15 Objek Vital Nasional, Menerima Sertifikat Audit Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas dan Obter Tahun 2024

- Jurnalis

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Melalui Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs. M. Fadil Imran, secara resmi menyerahkan sertifikat audit Sistem Manajemen Pengamanan kepada 15 Objek Vital Nasional (Obvitnas) dalam sebuah acara yang digelar di Kantor Pusat PLN Jalan Trunojoyo Kebayuran Baru Jakarta Selatan, Senin 23/12/2024.

 

Sertifikat Audit “SMP” Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas, merupakan pengakuan atas keberhasilan penerapan sistem pengamanan yang handal, sesuai dengan standar yang ditetapkan Polri.

 

Dalam sambutannya, Kabaharkam Polri Yang di wakili oleh Kakor Sabhara Baharkam Polri Irjen Pol Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si, menyampaikan apresiasinya kepada para pimpinan Obvitnas yang telah berupaya keras meningkatkan standar pengamanan di lingkungan masing-masing.

 

“Sistem Manajemen Pengamanan adalah elemen kunci untuk menciptakan rasa aman, meningkatkan daya tangkal, serta memastikan kelancaran operasional, terutama pada objek-objek strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan menjadi sumber pendapatan negara,” ujar

M.H. Ritonga.

 

Ke-15 Obvitnas yang menerima sertifikat tersebut berasal dari berbagai sektor strategis, seperti energi, transportasi, dan industri. Beberapa perusahaan yang mendapatkan sertifikat dengan kualifikasi Gold Reward antara lain PT PetroChina International Jabung Ltd, PT Pertamina Hulu Mahakam, PT Pupuk Kaltim, hingga PT Bukit Asam Tbk Unit Pertambangan Tanjung Enim.

 

Ia juga menjelaskan bahwa sertifikasi ini merupakan langkah penting yang diambil Polri untuk menyesuaikan pengamanan dengan tantangan era digital. Sistem Manajemen Pengamanan mulai diperkenalkan pada tahun 2019 melalui Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2019 dan Peraturan Kabaharkam Polri Nomor 1 Tahun 2019.

 

“Sertifikasi ini adalah bukti nyata komitmen bersama antara Polri dan perusahaan-perusahaan strategis untuk menciptakan sistem pengamanan yang adaptif terhadap tantangan yang dinamis. Kami harap para penerima sertifikat tidak berpuas diri, melainkan terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk mempertahankan standar yang tinggi,” tegas M.H. Ritonga.

 

Pencapaian ini, lanjut Kabaharkam, tidak hanya memberikan rasa aman bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan kepercayaan investor dalam pengelolaan bisnis perusahaan. Dalam tiga tahun ke depan, audit ulang akan dilaksanakan untuk memastikan keberlanjutan penerapan sistem ini. Selain itu, Polri akan terus melakukan pengawasan dan pengendalian tahunan.

 

“Kami percaya bahwa keberhasilan ini adalah awal dari perjalanan panjang dalam menjaga keamanan yang berkelanjutan. Kepercayaan masyarakat dan investor akan tumbuh ketika pengamanan di Obvitnas berjalan optimal,” tambahnya.

 

Kegiatan Penyerahan Sertifikat Audit Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas dan Obter Tahun 2024 ini, Selain dihadiri Oleh Kakorsabhara Baharkam Polri, Juga hadir Pj. Gubernur DKI, Kakor Binmas Baharkam Polri, Dir Gakum Korpolairud, Karo Renmin, Dir Polsatwa, Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri dan Auditor Utama TK II Sispamobvitnas, Para Auditor Madya dan Para Auditor Profesional Sispamobvitnas.

 

Penyerahan sertifikat ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara Polri dan perusahaan strategis untuk menciptakan pengamanan yang lebih baik di masa depan. Sebelum Penyerahan Sertifikat Audit SMP ini, di awali dengan penyampaian tanggapan dan testimoni dari 4 perwakilan Obvitnas penerima sertifikat, yaitu

PT. PLN (PERSERO) yang Diwakili oleh Detty Elvuany (Vice President Keamanan Korporat Divisi HSSE PT PLN (PERSERO) Kantor Pusat, PETROCHINA INTERNATIONAL JABUNG LTD, Mr. Wang Lie (President Director PetriChina International Jabung LTD), ⁠PT. LRT Jakarta, Direktur utama PT LRT Jakarta

Bapak Hendri Saputra, PT Inalum, Benny FD Wiwoho, Direktur Human Capital Dan Strategic Support PT Inalum.***

Berita Terkait

Agroforestry Gunung Anaga dan Gunung Hejo Jadi Laboratorium Media Week Pasis Seskoad
Kodim 0808/Blitar Borong Dua Gelar Juara di LKJ TMMD ke-127
Dokter Zuhria Temukan Kembali Passion Merajut di Tengah Kesibukan
Pengamanan Maksimal, Hasil Maksimal: Persija Libas Persebaya 3-0 di GBK
TMMD 128 Dorong Perbaikan Infrastruktur Desa Sukorejo
Silaturahmi PWI dengan Kapolres Jakpus, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian
466 Wisudawan Unhan RI Dikukuhkan, Kapen Seskoad Raih Gelar Magister Pertahanan
Penyuluhan Kesehatan hingga Pembangunan MCK, KKL Wilhan Seskoad Hadir di Cicalengka
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:57 WIB

Agroforestry Gunung Anaga dan Gunung Hejo Jadi Laboratorium Media Week Pasis Seskoad

Kamis, 16 April 2026 - 15:37 WIB

Kodim 0808/Blitar Borong Dua Gelar Juara di LKJ TMMD ke-127

Senin, 13 April 2026 - 12:23 WIB

Dokter Zuhria Temukan Kembali Passion Merajut di Tengah Kesibukan

Minggu, 12 April 2026 - 11:48 WIB

Pengamanan Maksimal, Hasil Maksimal: Persija Libas Persebaya 3-0 di GBK

Sabtu, 11 April 2026 - 21:27 WIB

TMMD 128 Dorong Perbaikan Infrastruktur Desa Sukorejo

Berita Terbaru

Foto: Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan (kiri) bersama wartawan Joko Wiyono (kanan) menunjukkan simbol apresiasi usai meraih penghargaan pada ajang Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) TMMD ke-127.

TNI & POLRI

Kodim 0808/Blitar Borong Dua Gelar Juara di LKJ TMMD ke-127

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:37 WIB

Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor mendeportasi 13 warga negara Jepang yang diduga terlibat dalam kasus penipuan daring di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hukum & Kriminal

Imigrasi Bogor Deportasi 13 WN Jepang Terkait Penipuan Daring

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:04 WIB