Tito Karnavian Tinjau Program BSPS di Bandung, Soroti ‘Tender Rakyat’ yang Transparan

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Cilampeni, Kecamatan Ketapang,

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Cilampeni, Kecamatan Ketapang,

BANDUNG — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Cilampeni, Kecamatan Ketapang,

Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/7). Dalam kunjungan tersebut, Tito menyaksikan langsung simulasi Pemilihan Toko Terbuka (PTT) atau “tender rakyat” yang diterapkan dalam penyaluran bantuan perumahan.

Tito menilai mekanisme tersebut menjadi langkah yang mendorong transparansi penggunaan anggaran karena seluruh proses pemilihan penyedia bahan bangunan dilakukan secara terbuka. Pemilik toko memaparkan jenis material beserta harga yang ditawarkan sehingga masyarakat dapat mengetahui prosesnya secara langsung.

“Ini salah satu program yang bagus sekali, karena ada tender rakyat ini, uangnya semuanya serba terbuka. Semua transparan,” kata Tito.

Dalam kesempatan itu, Tito juga berdialog dengan para pemilik toko bangunan untuk memeriksa daftar harga dan kualitas material yang ditawarkan. Menurutnya, sistem tersebut menciptakan persaingan sehat sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan bangunan dengan harga lebih murah tanpa mengurangi kualitas.

Ia menjelaskan, toko yang menawarkan harga paling kompetitif akan dipilih sebagai penyedia. Sementara itu, sisa anggaran dari hasil efisiensi dapat dimanfaatkan kembali berdasarkan kesepakatan masyarakat.
“Siapa yang paling murah itu akan menang. Kemudian sisa uangnya dikembalikan lagi kepada rakyat. Silakan berembuk buat apa,” ujarnya.

Dalam kunjungan yang turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait itu, Tito mengatakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terhadap hunian layak.

Salah satu langkah yang ditempuh, kata dia, ialah membebaskan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi MBR. Selain itu, kriteria penerima manfaat juga diperluas agar lebih banyak masyarakat dapat mengakses program tersebut.

Menurut Tito, berbagai kemudahan itu tidak hanya membantu masyarakat memiliki rumah, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian daerah melalui meningkatnya aktivitas sektor perumahan.

Ia pun meminta pemerintah daerah tidak khawatir terhadap kebijakan pembebasan sejumlah retribusi tersebut. Sebab, pembangunan rumah baru dinilai akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di masa mendatang.

“Dengan adanya rumahnya, tadinya tanahnya kosong, hanya dapat pajak bumi saja. Tapi kalau ada rumahnya, tahun depannya pajak bumi dan bangunan. Jadi PAD akan bertambah,” kata Tito.

Peninjauan tersebut turut dihadiri anggota DPR RI Rajiv Singh, Bupati Bandung Dadang Supriatna, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Berita Terkait

Habib Syakur: Jangan Jadikan Polri Komoditas Politik, Kembalikan Marwah dan Independensi Institusi!
YAHYA MAYA SAKTI APRESIASI GUS IRFAN, KEMENTERIAN HAJI DINILAI BERSIH DAN BERINTEGRITAS
Abdul Qahar Yelipele: Pengukuhan PBNU 2026-2031 Harus Jadi Momentum Penguatan NU di Tanah Papua
Anak Beruang Madu Terpisah dari Induk akibat Karhutla di Kalteng, Polri Selamatkan Satwa Dilindungi
Prabowo Luncurkan DNKK, Targetkan Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027
KPKNU Datangi KPK, Desak Dugaan Suap dalam Muktamar NU di Jombang Diusut
Ahmad Riza Patria Apresiasi Aksi Sosial Relawan, Dorong Kepedulian terhadap Masyarakat
Koprabu Law Firm Gandeng Irwan Team, Hadirkan Bakti Sosial untuk Masyarakat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Habib Syakur: Jangan Jadikan Polri Komoditas Politik, Kembalikan Marwah dan Independensi Institusi!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:54 WIB

YAHYA MAYA SAKTI APRESIASI GUS IRFAN, KEMENTERIAN HAJI DINILAI BERSIH DAN BERINTEGRITAS

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Abdul Qahar Yelipele: Pengukuhan PBNU 2026-2031 Harus Jadi Momentum Penguatan NU di Tanah Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Anak Beruang Madu Terpisah dari Induk akibat Karhutla di Kalteng, Polri Selamatkan Satwa Dilindungi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Prabowo Luncurkan DNKK, Targetkan Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027

Berita Terbaru