Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Pasutri di Bekasi, Tim Gabungan Diterjunkan Ungkap Pelaku dan Motif

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Bhudi Hermanto. (Dok-Istimewa)

Foto: Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Bhudi Hermanto. (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Aparat kepolisian masih terus menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang mantan pegawai Jakarta International Container Terminal (JICT) berinisial EU (65) dan istrinya P (60). Peristiwa tragis tersebut kini ditangani oleh tim gabungan kepolisian yang melibatkan sejumlah satuan untuk mempercepat proses pengungkapan pelaku serta motif di balik kejadian tersebut.

Penyelidikan kasus ini mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum. Sejumlah informasi dan keterangan dari berbagai pihak saat ini tengah dihimpun guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian, termasuk kemungkinan keterlibatan lebih dari satu pelaku.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Bhudi Hermanto, menyatakan bahwa hingga saat ini penyidik masih melakukan pendalaman terhadap berbagai informasi yang berkaitan dengan kasus tersebut. Polisi juga membuka kemungkinan adanya sejumlah pihak yang terlibat dalam peristiwa itu.

“Masih didalami. Semua informasi sangat diperlukan untuk membantu penyelidik dalam mengungkap kasus ini,” ujar Bhudi kepada wartawan, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, penyidik masih terus mengumpulkan bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Proses ini dilakukan untuk memastikan setiap fakta yang ditemukan dapat memperkuat konstruksi perkara sebelum disimpulkan secara resmi oleh pihak kepolisian.

Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polres Metro Bekasi Kota, Suparyono, mengungkapkan bahwa kepolisian telah membentuk tim gabungan lintas satuan guna mempercepat proses pengungkapan kasus tersebut.

Tim gabungan itu melibatkan unsur dari Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, Polres Metro Bekasi Kota, hingga jajaran Polsek Pondok Gede.

“Ya, sementara tim gabungan dari Bareskrim, Polda, Polres, dan Polsek Pondok Gede masih melakukan penyelidikan,” kata Suparyono.

Dia menegaskan bahwa koordinasi antar-satuan dilakukan secara intensif untuk mempercepat pengumpulan bukti, analisis tempat kejadian perkara (TKP), serta penelusuran kemungkinan pelaku.

Selain itu, penyidik juga tengah menelusuri berbagai kemungkinan motif yang melatarbelakangi dugaan pembunuhan tersebut, termasuk hubungan personal korban, aktivitas terakhir sebelum kejadian, serta potensi adanya konflik tertentu yang dapat menjadi pemicu tindak kriminal.

Pihak kepolisian memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan menyeluruh. Aparat juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor kepada pihak berwajib guna membantu proses pengungkapan kasus.

Hingga saat ini, kepolisian belum menyampaikan secara rinci kronologi kejadian maupun dugaan motif, karena penyelidikan masih berlangsung dan berbagai bukti masih dalam tahap pengumpulan serta analisis.

Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat korban merupakan pasangan lanjut usia dan salah satunya diketahui pernah bekerja di lingkungan pelabuhan nasional melalui Jakarta International Container Terminal.

Polisi menegaskan akan terus bekerja maksimal agar pelaku dapat segera diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Bawa Tiga Botol Cairan Berbahaya Bersumbu Saat Demo DPR, ANH Resmi Jadi Tersangka
Gunakan Identitas Palsu, Buronan Interpol Dicegat Imigrasi Ngurah Rai
Menkum Resmikan 6.110 Posbankum di Sumut, Perluas Akses Keadilan hingga Desa
Polda Metro Jaya Terima Bukti Tambahan Dugaan Malapraktik Pemasangan Stent pada Pasien Y oleh RS S Jaksel 
Imigrasi Deportasi 25 WNA yang Gunakan Visa Turis untuk Bisnis Fotografi di RI
Imigrasi Tangerang Pastikan Paspor Berserakan di BSD Merupakan Dokumen Lama Jamaah Haji
134 Narapidana High Risk Dipindahkan ke Nusakambangan, Total Sudah 2.834 Orang Nusakambangan, Total Sudah 2.834 Orang
Imigrasi Tangerang Selidiki Temuan Paspor Berserakan di BSD, Lakukan Penelusuran Pemilik dan Dugaan Pembuangan Dokumen
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 04:44 WIB

Bawa Tiga Botol Cairan Berbahaya Bersumbu Saat Demo DPR, ANH Resmi Jadi Tersangka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:20 WIB

Gunakan Identitas Palsu, Buronan Interpol Dicegat Imigrasi Ngurah Rai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:06 WIB

Menkum Resmikan 6.110 Posbankum di Sumut, Perluas Akses Keadilan hingga Desa

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:29 WIB

Polda Metro Jaya Terima Bukti Tambahan Dugaan Malapraktik Pemasangan Stent pada Pasien Y oleh RS S Jaksel 

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:06 WIB

Imigrasi Deportasi 25 WNA yang Gunakan Visa Turis untuk Bisnis Fotografi di RI

Berita Terbaru