Warga Bertindak Sendiri, Negara Dinilai Abai: Kasus DBD Anak 7 Tahun Picu Alarm Darurat di Cakung

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Demam Berdarah Dengue (DBD). (Dok-Istimewa)

Foto: Ilustrasi Demam Berdarah Dengue (DBD). (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Satu kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada anak berusia tujuh tahun di Kampung Sawah Indah Blok E RT 01/005, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, memicu kepanikan sekaligus kemarahan warga. Mutiara Melani Putri kini harus menjalani perawatan intensif di RS Resti sejak Minggu (12/4/2026), sementara respons penanganan di tingkat lingkungan dinilai lamban dan tidak sigap.

Peristiwa ini bukan sekadar kasus medis, melainkan cermin rapuhnya sistem respons kesehatan lingkungan di kawasan padat penduduk ibu kota. Warga mengaku telah melaporkan kondisi lingkungan yang rawan dan potensi penyebaran DBD kepada pihak terkait. Namun, hingga beberapa hari berlalu, tindakan konkret seperti fogging belum juga dilakukan.

“Kami sudah melapor, tapi belum ada tindakan nyata. Ini bukan hal sepele, ini soal nyawa,” tegas seorang warga.

Ketika ancaman kian nyata dan respons tak kunjung datang, warga memilih bergerak sendiri. Secara swadaya, mereka menggalang dana, menyewa alat, dan melakukan fogging mandiri di sejumlah titik yang diduga menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti. Aksi ini menunjukkan solidaritas kuat, tetapi sekaligus menjadi tamparan bagi sistem yang seharusnya hadir lebih dulu.

Langkah mandiri tersebut mengungkap persoalan yang lebih dalam: mekanisme respons yang reaktif dan birokratis di tengah ancaman penyakit yang bergerak cepat. Warga menilai pemerintah masih menunggu eskalasi kasus alih-alih melakukan pencegahan dini berbasis pemantauan aktif.

Secara faktual, kondisi lingkungan di kawasan tersebut memang memprihatinkan. Genangan air masih ditemukan di selokan tersumbat, wadah terbuka, hingga barang bekas yang tidak terkelola. Ditambah dengan cuaca yang tidak menentu, situasi ini menjadi kombinasi ideal bagi berkembangnya nyamuk penyebab DBD.

Tak hanya fogging, warga juga memperkuat upaya pencegahan melalui gerakan 3M, menguras, menutup, dan mengubur. Edukasi dilakukan dari rumah ke rumah secara informal, menandakan kesadaran kolektif yang tumbuh di tengah minimnya intervensi resmi.

Namun, warga menegaskan bahwa upaya mandiri bukan solusi jangka panjang. Mereka mendesak pemerintah untuk segera turun tangan secara sistematis, mulai dari fogging terjadwal, pemeriksaan jentik berkala, hingga edukasi kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Keselamatan warga jangan sampai menunggu korban berikutnya. Kami bergerak karena keadaan sudah darurat,” kata warga lainnya.

Kasus ini menjadi alarm keras bahwa ancaman DBD di perkotaan belum terkendali. Tanpa respons cepat, koordinasi lintas sektor, dan kehadiran negara yang nyata di tingkat lingkungan, penyakit yang sebenarnya dapat dicegah ini akan terus berulang, dan kembali menelan korban.

Reporter: Fahmy Nurdin

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Gema Tadarus 2026 Warnai HUT ke-41 Dufan, 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa Nikmati Wahana Gratis
Raih Juara 1 Pentas Seni HUT RI ke-81, Anak-Anak RT 006 Cipinang Cempedak Dapat Apresiasi Liburan ke Atlantis Ancol
Polri Ajak Masyarakat Jaga Ketertiban Saat Penyampaian Aspirasi di Depan Gedung MPR/DPR RI
Tujuh Tahun Lensa Polri: Dari Jurnalisme ke Aksi Sosial
Arsikarta Rawat Ruang Eksperimentasi Teater Lewat Umbra et Anima: Metafiksi Chairil Anwar
Semarak Lomba Karaoke HUT ke-81 RI, Warga RW 015 Bidara Cina Rayakan Kemerdekaan dengan Nada dan Lagu
Polda Metro Jaya Siagakan 9.242 Personel Amankan 47 Kegiatan di Jakarta, Aspirasi Publik Dikawal Tetap Tertib
Merdekaria 2026 di Ancol: Gratis Tiket Masuk pada 17 Agustus, Hadirkan Perayaan Kemerdekaan untuk Semua Kalangan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Gema Tadarus 2026 Warnai HUT ke-41 Dufan, 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa Nikmati Wahana Gratis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Raih Juara 1 Pentas Seni HUT RI ke-81, Anak-Anak RT 006 Cipinang Cempedak Dapat Apresiasi Liburan ke Atlantis Ancol

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Polri Ajak Masyarakat Jaga Ketertiban Saat Penyampaian Aspirasi di Depan Gedung MPR/DPR RI

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:18 WIB

Tujuh Tahun Lensa Polri: Dari Jurnalisme ke Aksi Sosial

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Arsikarta Rawat Ruang Eksperimentasi Teater Lewat Umbra et Anima: Metafiksi Chairil Anwar

Berita Terbaru