koridor 13 (Puri Beta-Petukangan) di ruas Swadarma arah Cipulir, Senin (23/2/2026). (Dok-tangkapan layar @info_ciledug)

Foto: Kecelakaan yang melibatkan armada bus Transjakarta di Koridor 13 (Puri Beta-Petukangan) di ruas Swadarma arah Cipulir, Senin (23/2/2026). (Dok-tangkapan layar @info_ciledug)

JAKARTA – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua armada Transjakarta terjadi di jalur layang Koridor 13 rute Puri Beta–Petukangan, tepatnya di ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (23/2/2026) pagi. Insiden ini menyebabkan sedikitnya 24 orang mengalami luka-luka. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menyatakan jumlah korban luka berdasarkan pendataan terbaru mencapai 24 orang. “Korban luka berjumlah terkini 24 orang disebabkan kecelakaan dua bus Transjakarta. Dipastikan tidak ada korban jiwa,” ujarnya kepada wartawan.

Dari total korban, dua orang dilaporkan mengalami patah tulang dan dirawat intensif di RS Sari Asih Ciledug. Sementara korban lainnya mengalami luka ringan, diduga akibat benturan keras serta serpihan kaca yang pecah saat tabrakan terjadi.

Menurut keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika dua bus melaju dari arah berlawanan di jalur masing-masing. Bus yang dikemudikan sopir berinisial AS diketahui membawa penumpang dari arah Cipulir. Sementara bus lain yang dikemudikan Y tidak sedang mengangkut penumpang.

Namun, berdasarkan pengakuan awal, sopir berinisial Y diduga tertidur saat mengemudi sehingga kendaraannya masuk ke jalur berlawanan dan terjadi tabrakan frontal (adu banteng). “Sopir berinisial Y mengaku tertidur saat mengemudi, sehingga kendaraannya masuk ke jalur yang berlawanan,” kata Ojo.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kelelahan dan standar operasional pengemudi.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, sempat menyampaikan jumlah korban sebanyak 23 orang dengan kondisi luka ringan. Namun data terbaru dari Subdit Gakkum memperbarui jumlah korban menjadi 24 orang, termasuk dua korban dengan luka berat berupa patah tulang.

Perbedaan angka tersebut disebut sebagai bagian dari proses pendataan yang masih berjalan di lapangan.

PT Transportasi Jakarta memastikan seluruh korban telah dievakuasi dan mendapat penanganan medis. Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyatakan investigasi internal tengah dilakukan untuk mengungkap penyebab insiden.

“Penyebab insiden tengah dalam proses investigasi mendalam. Transjakarta berkomitmen penuh untuk menangani situasi ini secara cepat dan profesional demi keamanan seluruh pelanggan,” ujarnya.

Insiden ini juga melibatkan armada dari operator BMP 263 dan MYS 17100. Benturan keras menyebabkan kerusakan pada bagian depan kedua bus, namun jalur kembali dapat dikendalikan setelah proses evakuasi dan pengamanan selesai.

Kecelakaan di jalur khusus bus yang seharusnya steril dari kendaraan lain memunculkan pertanyaan serius terkait pengawasan kondisi pengemudi dan sistem keselamatan operasional. Faktor kelelahan sopir menjadi perhatian utama, mengingat pengakuan tertidur saat mengemudi menjadi dugaan awal penyebab tabrakan.

Pihak kepolisian menyatakan akan memeriksa lebih lanjut kondisi fisik dan riwayat kerja pengemudi, termasuk kemungkinan pelanggaran prosedur.

Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih berlangsung dan operasional Koridor 13 telah kembali berjalan dengan pengaturan lalu lintas yang disesuaikan.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Pemanggilan Eks Marketing BRI Warnai Perkembangan Kasus Dugaan Kredit Bermasalah Saung Intan PGC
BKPRMI DKI Jakarta dan BAZNAS RI Perkuat Gerakan Bersih Masjid, Sambut Ramadan dengan Spirit Kebersamaan
Alumni ’87 Bangkitkan Modal Sosial Lewat Reuni Akbar di JFS Cafe
Harmoni Imlek Nusantara Meriahkan Tahun Baru Imlek di Jantung Jakarta
Sengketa Lahan Kunciran Jaya Memanas, Ahli Waris Laporkan Dugaan Penyerobotan 2.300 Meter ke Polda Metro Jaya
Macet di Jalur Priok, Pengguna Tol Desak Solusi Pemerintah
Pelajar Tewas di Jalan Matraman Raya, Dugaan Jalan Rusak Jadi Pemicu Kecelakaan
Ancol Ucapkan Selamat HPN 2026, Tegaskan Pers sebagai Pilar Demokrasi
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:00 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Koridor 13, 24 Penumpang Luka: Sopir Diduga Tertidur

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:18 WIB

Pemanggilan Eks Marketing BRI Warnai Perkembangan Kasus Dugaan Kredit Bermasalah Saung Intan PGC

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:19 WIB

BKPRMI DKI Jakarta dan BAZNAS RI Perkuat Gerakan Bersih Masjid, Sambut Ramadan dengan Spirit Kebersamaan

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:20 WIB

Alumni ’87 Bangkitkan Modal Sosial Lewat Reuni Akbar di JFS Cafe

Senin, 16 Februari 2026 - 23:43 WIB

Harmoni Imlek Nusantara Meriahkan Tahun Baru Imlek di Jantung Jakarta

Berita Terbaru

Foto: Wali Kota Jakarta Pusat Arifin meninjau langsung layanan penghapusan tato yang digelar Bazis Jakarta Pusat di sela rangkaian Bazar Ramadan 1447 Hijriah, Jakarta, Senin (22/2/2026)

Wali Kota Jakarta Pusat

Arifin Wali Kota Jakpus Ingatkan Warga: Menghapus Tato Lebih Sulit dan Menyakitkan

Senin, 23 Feb 2026 - 16:31 WIB