okjakarta.com – Karier politik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghadapi tekanan serius setelah tingkat kepuasan publik terhadapnya merosot tajam. Penurunan ini dipicu keputusan kontroversial terkait konflik dengan Iran yang menuai kritik luas di dalam negeri.
Berdasarkan hasil survei terbaru, tingkat kepuasan terhadap Trump turun di bawah 40 persen terendah sepanjang masa jabatan keduanya. Mayoritas responden menyatakan tidak setuju dengan langkah militer yang diambil, dengan total 63 persen publik mengaku tidak puas, termasuk 50 persen yang menyatakan sangat tidak puas.
Sebaliknya, hanya 37 persen responden yang masih memberikan penilaian positif terhadap kinerja Trump. Survei yang dilakukan pada 30 Maret hingga 13 April itu melibatkan lebih dari 32 ribu responden di seluruh Amerika Serikat.
Dampak konflik ini diperkirakan tak hanya menggerus elektabilitas Trump, tetapi juga berpotensi melemahkan posisi Partai Republik menjelang dinamika politik berikutnya.
(YS)




































