Fadli Zon Dorong Pengembangan Museum Song Terus Jadi Pusat Edukasi Budaya

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau Museum Song Terus di Kabupaten Pacitan, Sabtu (28/3), dan mendorong pengembangan museum tersebut sebagai pusat edukasi dan kebudayaan.

Dalam kunjungannya, Fadli menilai Museum Song Terus memiliki peran strategis dalam menyajikan narasi perjalanan panjang peradaban manusia di Nusantara, khususnya dari kawasan Goa Song Terus yang dikenal sebagai salah satu situs prasejarah penting di Indonesia.

Ia menjelaskan, kawasan tersebut menyimpan bukti kesinambungan kehidupan manusia sejak ratusan ribu tahun lalu. Temuan arkeologi di lokasi itu diperkirakan mencapai usia hingga 300.000 tahun, termasuk penemuan manusia prasejarah yang dikenal sebagai Mbah Sayem yang berusia sekitar 8.500 tahun.

Di museum ini kita bisa menyaksikan rangkaian perjalanan peradaban manusia di Pacitan, dari masa awal hingga manusia modern,” ujar Fadli.

Menurutnya, penguatan fungsi museum perlu dilakukan melalui pengembangan fasilitas penunjang, seperti auditorium, pemutaran film 3D, hingga ruang pertunjukan seni budaya. Ia menegaskan museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan artefak, tetapi juga sebagai pusat literasi dan edukasi budaya.

Penelitian di kawasan Song Terus sendiri telah berlangsung sejak masa kolonial dan melibatkan sejumlah peneliti, termasuk Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald serta arkeolog Indonesia R.P. Suyono.

Museum Song Terus dibangun untuk mengangkat hasil penelitian arkeologi di kawasan karst Pacitan yang merupakan bagian dari bentang alam Gunung Sewu. Situs ini menyimpan berbagai temuan penting, mulai dari alat batu, sisa fauna, hingga bukti aktivitas manusia purba yang menunjukkan keberlanjutan hunian dalam jangka panjang.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut antara lain Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Wawan Yogaswara.

Fadli menegaskan komitmennya untuk mendorong pengembangan Museum Song Terus sebagai pusat edukasi dan kebudayaan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia berharap museum ini dapat menjadi ruang aktif dalam pelestarian sekaligus pemanfaatan warisan budaya bagi masyarakat luas.

Berita Terkait

Keroncong Sahadja Hadirkan Nuansa Musik Tradisional di La Piazza Kelapa Gading
Fadli Zon Dorong Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Data Ekonomi Kebudayaan
Fadli Zon Dorong Vila Bung Hatta dan Riung Gunung Jadi Penggerak Ekonomi Budaya
Memutus Budaya KKN dengan Membangun Kepribadian dalam Kebudayaan
Menteri Kebudayaan: Keberagaman dan Budaya Jadi Akar Kekuatan Bangsa
Ketua Umum MASL Hadiri Upacara HUT RI ke-81 di Istana, Bawa Pesan Pelestarian Budaya Sunda
Hari Masyarakat Adat Sedunia, Tiga Pilar Sumedang Soroti Ancaman Degradasi Kedaulatan Adat
Hari Masyarakat Adat Sedunia, Andy Java: Lindungi Mereka untuk Selamatkan Masa Depan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Keroncong Sahadja Hadirkan Nuansa Musik Tradisional di La Piazza Kelapa Gading

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Fadli Zon Dorong Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Data Ekonomi Kebudayaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Fadli Zon Dorong Vila Bung Hatta dan Riung Gunung Jadi Penggerak Ekonomi Budaya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Memutus Budaya KKN dengan Membangun Kepribadian dalam Kebudayaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Menteri Kebudayaan: Keberagaman dan Budaya Jadi Akar Kekuatan Bangsa

Berita Terbaru