PALEMBANG – SUMSEL – BNPB dan Menhut Perkuat Penanganan Karhutla Sumsel, Fokus Tekan Titik Api
Palembang – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memperkuat koordinasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan.
Penguatan penanganan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 yang digelar di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (1/9).
Rapat koordinasi menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengantisipasi dan menangani karhutla, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran di sejumlah wilayah Sumsel.
Dalam kegiatan tersebut, BNPB, Kementerian Kehutanan, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyelaraskan langkah penanganan, baik melalui penguatan operasi di lapangan maupun koordinasi lintas sektor.
Selain rapat koordinasi, dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis serta konferensi pers bersama Menteri Kehutanan, Kepala BNPB, dan Gubernur Sumatera Selatan di Griya Agung.
Rangkaian penanganan karhutla juga dilakukan hingga tingkat kabupaten. Pada Selasa (1/9), Suharyanto bersama jajaran terkait mengikuti rapat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) di Indonesia Forest and Land Fire Management Center, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah sekaligus memastikan penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan terpadu.
Sebelumnya, pada Senin (31/8), Menteri Kehutanan, Kepala BNPB, dan Gubernur Sumatera Selatan meninjau langsung area terdampak kebakaran di Desa Ibul Besar I, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat kondisi wilayah terdampak sekaligus mengevaluasi langkah penanganan yang telah dilakukan oleh pemerintah dan unsur terkait.
Pemerintah terus mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh unsur terkait dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan kebakaran, menekan potensi meluasnya area terdampak, serta mencegah dampak karhutla terhadap masyarakat dan lingkungan.




































