Menko PMK: Ekonomi Masa Depan Tak Melulu Teknologi, Budaya dan Alam Jadi Kunci

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa arah ekonomi masa depan Indonesia tidak hanya bertumpu pada teknologi, tetapi juga pada kekuatan budaya dan kekayaan alam

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa arah ekonomi masa depan Indonesia tidak hanya bertumpu pada teknologi, tetapi juga pada kekuatan budaya dan kekayaan alam

BANDUNG — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa arah ekonomi masa depan Indonesia tidak hanya bertumpu pada teknologi, tetapi juga pada kekuatan budaya dan kekayaan alam.

Hal tersebut disampaikan Pratikno saat menghadiri Aksi Nyata Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi di Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/4/2026).

Ia mengatakan, disrupsi global telah mengubah lanskap ketenagakerjaan secara signifikan. Banyak jenis pekerjaan lama yang hilang (job loss), namun di sisi lain muncul peluang pekerjaan baru (job gain) yang perlu direspons melalui sistem pendidikan yang adaptif.

Jangan sampai pendidikan kita justru mengajarkan keterampilan yang sudah tidak relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Pratikno.

Menurutnya, peluang kerja baru tidak selalu lahir dari penguasaan teknologi tinggi. Justru, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif dari sisi orisinalitas budaya dan kekayaan alam yang dapat dikembangkan menjadi sumber ekonomi baru.

Pratikno menilai perubahan preferensi global membuka peluang besar bagi Indonesia, terutama di sektor pariwisata berbasis budaya dan alam. Wisatawan kini cenderung mencari pengalaman yang autentik dan berbeda dari kehidupan perkotaan modern.

Mereka ingin kembali ke alam dan budaya. Ini peluang besar bagi Indonesia untuk menciptakan lapangan kerja baru,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan vokasi harus mampu menyesuaikan diri dengan arah ekonomi tersebut. Sistem pendidikan perlu menyiapkan tenaga kerja yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu mengelola potensi lokal secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Pratikno menyoroti sektor pariwisata sebagai contoh nyata ekonomi berbasis budaya dan alam yang berdampak langsung pada masyarakat desa.
“Pariwisata membawa uang masuk ke desa, bukan sebaliknya. Ini penting untuk pemerataan ekonomi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, turut hadir Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi Syamsi Hari.

Pemerintah juga terus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri melalui pembentukan Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV). Hingga saat ini, TKDV telah terbentuk di 33 dari 38 provinsi di Indonesia.

Selain itu, dalam acara tersebut juga dilakukan peluncuran 483 skema okupasi nasional bidang pariwisata sebagai langkah konkret memperkuat kompetensi tenaga kerja vokasi di sektor tersebut.
Pratikno menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar tercipta keterkaitan yang kuat antara pendidikan dan dunia kerja.

Ini membutuhkan sinergi dari pemerintah daerah, sekolah, hingga pelaku industri agar mampu menciptakan peluang kerja baru yang relevan dengan kebutuhan zaman,” tutupnya.

Berita Terkait

PWN 2026 Pertegas Peran Kewirausahaan sebagai Pilar Indonesia Emas 2045
Menteri UMKM: 77 Persen Pelaku UMKM Belum Miliki Legalitas Usaha
Pemerintah Dukung Perluasan KEK Gresik, Investasi Tembus Rp113,4 Triliun
Pemerintah Perkuat Validasi Data KEK untuk Ukur Dampak ke Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Targetkan 10 Juta Pengusaha Baru pada 2029
PT Esta Multi Usaha Tbk Gelar Public Expose 2026, Target Bukukan Pendapatan 58 Milyar
Kementerian UMKM Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Target Cetak 10 Juta Pengusaha Baru
GAPKI Khawatir Kebijakan Ekspor Satu Pintu Ganggu Daya Saing Sawit RI
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:00 WIB

Menteri UMKM: 77 Persen Pelaku UMKM Belum Miliki Legalitas Usaha

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:08 WIB

Pemerintah Dukung Perluasan KEK Gresik, Investasi Tembus Rp113,4 Triliun

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:54 WIB

Pemerintah Perkuat Validasi Data KEK untuk Ukur Dampak ke Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:13 WIB

Pemerintah Luncurkan Bursa Wirausaha Unggulan, Targetkan 10 Juta Pengusaha Baru pada 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:58 WIB

PT Esta Multi Usaha Tbk Gelar Public Expose 2026, Target Bukukan Pendapatan 58 Milyar

Berita Terbaru